Wassalamu 'alaikum wr. wb.
 
Prinsipnya gini pak dalam ibadah itu semuanya HARAM kecuali yang diperintah (Al 
Ashlu fii 'ibaadati haram illaa bil amr)
"Man ahdasa fii amrina haadza maa laisa minhu fahuwa raddun" (Barang siapa 
membuat urusan yang baru dalam urusan kami maka tertolak-HR Bukahri-Muslim)
 
"Man 'amila amalan laisa 'alaihi amrunaa fahuwa raddun"(Barang siapa beramal 
dengan amalan yang tidak kami perintahkan maka tertolak-HR Muslim)
 
Dari buku yang saya baca mulai tafsir Ibnu Katsier, Fikih sunnah Sayyid Sabiq 
dan Bulughul Maram, Pengajaran Sholat A. Hassan, Sifat Sholat Nabi Syaikh 
Albani, Pengajaran Sholat oleh Kyai NU dll nggak ada KEWAJIBAN untuk 
MERUTIN-kan semacam itu yang ada adalah 
disunahkan baca do'a antara lain :
 
"Allahumaj'alnii fi qalbii nuuran wa fii sam'ii nuuran dst...cek tafsir Ibnu 
Katsir surat 2:190-191)
dan do'a "Allahumma nuurusamawaati wal ardh wa maa fiihinna dst..." (HR Bukhari)
 
Mohon maaf
 
 
 
 
 
 
 
 
 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Nurfikri 
Mutaqin
Sent: Friday, November 02, 2007 11:26 AM
To: [email protected]
Subject: [syiar-islam] tanya: Hukum Mengamalkan Doa KANZUL ARSY dan Surah 
Al-Waqiaah secara rutin setiap selesai Tahajud.




assalamualaikum
Hukum Mengamalkan Doa KANZUL ARSY dan Surah Al-Waqiaah secara rutin setiap
selesai Tahajud. Mohon dapat disertai dalilnya.Terma kasih.

wassalamulaikum

[Non-text portions of this message have been removed]



 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke