saya hanya minta alamat untuk "unsubscribe"", saya akan melakukan dengan jemari 
sendiri untuk keluar dari milis MD. jika alamat 
diberi tahukan seperti moderator lainnya.
sebab alamat MD yang lama sudah tidak dikenali.

bila keberatan, ya sudah yang penting jangan ada artikellagi masuk ke 
komputerku.
saya mau merubah setting di server kami, tapi kasihan mereka-mereka yang sudah 
mengenal alamatku.

----- Original Message ----- 
  From: Rahmat 
  To: 'Mas No' ; 'A Nizami' ; [email protected] 
  Cc: 'Tampubolon, Mohammad-Riyadi' ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Saturday, May 12, 2007 1:10 AM
  Subject: RE: [syiar-islam] Keluar dari Milis dan Pembatasan Jumlah Email


  Assalamualaikum,wr.wb

   

  Saya sedang belajar agama islam, melalui milis ini salah satunya, saya tidak 
pro atau kontra pada siapapun, tapi dari tulisan2 yang ada saya cukup bisa 
melihat siapa yang merasa paling benar.

  Bukankah untuk keluar masuk milis cukup subscribe/insubscribe.!

   

  wassalam

  Rahmat


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Mas 
No
  Sent: Friday, May 11, 2007 9:34 AM
  To: A Nizami; [email protected]
  Cc: Tampubolon, Mohammad-Riyadi; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
  Subject: Re: [syiar-islam] Keluar dari Milis dan Pembatasan Jumlah Email

   

  pak nizami (moderator milis Media Dakwah),
  ini ke2 kalinya aku menginformasikan, yaitu "hendaklah diinformasikan alamat 
untuk keluar dari" milis media dakwah/MD yang anda kelola, 
  yang mana sudah ganti nama dikarenakan adanya perdebatan-perdebatan.

  aku sudah tidak pingin bergabung, karena visi dan misinya sudah tidak sejalan 
denganku (penuntut ilmu ke kaum salaf)
  aku tidak menginginkan komputerku dimasuki artikel-artikel yang "tidak 
sejalan" dengan ilmunya kaum salaf dan 
  ulama-ulama/imam-imam ahlu sunnah.

  (secara japri: banyak yang menyatakan menyetujui tentang misi dan visi 
dakwahku, dan 
  banyak yang menyatakan bahwa "baru tahu caranya beragama yg benar")

  mungkin yang sepaham denganku juga pingin banyak yang keluar.

  hendaklah sikap "terkesan" kekanak-kanakan/merebutkan sesuatu (meninggalkan 
kesan: menyembunyikan identitas untuk punya maksud)
  tidak dilanjutkan.

  [Non-text portions of this message have been removed]

   


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke