Wa'alaykummussalaam wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, AlhamduliLLAH.. Syukron katsira Akh Nizami atas uraiannya yang mencerahkan.... Sekarang sudah jelas kedudukan Qunut dalam sholat.... Semoga kita bisa menjelaskan pada saudara-saudara kita yang menganggap yang tidak qunut sholatnya tidak sah, dan sebaliknya menganggap bid'ah yang melakukan qunut.... Qunut hanya sunnah bukan wajib (Rukun).
Wassalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, Ediyus Hz -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of A Nizami Sent: Friday, July 27, 2007 9:23 AM To: syiar-islam; sabili; padhang-mbulan; Saksi Subject: [syiar-islam] Do'a Qunut jangan Jadi Perpecahan Assalamu'alaikum wr wb, Dari hadits di bawah (termasuk riwayat Bukhari dan Muslim) jelas Nabi pernah do'a qunut di dalam sholatnya. Jika baca do'a qunut dianggap bid'ah, adakah Nabi melakukan bid'ah? Bahkan Syaikh Albani pun menyatakan kesahihan satu hadits yang menyatakan Nabi pernah melakukan do'a Qunut. == "Sesungguhnya Nabi shollallahu 'alaihi wa a lihi wa sallam tidak melakukan qunut kecuali bila beliau berdo'a untuk (kebaikan) suatu kaum atau berdo'a (kejelekan atas suatu kaum)" . Dikeluarkan oleh Ibnu Khuzaimah 1/314 no. 620 dan dan Ibnul Jauzi dalam At-Tahqiq 1/460 dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 639. == Oleh karena itu hendaknya kita jangan menjadikan do'a qunut yang hanya merupakan sunat atau satu hal yang pernah dikerjakan oleh Nabi sebagai alat fitnah untuk memecah-belah ummat Islam. Jika memang tidak ingin baca do'a qunut, hendaknya pilihlah masjid yang sepaham dengannya. Jangan sengaja masuk ke masjid yang beda paham untuk menimbulkan perpecahan. Sebab menimbulkan perpecahan itu juga dosa besar. Wassalam http://www.geocities.com/setyo79/setyo12.htm DOA QUNUT NAZILAH Doa Qunut Nazilah dibaca ketika kaum muslimin terkena bencana, ancaman, penganiayaan, penindasan musuh-musuh Allah dan musuh kaum Muslimin. Seperti dikisahkan dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW pernah melakukan qunut selama satu bulan untuk mendoakan pembunuh-pembunuh para sahabatnya di Bir Al-Maunah. Dari Abu Hurairah RA : "Sesungguhnya bila ingin mendoakan seseorang, Nabi Muhammad SAW membacakan qunut sesudah ruku' (Hr. Bukhari dan Ahmad bin Hambal). Doa Qunut Nazilah dibaca setiap sholat fardhu jahriyah (mahdzab Hanafi), sedangkan selain madzhab Hanafi, Doa Qunut Nazilah dibaca setiap kali sholat fardhu.

