Assalamu'alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh..
Afwan sebelumnya klo ane' dlm hal ini mencoba ntuk menjernihkan 2email (tsb
dibawah) yang diposting oleh Akh.Agus (sbg moderator millis ini), bukan maksud
ane' ntuk berdebat ya akh..;))
"Anggap saja ini sebagai pencerahan bagi kita semua.....insya Allah"
Ini adalah subhat yang banyak beredar disekitar kita, sekali lagi ane' katakan
inilah pentingnya berilmu, karena dengan ilmu kita akan bisa dengan jernih
menyikapi subhat subhat yang masuk kedalam hati. Ane' teringat nasehat Syaikul
Islam Ibnu Taimiyyah, jadikanlah hatimu bening / jernih seperti kaca dengan
ilmu yang hak, niscaya dia akan bisa menolak segala kotoran (subhat) yang
menghampirimu. Jangan jadikan hati kita seperti lautan yang dia akan menerima
apapun yang bersih dan kotor bercampur menjadi satu.
Adapun kita umat islam sekarang ini sedang mengalami kemunduran dalam segala
bidang , ini adalah benar dan ini sunatulloh, artinya hal ini , mau tidak mau,
suka gak suka pasti terjadi. Kenapa ? karena rosululloh sendiri yang menyatakan
bahwa islam ini akan mengalami kekalahan ( awal dakwah) , kemudian menang (
jaman nabi dan para shahabat), lalu akan kalah lagi dan kemudian akan berjaya
lagi hingga hari kiamat. Nah kita ini sekarang ada di fase ke 3 , umat islam di
dholimi dimana mana. Menghadapi hal seperti ini, apakah Alloh dan rosul Nya
memerintahkan kepada kita untuk memerangi (secara fisik), TIDAK..!!, tetapi
Alloh berfirman Bahwa Alloh tidak akan menolong kalian sampai kalian kembali
kepada Agama ALloh (yang dimaksud Tauhid) , dan nasehat Rosululloh SAW. kepada
ibnu abbas ra. " jagalah Alloh, niscaya Dia akan menjagamu, tolonglah Alloh,
niscaya engkau akan temukan Dia di hadapanmu..........' apakah Alloh perlu
penjagaan kita sedangkan Dia adalah dzat yang maha
menguasai segala sesuatu dan apakah Alloh perlu pertolongan kita sedangkan
Dia dzat yang tidak memerlukan siapapun dan sesutau apapun. Maka yang dimaksud
adalah menjaga dan menolong agama Alloh, niscaya Alloh akan menolong kita.
Apakah kita pikir, tegaknya KHILAFAH adalah murni dari hasil usaha kita , tidak
sekali sekali tidak. Semua yang ada didunia ini, semua kejadian di dunia ini
telah Alloh tetapkan 50.000 th (lima puluh ribu tahun) sebelum Alloh ciptakan
dunia dan seisinya, dan sekalipun gugurnya sepotong daun dari sebuah pohon yang
daunnya berjumlah ribuan bahkan jutaan, semuanya telah diatur.. Hal ini diambil
dari penjelasan kelanjutan hadisth diatas yaitu ........"Pena telah diangkat
dan tinta telah kering". Artinya kita manusia hanya menjalani apa yang telah
ditentukan oleh Alloh, seperti membuka lembaran lembaran buku cerita.
Adapun khilafah , tentu menjadi cita cita kita, tujuan kita dan ini adalah
janji Alloh kepada kaum muslimin. Tetapi harus diingat bahwa khilafah ini
adalah buah, yaitu buah dari tauhid yang secara murni dan benar kita tegakkan.
Maka jika kita mengesampingkan tauhid dan sibuk dengan urusan urusan yang tidak
pernah di contohkan dan diperintahkan oleh nabi, maka bagaimana kita bisa
mendapatkan buah kekhalifahan itu. Ingatlah firman Alloh dalam surat An Nuur
ayat 55
"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan
mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan
mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang
sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang
telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan)
mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap
menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan
barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah
orang-orang yang fasik."
