Terima kasih pak. Saya bukannya menafikan kemahakuasaaan Allah. Hanya saja walau bagaimanapun dalam segala sesuatu mengikuti sunnatullah. Kecuali memang untuk hal-hal yang sifatnya mukjizat seperti halnya kelahiran nabiyullah Isa 'alaihissalam.
Yang mendasari pertanyaan saya adalah bahwa saya pernah membaca bahwa rotasi bumi semakin lama semakin lambat. Tapi saya belum yakin benar akan hal tersebut karena saya cuma membaca di internet dan sumbernya juga kurang begitu jelas. Maka yang tergambar dalam benak saya adalah bumi berhenti secara mendadak. Dan dapat saya bayangkan kehancuran akibat hal ini (Ibarat naik kereta cepat di Jepang yang kemudian berhenti mendadak -langsung berhenti- maka penumpang akan terlempar dari tempat duduknya). Saya sih tadinya berharap ada yang pakar ilmu bumi yang menanggapi pertanyaan saya mengenai "rem mendadak"-nya bumi ini. Nah, untuk pertanyaan kedua ini yang belum terjawab. Misalnya di Indonesia mendapati terlebih dahulu matahari yang terbit dari barat. Di Amerika kan belum, mereka mungkin masih baru memasuki malam. Jadi begitu orang2 Indonesia kaget dengan terbitnya matahari dari barat, lalu nelpon anaknya di Amrik suruh taubat, berarti di Amrik sono masih sempat taubat sementara di Indonesia sudah tak sempat taubat. Ada yang mengartikan matahari terbit dari barat sebagai bangkitnya Islam dari negara-negara barat. Demikian. Mohon penjelasan rekan rekan sekalian. Terima Kasih >>> "sugiyanto" <[EMAIL PROTECTED]> 6/8/2007 2:36 PM >>> Assalamu 'alaikum, Maaf ikut nimbrung, Logika Bapak menurut saya juga tidak salah. Tetapi maaf, kita juga harus memahami bahwa ketika Alloh menciptakan sesuatu kadang2 tidak selaras dengan logika bahkan bertentangan dengan logika. Misalnya Nabi Isa AS. Bagaimana bisa seorang Maryam yang belum pernah tersentuh oleh lelaki manapun bisa hamil. Ini juga diluar logika kita. Maka sangat mudah bagi Alloh untuk menciptakan kondisi dimana saat itu matahari terbit dari barat tetapi segala sesuatunya masih teratur. Wallohu a'lam Wassalam Sugiyanto --------------------------------------------------- This email was sent using SCTVNews Webmail. "get your free email" http://www.sctvnews.com/

