Assalamualaikum wr.wb.

Cukup menarik kalau kita berbicara masalah sholawat ini. Afwan, kalau boleh
saya ikut berpendapat.

Sebagaimana sudah disampaikan berulang-2 dasar sholawat adalah QS.33.56.
Dari ayat tsb, ada dua hal yg paling penting yaitu; sholawat kepada nabi
adlah perintah Allah SWT, artinya wajib bagi kita untuk melakukannya,
sami'na wa atho'na, tunduk dan patuh tanpa banyak berpikir dengan logika
manusia. Meski demikian ada sebagian ulama lain mengatakan sunnah muakadah.
Dan yang kedua adalah, Allah SWT dan malaikat2-Nya saja bersholawat
kepada Rasulullah SAW, masak kita makhluk yg kecil ini tidak ? sungguh
betapa sombongnya kita ini.

Di hadapan Allah SWT posisi Rasulullah SAW sangatlah agung dan mulia, dia
dipuji-puji, dia juga diberikan kedudukan yang tinggi diantara
makhluk-makhluk Allah SWT yg lainnya, terutama atas budi pekertinya.

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.(QS.68.4)

Adapun hikmah atas diucapkannya doa, salam ataupun salawat kpada Rasulullah
SAW
adalah syafaat di yaumul akhir nanti.

Rasulullah SAW  bersabda : "Barangsiapa yg mendengar adzan lalu menjawab dg
doa : "Wahai Allah Tuhan Pemilik Dakwah yg sempurna ini, dan shalat yg
dijalankan ini, berilah Muhammad SAW menjadi perantara dan limpahkan
anugerah, dan bangkitkan untuknya kedudukan yg terpuji sebagaimana yg telah
kau janjikan padanya". Maka halal baginya syafaatku" (Shahih Bukhari hadits
no.589 dan hadits no.4442).

Sementara Attaimi meriwayatkan dari Zainul Abidin berkata ; Tanda bahwa
orang itu termasuk ahlu sunnah, bila ia banyak membaca sholawat.

Masalah pengkultusan karena sholawat, sangat tergantung dari niat dan
perilaku masing2 orang yg bersholawat. Ada sekelompok orang yg sangat
berlebihan, sehingga memposisikan Rasulullah SAW seolah-olah sejajar dengan
Allah SWT.
Inilah yg dilarang, karena Allah itu laysa kamitslihi syai'u, tidak ada yg
menyerupai-Nya. Namun di sisi lain ada juga sekelompok orang yang tidak
melakukannya atau sangat berat hati untuk bersholawat, dengan alasan tidak
mau mengkultuskan. Inilah sekelompok orang kikir yg sangat merugi.

Dari bebrapa pendapat yg ada, sesuai dgn apa yg saya ketahui saya
sependapat. Tapi ada yg sedikit mengganjal meski ini sedikit melenceng dari
topik, satu yg menjadi pertanyaan besar saya.

pa nizami wrote:

Alhamdulillah Nabi Muhammad bisa meninggal dengan selamat dan damai di
tempat tidur sementara Yesus yang dielu-elukan ummat Kristen justru
mati di tiang salib.

---> Apa benar Yesus mati di tiang salib ? Apa buktinya, bagaimana dalil2nya
? mohon kesediaanya utk dijawab. jazakallah....

Itu dulu dari saya, mohon maaf atas kesalahannya, yg benar dari Allah SWT
semata.


wasssalamu'alaikum wr.wb







Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses
     using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin 
           accept no liability for any loss or damage arising
               from the use of this E-Mail or attachments.

Kirim email ke