Adapun akhlak, antum bisa merujuk ke kitab Kitab Subulus Salam, Syarah Kitab
Riyadus Sholihin susunan Syaikh Salim bin Ied Al Hilali, maka akan antum
temukan penjelasan masalah ini dalam bab khusus, yaitu hal pentingnya memenuhi
hak Alloh dari pada hak hak yang lain (ada 10 hak manusai terhadap diri kita)
sesuait denga surat An Nisaa' ayat 36.
"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan
berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim,
orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang
jauh[*], dan teman sejawat, ibnu
sabil[**] dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri",
[*]. Dekat dan jauh di sini ada yang
mengartikan dengan tempat, hubungan kekeluargaan, dan ada pula antara yang
muslim dan yang bukan muslim.
[**]. Ibnus sabil ialah orang yang dalam
perjalanan yang bukan ma'shiat yang kehabisan bekal. Termasuk juga anak yang
tidak diketahui ibu bapaknya.
Perhatikan urutannya,yang Pertama Alloh SWT, ke 2 orang tua, dst.....jika hak
Alloh tidak bisa kita penuhi yaitu dengan mengibadahi, dan tidak menyekutukan
Dia dengan sesuatu apapun , maka akhlak sebaik apapun terhadap sesama manusia
tidak akan ada gunanya, akan sia sia. Karena akhlak ini diatur oleh syariat dan
dia akan membawa maslahat baik di dunia maupun di akherat. Maka akan dtolak
ibadah kita jika sholat, puasa, dzikir , wirid, tiap tahun pergi haji, tetapi
kita juga bertawasul dan mendatangi kubur kubur orang soleh, misalnya minta
kepada Syekh Abdul Qodir Jaelani, nyi roro kidul dsb.
Nah bagaimana Alloh akan menolong kita jika kita biarkan hal hal seperti ini
menjadi kebiasaan sehari-hari dan dijadikan ritual oleh kaum muslimin..???
Adapun JIHAD yang anda contohkan
Jika kita baca tarikh Nabi, pernah ada orang yang baru masuk Islam. Belum
sampai sholat, dia sudah berjihad dan terbunuh. Atau ketika Futuh Mekkah orang2
Quraisy yang masuk Islam segera diajak berjihad dalam perang Hunain.
Jadi mari kita saling memperkuat dan bersatu dengan yang lainnya. Bukan saling
menjatuhkan.
Antum lupa, atau barangkali melupakan, siapakah yang memerintahkan para
shahabat pada waktu itu untuk berjihad, tentu nabi sebagai pemimpn tetinggi /
khilafah. Maka wajib bagi mereka untuk mentaati pemimpin, dari sini kita dapat
lihat pemahaman para shahabat, taat kepada pemimpin, sami'na waatho'na, mereka
tidak memprotes atau membantah sedikitpun karena siapa yang paling faham
tentang agama ini, tentu rosul dan para shabat, merekalah yang pemahamannya
paling lurus. Al quran turun kepada mereka. Maka kapan faham khowarij mulai
muncul, ketika ada seseorang yang memprotes nabi pada saat pembagian hareta
rampasan perang, nabi bersabda, "Dari sulbi orang ini akan muncul orang -orang
yang ibadah kalian jika dibandingkan dengan mereka tidak ada apa apanya, jidat
nya hitam karean sujud, mukanya pucat karena kurang tidur (utk sholat malam)
dan badannya kurus karena sering puasa, tetapi bacaan alquran mereka tidak
sampai melewati kerongkongan, dan mereka melenceng jauh dari agama
ini seperti anak panah lepas dari busurnya dan mereka adalah anjing anjing
penghuni neraka."
