Assalaammu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, Menarik memang diskusi tentang HT ini... Saya tidak mendalami HT ini secara detail, saya lebih memilih untuk sering pasif saja... Karena khawatir saya terdorong mengatakan yang tidak saya ketahui, atau cuma mengucapkan prasangka-prasangka yang ada dalam pikiran saya saja, sehingga akhirnya akan jatuhlah diri saya kedalam kubangan fitnah... Na'udzubiLLAH...
Keseringan sebagian kita dalam berdiskusi cuma melihat kulit luar, lalu diramaikan dengan prasangka... Keseringan juga sebagian kita berdiskusi, tanpa suatu patokan yang apa dan siapa yang jadi rujukan.... Saya yakin, insya ALLAH, kita semua sepakat rujukan kita adalah huswatun hasanah kita, yaitu Muhammad RasuluLLAH SAW.... Sejalan dengan hal itu, karena diskusi tentang HT ataupun bendera lainnya adalah masalah dakwah, yang tujuan akhirnya adalah kita menginginkan berjalan bersama-sama menuju syurga (tentunya dalam konteks Islam)... Mungkin akan lebih bagus jika cara berdakwah RasuluLLAH SAW ditayangkan dulu di-milis ini, sehingga jika ada hal yang bergerak menjauhi garis/patok tsb, maka kita bersama harus (wajib) untuk menarik kembali caranya ke-garis yang jadi rujukan kita tsb... Mungkin ada ikhwah yang bisa mempostingkan di-sini....? Jadi mari kita format ulang dulu otak kita dengan Syirah tsb... Afwan jiddan atas semua hal yang tak berkenan.. Wassalaam.wr.wb. Ediyus Hz

