Ini Jawaban yang bagus. Terima kasih atas contohnya. Jadi kalau ada
pertanyaan yang agak menyimpang perlu kesabaran dan bijaksana dalam
menjawab... Jangan seperti jawaban Ahmad Sarwat yang tidak terpuji dalam
menjawab suatu pertanyaan.

Salam,

>>> "sugiyanto" <[EMAIL PROTECTED]> 6/8/2007 2:36 PM >>>
Assalamu 'alaikum,
Maaf ikut nimbrung,
Logika Bapak menurut saya juga tidak salah. Tetapi maaf, kita juga
harus
memahami bahwa ketika Alloh menciptakan sesuatu kadang2 tidak selaras
dengan logika bahkan bertentangan dengan logika. Misalnya Nabi Isa AS.
Bagaimana bisa seorang Maryam yang belum pernah tersentuh oleh lelaki
manapun bisa hamil. Ini juga diluar logika kita. Maka sangat mudah
bagi
Alloh untuk menciptakan kondisi dimana saat itu matahari terbit dari
barat tetapi segala sesuatunya masih teratur.
 
Wallohu a'lam
 
Wassalam
 
Sugiyanto
 
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]

On Behalf Of A Nizami
Sent: Friday, June 08, 2007 11:24 AM
To: [email protected] 
Subject: [syiar-islam] Re: kiamat - matahari terbit dari barat
 
Wa'alaikum salam wr wb,
Inilah gunanya kita membaca Al Qur'an dan hadits.
Sebab ilmu manusia itu tidak ada apa2nya dibanding ilmu Allah.
Allah Maha Kuasa, dia bisa membuat matahari terbit dari barat
sebagaimana dia telah membuat matahari terbit dari timur. Kun fa
yakun. Jadilah maka jadilah.

Mungkin seperti kita yang dengan mudah memutar bola dari kiri ke kanan
dan sebaliknya.

"Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari terbit dari arah
barat. Maka apabila matahari sudah terbit dari arah barat, lalu para
manusiapun akan beriman seluruhnya. Tetapi kelakuan mereka yang
demikian pada waktu itu sudah tidak berguna lagi, keimanan seseorang
yang belum pernah beriman sebelum peristiwa tersebut atau memang belum
pernah berbuat kebaikan dengan keimanan yang sudah dimilikinya itu."
(Diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim dan Abu Daud dari Abu Hurairah)

Saat kiamat terjadi, manusia yang ada adalah sejelek-jelek manusia.

Dalam satu hadits di sebut begitu ada satu orang saja yang menyebut
nama Allah. Hanya menyebut nama Allah meski dia sudah tak bisa
sholat/puasa lagi, maka kiamat ditunda selama 40 tahun.

Tidak akan kiamat selama nama Allah masih disebut. Jadi betapa
buruknya manusia pada saat itu.

Wassalam

--- In syiar-islam@ <mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com, "kurnia wisesa" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum
> 
> Saya pernah membaca bahwa salah satu tanda besar kiamat adalah
terbitnya
> matahari dari barat. Dan siapa saja yang mendapatkan masa itu maka
tidak
> sempat lagi bertaubat karena pintu taubat sudah tertutup.
> 
> Yang menjadi pertanyaan saya adalah, bila matahari terbit dari
barat, maka
> berarti bumi berhenti tiba-tiba (rem mendadak...) lalu berputar
berbalik
> arah (dari semula rotasi nya barat ke timur menjadi timur ke barat).
> Logika saya yg awam ini, kalau bumi berhenti berputar maka terjadi
bencana
> luar biasa. Ya bisa dikatakan kiamat duluan lah....
> 
> Selain itu, misalnya bumi aman-aman saja, kemudian matahari terbit
dari
> barat, maka belahan bumi yang lain masih malam (belum mendapatkan
kondisi
> matahari terbit dari barat). Dan tentu akan menjadi berita luar
biasa
> sehingga mereka yg masih mendapatkan malam bisa segera bertaubat.
Kan
> mereka belum mendapatkan kondisi matahari terbit dari barat.
> 
> Apakah benar demikian? Mohon maaf kalau logika saya ternyata keliru
> 
> Terima Kasih
> 
> 
> ---------------------------------------------------
> This email was sent using SCTVNews Webmail.
> "get your free email" http://www.sctvnews <http://www.sctvnews.com/>
.com/
>
 



This message has been scanned by the Trend Micro InterScan Security
Module and found to be free of known security risks.




This message has been scanned by the Trend Micro InterScan Security
Module and found to be free of known security risks.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke