Afwan Pak Moderator,
Meneruskan share informasi dari seorang rekan.
(Mohon maaf bila ada yang kurang berkenan)

----- Original Message ----- 
From: Arief Nurudin 
Sent: Friday, August 03, 2007 8:44 AM
Subject: RE: [syiar-islam] Peluang Dakwah di Internet


Sekedar share informasi mengenai peluang dakwah (pernah dimuat dimilis kami), 
"Akhi .
Ide perpustakaan islam (PI) sederhana, Puji pingin nanti diakherat dapat pahala 
lantaran mempublikasikan pembahasan2 islami dan mudah-mudahan bermanfaat bagi 
islam dan kaum muslimin, tentunya sekedar yang Puji bisa. Puji juga tidak 
takalluf dengan membebani diluar kemampuan, puji scan artikel/pembahasan islam 
dari para ulama, Itung-itung investasi di akherat. 

Demikianlah penuturannya,
mungkin diantara antum ada yang ingin bergabung dengan mereka 
Ladang Amal
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh

Saudara sekalian -semoga Allah menambahkan ilmu dan kekuatan untuk beramal-, 
pagi ini saya sempat berbincang via email dengan "penjaga gawang" 
website:http://www.perpustakaan-islam.com/
Mungkin sebagian anggota milist ini belum mengenal website tersebut terlebih 
sejak Kang Salman melahirkan http://www.almanhaj.or.id dengan content yang 
lebih lengkap, beragam, up to date, dan tampilan yang lebih "menyejukkan" 
tentunya. Belum lagi ada download chm file nya. sungguh Maha Pemurah Allah 
subhanahu wa ta'ala yang telah memberikan nikmat teknologi yang memudahkan 
belajar kita. Haturnuhun Kang Salman nya, Jazakallah khairan.

Ada yang menarik di website Perpustakaan -Islam ini dibandingkan dengan sekian 
tahun lalu saat website ini baru dilaunch yaitu bergabungnya Pak Muhyi (EL9x?) 
untuk ikut menggawangi Perpustakaan-Islam dan memulai dengan project yang cukup 
menantang. Bisa saudara baca di halaman muka website tersebut. Berikut saya 
copy-paste kan:

Tarjamah Al-Kutub Al-Islamiyah Project
Tarjamah Al-Kutub Al-Islamiyah Project merupakan proyek penerjamahan buku-buku 
karya para ulama Ahlu Sunnah ke dalam bahasa Indonesia.
Seluruh buku hasil terjemahan ini dilindungi oleh lisensi GNU Free 
Documentation License (FDL) dengan seluruh konsekuensinya dan 
www.perpustakaan-islam.com mengijinkan semua orang boleh men-download-nya, 
mencetaknya, memperbanyaknya, atau mereproduksinya, tanpa mengubahnya.
Bagi yang ingin bergabung dalam proyek ini, silahkan mendaftar sebagai 
kontributor. 

Apa yang melatarbelakangi dibuatnya website ini? Saya kira sama persis dengan 
yang menjadi salah satu alasan Kang Salman membuat almanhaj.or.id.
Mari kita simak penuturan Pak Puji yang membidani lahirnya 
perpustakaan-islam.com (dengan sedikit perubahan redaksi):

"Akhi .
Ide perpustakaan islam (PI) sederhana, Puji pingin nanti diakherat dapat pahala 
lantaran mempublikasikan pembahasan2 islami dan mudah-mudahan bermanfaat bagi 
islam dan kaum muslimin, tentunya sekedar yang Puji bisa. Puji juga tidak 
takalluf dengan membebani diluar kemampuan, puji scan artikel/pembahasan islam 
dari para ulama, Itung-itung investasi di akherat. 

Nah., selain itu, Puji juga ingin memfasilitasi ikhwan-ikhwan yang lain yang 
ingin seperti Puji sehingga sifat keanggotaan kontributor perpustakan islam 
terbuka bagi siapa saja yang ingin investasi akherat dengan mensubmit 
artikel/terjemahan di PI. PI bukan situs publikasi pondok pesantren atau 
yayasan dakwah seperti beberapa situs yang ada.

Alhamdulillah akhi Muhyi bersedia bergabung dan mengelola PI ini, bahkan 
membuat gagasan Tarjamatul Al-Islamiyah Project sehingga mudah-mudahan PI ini 
dapat berkembang dan mafhum bahwasanya PI adalah tempatnya untuk share resource 
islam apakah berupa artikel, info kajian ataupun hasil terjemahan."