Sebagai bentuk taat kita kepada pemimpin seperti yang dicontohkan oleh para
sahabat dan diperintahkan oleh Rosulullah SAW, maka jika presiden SBY
memerintahkan kita kaum muslimin untuk berperang (misal merebut kembali Timur
leste) maka wajib bagi kita kaum muslimin untuk memenuhi nya dan insyaAlloh
inilah jihad yang syar'i, meskipun kita baru masuk islam, jarang sholat, punya
anak istri dll. Karena SBY adalah peminpin kita dan muslim dan beliau masih
mengerjakan Sholat insya Allah..
wallahualam...
(Ini hasil diskusi dg rekan sekantor kami)
------ Original Message ----
From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
To:
media dakwah <[EMAIL PROTECTED]>; sabili
<[EMAIL PROTECTED]>; padhang-mbulan
<[EMAIL PROTECTED]>; Saksi
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, May 9, 2007 1:03:18 PM
Subject: [media-dakwah] 41 Lulusan PT Islam/Pesantren Dimurtadkan
Assalamu¢alaikum wr wb,
Berikut SMS dari pak Diki Candra dari Forum Arimatea.
Meski jumlah ummat Islam mencapai 80% dan non Muslim
hanya 20%, namun ummat Islam saat ini terpecah-belah
dan sering bertengkar satu sama lain mengklaim
kelompoknya paling benar sambil menyalahkan kelompok lainnya.
Akibatnya jika terpecah jadi 10 kelompok saja pecahan
ummat Islam jadi tinggal 8%. Jika satu sama lain
saling menyerang bisa jadi kekuatannya= 8-8 jadi 0% saja.
Tak heran jika ummat Islam saat ini tertinggal di
bidang ekonomi, politik, atau pun penguasaan media
massa. Bahkan banyak yang dimurtadkan oleh agama lain.
Wassalam
YANG PAHITPUN HARUS DISAMPAIKAN
Sampai hari ini, kami mencatat sudah ada 41 lulusan
Perguruan Tinggi Islam/Pesantren/ Guru ngaji yang
murtad menjadi Pendeta/Missionaris /aktifis gereja.
Yang terakhir bernama Saefuddin Ibrahim 43 thn, S1
Ushuludin UMS (Universitas Muhammadiyah Solo), S2 nya
Sastra Arab, pernah mondok di Pesantren Mahasiswa
Sobran Solo. Berasal dari Pemuda Muhammadiyah Bima-NTB.
Terakhir 7 th sebagai Dewan Guru di Al Zaitun (Diki
Candra / ARIMATEA/081807013328/0818866978)
===================================================
----- Original Message ----
From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
To:
media dakwah <[EMAIL PROTECTED]>; sabili
<[EMAIL PROTECTED]>; padhang-mbulan
<[EMAIL PROTECTED]>; Saksi
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, May 9, 2007 1:16:54 PM
Subject: [media-dakwah] Antara Khilafah, Tauhid, Fiqih, Ihsan, dan Akhlak
Assalamu'alaikum wr wb,
Ajaran Islam adalah ajaran yang sempurna. Kaffah.
Tidak sepotong2.
Memang kita dalam belajar agama secara bertahap:
Tauhid, Fiqih, Ihsan, Akhlak dan juga khilafah.
Tapi tidak berarti kita belajar dan beramalnya
sepotong saja. Puluhan tahun hanya tauhid misalnya,
tapi akhlak tidak terbina serta tidak sedikit pun
tergerak untuk menegakkan khilafah.
Jika kita baca tarikh Nabi, pernah ada orang yang baru
masuk Islam. Belum sampai sholat, dia sudah berjihad dan terbunuh.
Atau ketika Futuh Mekkah orang2 Quraisy yang masuk
Islam segera diajak berjihad dalam perang Hunain.
Jadi mari kita saling memperkuat dan bersatu dengan
yang lainnya. Bukan saling menjatuhkan.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan
orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh
jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan
jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan
lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.
Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan
memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.
Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk
sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka
mereka itulah orang-orang yang zalim." [Al-Hujuraat:11]
Wassalam
____________________________________________________________________________________
Get your own web address.
Have a HUGE year through Yahoo! Small Business.
http://smallbusiness.yahoo.com/domains/?p=BESTDEAL
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Syiar Islam.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/