Saya sempat terpana membaca penuturannya ini, semoga Allah senantiasa 
memberikan kemudahan dan kekuatan kepada kita untuk menjadi manusia yang baik 
yaitu yang paling bermanfaat bagi sesamanya.

Adakah saudara tertarik untuk ikut ambil bagian? Mari kita simak lanjutan 
penuturan beliau:

"Dulu waktu mengkonsep tarjamah project, ada percakapan yang menarik. Puji 
tanyain ke Muhyi, "Apa keuntungan kontributor terjemahan mendistribusikan hasil 
terjamahannya di PI dibanding ke penerbit, kalau di penerbit kan ada 
'kompensasinya'? " Jawaban Muhyi yang membuat puji sangat terkesan dan sejalan, 
"Keuntungannya di PI, penerjemah tidak dibayar sehingga lebih dekat pada 
keikhlasan dan itu lebih baik." 

Benarkah demikian? Tentunya ada banyak hal yang terlibat, dan pembahasannya ada 
di bab Niat.

Apapun, saya pribadi lebih suka jika semua hasil karya (terjemah/tulisan/VCD 
dll) itu ditulis:

"Diijinkan untuk diperbanyak dan diseberluaskan kecuali untuk tujuan 
komersial." atau semisal itu.

Artinya, jika mau dijual dan atau bertujuan mendapat keuntungan materi, silakan 
diurus perijinannnya dan segala macam hal yang mengikutinya.

Namun jika untuk disebarluaskan cuma-cuma (majjaanan) atau dikutip agar manfaat 
bisa tersebar merata kepada seluruh kaum muslimin ya silakan saja, free of 
charge (sama seperti buku-bukunya Syaikh Muhammad bin Sholeh Al'Utsaimin).

Walhasil, bagaimana kira2 penerbit yang ada jika misalnya kita 
menerjemahkan/menulis suatu buku kemudian kita ajukan ke penerbit dan kita buat 
kesepakatan bahwa terjemahan/tulisan ini saya serahkan kepada bapak untuk 
urusan komersial, dan saya juga sebarluaskan di milis dan website untuk 
kemaslahatan bersama terlebih mereka yang tidak mampu membeli versi cetak 
komersialnya. Ada tidak ya penerbit yang mau?

Ala kulli haal, jika saudara ada yang berminat, silakan daftar untuk menjadi 
kontributor di PI.

Jika saudara terbentur dengan masalah "kompensasi" cobalah diatur agar bisa 
seperti bukunya Syaikh 'Utsaimin. Ajukan hasil terjamahan saudara ke penerbit 
namun dengan kesepakatan atau ijin bahwa siapapun dibolehkan untuk memperbanyak 
dan menyebarluaskan selama majjaanan dan bukan untuk tujuan komersial. Atau 
setidaknya draft boleh dikirimkan ke milis atau dimuat di website2 yang ada.

Semoga Allah memudahkan.

Jika memang tidak mampu, ya kita hanya berdoa semoga manfaat bisa tetap 
menyebar.

(Case: Ada buku bagus kaya manfaat, diterjemahkan dengan susah payah dengan 
harapan agar manfaat bisa tersebar merata ke seluruh kaum muslimin. Diajukan ke 
penerbit namun penerbit kurang profesional dalam setting, cetak dan 
pemasarannya, akibatnya buku menjadi tidak menarik dipandang apalagi dibaca 
sehingga tidak laku di pasaran. Akibatnya? Manfaat terhenti di sini sementara 
pengajuan cetak ulang ke penerbit lain tidak begitu mudah dan penyebaran via 
milis atau website juga terbentur perijinan yang belum pasti. Fanaquul idzan: 
innaa lillaahi wa innaa ilaihi rajiun)

Kita hanya mencoba dan berusaha, semakin banyak media yang digunakan untuk 
menyebarkan ilmu, semakin banyak pula orang yang bisa mengecap manisnya ilmu 
itu. Dan tentunya dengan karunia Allah semakin banyak pula pahala yang bisa 
kita peroleh.

Addaalu 'ala khairin kafaa'ilih

Wallahu al-Musta'an

Wassalaamu'alaikum warahamatullah wabarakaatuh

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke