Sebenarnya saya tahu persis apa hikmah dibalik cerita itu. Cerita itu hanya
mengajak kita untuk siap perbekalan sebelum mati. Cuma yang saya hawatirkan
adalah ada orang yang berfikiran bahwa, orang mati itu digambarkan seperti
cerita diatas. Padahal hanya Alloh yang paling tau akan proses kematian itu...
Untuk itu, kalau ada yang merasa tersinggung, atau saya dianggap mencemooh
cerita tsbt, saya mohon maaf yang sebesar-2nya. Demikian dari saya, mudah-2an
berkenan dihati Bapak/Ibu sekalian.
Wassalam,
Hasbiyanto
>>> Punching - IND <[EMAIL PROTECTED]> 11/12/2007 11:24 AM >>>
Pak Hasbiyanto ....... jangan mencemoohkan sesuatu nasehat boleh jadi
nasehat itu baik untuk kita atau cemooh dari bapak yang tidak baik....... (
Sudah siapkah bapak Hasbiyanto sewaktu waktu di cabut ruhnya sedang bapak
masih mencemooh e-mail tsb ).
Dari Hamba Yang Dho'if
> -----Original Message-----
> From: NC Drilling - IND
> Sent: Monday, November 12, 2007 10:13 AM
> To: 'Hasbiyanto '; Elvi Ilwa; NC Drilling - IND; Production Control -
> IND; Punching - IND; Quality Assurance - IND; Quality Control - IND; SP
> Printing - IND
> Cc: 'GA Biotek'; 'Ghodiy'; '[EMAIL PROTECTED]'; 'Taufiq'; 'Forum
> Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'; 'eka rahmawati';
> '[EMAIL PROTECTED]'; '[EMAIL PROTECTED]'; syiar-islam;
> '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: RE: FW: "KISAH YANG MUNGKIN NYATA 047
>
> Assalamu'alaikum
>
> Tolong di baca dengan jelas pak judulnya, "KISAH YANG MUNGKIN NYATA" ,
> mungkin antum juga sudah tahu kalau artinya berarti tidak nyata ( mungkin
> nyata kan artinya belum tentu nyata atau bisa jadi hanya khayalan saja )
>
> Jadi disini yag penting kita ambil hikmah dari cerita ini, seandainya kita
> meninggal sekarang ( atau nanti setelah kita pulang kerja ), apakah yang
> akan kita bawa ? sudah siapkah perbekalan kita ? sudah siapkah kita
> mengahadapi pengadilan Allah di akhirat nanti ?, jangan sampai setelah
> meninggal nanti kita menyesal karena belum berbuat baik seperti firman
> Allah berikut ini :
>
> hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:
> "Ya Tuhanku kembalikanlah aku ,
> agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan."
> Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya
> saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan
> ( Al mukminuun ayat 99 dan 100 )
>
> Dan jika kamu melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka
> berkata: "Kiranya kami dikembalikan dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan
> kami, serta menjadi orang-orang yang beriman", Al An'aam ayat 27
>
> Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali Al Qur'an itu. Pada hari
> datangnya kebenaran pemberitaan Al Qur'an itu, berkatalah orang-orang yang
> melupakannya sebelum itu: "Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan
> kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafa'at yang akan
> memberi syafa'at bagi kami, atau dapatkah kami dikembalikan sehingga kami
> dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?". Sungguh mereka
> telah merugikan diri mereka sendiri dan telah lenyaplah dari mereka
> tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan. ( Al A'raaf ayat 53 )
>
>
> Dan, jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa
> itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, : "Ya Tuhan kami, kami
> telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami , kami akan
> mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin."
> (As Sajdah ayat 12)
>
>
> Jadi ini bukan cerita dari orang yang sudah meninggal pak, tapi ini
> sekedar cerita kepada kita bahwa orang yang meninggal dengan tanpa/sedikit
> amal baiknya akan menyesal dan minta di kembalikan lagi ke dunia supaya
> bisa berbuat baik, juga nasihat untuk kita, supaya kita mempersiapkan
> diri sebelum ajal menjemput kita, agar kita tidak termasuk seperti
> orang-orang yang disebutkan diatas yang menyesal dan meminta kepad Allah
> agar kembali di hidupkan supaya bisa berbuat kebaikan,
>
> Bersyukurlah kita kepada Allah SWT karena ternyata masih ada saudara kita
> yang mau memberikan nasihat kepada kita, yang masih peduli kepada kita .
>
> Mudah-mudahn kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur dan
> beribadah kepada-Nya
>
>
> Mohon ma'af bila ada kesalahan, karena yang benar hanyalah milik allah
> semata
>
>
> Wassalam
>
>
>
>
>
> Terima kasih
>
> Yayan. H
> NC Drilling CMKS (I)
> ext 101
>
>
> " Sesungguhyna tidak Ada Islam tanpa Jama'ah dan tidak ada jama'ah
> melainkan dengan Imarah, dan tidak ada Imarah melainkan dengan Tha'at "
>
> Riwayat Ad-Darimy dari Tamim Ad-Dary, Sunan Ad-Darimy,Bab F Dzihabil
> 'ilmi darul Fikr, Kairo Mesir, 1398 H/ 1976 M juZ 1 halaman 78
>
>
>
> "Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang
> tidak kamu kerjakan." Ash Shaff 61 ayat 3
>
>
> -----Original Message-----
> From: Hasbiyanto [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: 12 Nopember 2007 6:28
> To: Elvi Ilwa; NC Drilling - IND; Production Control - IND; Punching -
> IND; Quality Assurance - IND; Quality Control - IND; SP Printing - IND
> Cc: 'GA Biotek'; 'Ghodiy'; '[EMAIL PROTECTED]'; 'Taufiq'; 'Forum
> Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'; 'eka rahmawati';
> '[EMAIL PROTECTED]'; '[EMAIL PROTECTED]'; syiar-islam;
> '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: Re: FW: "KISAH YANG MUNGKIN NYATA 047
>
> AHHHHHHHHHH, masak seh, orang meninggal bisa menulis cerita kayak
> gini..... Ato yang sudah mati tsbt, bisa hidup lagi, kemudian bisa
> cerita.... begitukah????
>
> >>> NC Drilling - IND <[EMAIL PROTECTED]> 11/9/2007 10:27:34 AM >>>
> Bismillah
>
>
>
>
>
> Assalamu'alaikum
>
>
>
> Ambil hikmahnya
>
>
>
>
>
> Terima kasih
>
>
>
> Yayan. H
>
> NC Drilling CMKS (I)
>
> ext 101
>
>
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: Delivery - IND
> Sent: 09 Nopember 2007 8:42
> To: A Razak Khaidir; EXIM - IND; General Affairs - IND; NC Drilling - IND;
> Printing - IND
> Subject: FW: "KISAH YANG MUNGKIN NYATA 046
>
>
>
> "KISAH YANG MUNGKIN NYATA"
>
>
> Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba di rumah langsung duduk
> bersantai sambil melepas penat. Sepertinya saya sangat enggan untuk
> membersihkan diri dan langsung shalat.
>
> Sementara anak2 & istri sedang berkumpul di ruang tengah. Dalam kelelahan
> tadi, saya disegarkan dengan adanya angin dingin sepoi2 yang menghembus
> tepat di muka saya.
>
> Selang beberapa lama seorang yang tak tampak mukanya berjubah putih dengan
> tongkat ditangannya tiba2 sudah berdiri di depanku.
>
> Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2 itu. Sebelum sempat
> bertanya.....siapa dia...tiba2 saya merasa dada saya sesak... sulit untuk
> bernafas....
>
> namun saya berusaha untuk tetap menghirup udara sebisanya.
>
> Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang berjalan pelan2 dari
> dadaku......terus berjalan.....
> kekerongkonganku....sakittttttttt........sakit...... rasanya. Keluar
> airmataku menahan rasa sakitnya,.... Oh Tuhan ! ada apa dengan diriku.....
>
>
> Dalam kondisi yang masih sulit bernafas tadi, benda tadi terus memaksa
> untuk
> keluar dari tubuhku...
>
> kkhh.........khhhh..... kerongkonganku berbunyi. Sakit rasanya, amat
> teramat
> sakit
>
> Seolah tak mampu aku menahan benda tadi... Badanku gemetar... peluh
> keringat
> mengucur deras.... mataku terbelalak.....air mataku seolah tak berhenti.
>
> Tangan & kakiku kejang2 sedetik setelah benda itu meninggalkan aku. Aku
> melihat benda tadi dibawa oleh orang misterius itu...pergi...berlalu
> begitu
> saja....hilang dari pandangan.
>
> Namun setelah itu.........aku merasa aku jauh lebih Ringan, sehat, segar,
> cerah... tidak seperti biasanya.
>
> Aku herann... istri & anak2 ku yang sedari tadi ada diruang tengah, tiba2
> terkejut berhamburan ke arahku.. Di situ aku melihat ada seseorang yang
> terbujur kaku ada tepat di bawah sofa yang kududuki tadi. Badannya dingin
> kulitnya membiru. siapa dia???????... Mengapa anak2 & istriku memeluknya !
> sambil menangis... mereka menjerit...histeris ....terlebih istriku seolah
> tak mau melepaskan orang yang terbujur tadi...
>
> Siapa dia.............????????
>
> Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan....
> dia........dia.......dia mirip dengan aku....ada apa ini Tuhan...????????
>
> Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak mampu..... Aku mencoba
> merangkul
> anak2 ku tapi tak bisa. Aku coba jelaskan kalau itu bukan aku.
>
> Aku coba jelaskan kalau aku ada di sini.. Aku mulai berteriak.....tapi
> mereka seolah tak mendengarkan aku seolah mereka tak melihatku...
>
> Dan mereka terus-menerus menangis....aku sadar..aku sadar bahwa orang
> misterius tadi telah membawa rohku Aku telah mati...aku telah mati.
>
> Aku telah meninggalkan mereka ..tak kuasa aku menangis....berteriak......
>
> Aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku. Aku sangat sedih.. selama
> hidupku belum banyak yang kulakukan untuk membahagiakan mereka. Belum
> banyak
> yang bisa kulakukan ! untuk membimbing mereka.
>
> Tapi waktuku telah habis.......masaku telah terlewati.... aku sudah tutup
> usia pada saat aku
> terduduk di sofa setelah lelah seharian bekerja.
>
> Sungguh bila aku tahu aku akan mati, aku akan membagi waktu kapan harus
> bekerja, beribadah, untuk keluarga dll.
>
> Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati dalam keadaan belum
> ibadah.
>
>
> Ohh Tuhan, JIKA kau ijinkan keadaanku masih hidup dan masih bisa membaca
> E-mail ini sungguh aku amat sangat bahagia.
>
> Karena aku MASIH mempunyai waktu untuk bersimpuh, mengakui segala dosa &
> berbuat kebaikan sehingga bila maut menjemputku kelak aku telah berada
> pada
> keadaan yang lebih siap.
>
> ====================================================
> Sebarkan e-mail ini ke 5 orang terdekat Anda, dan mintalah mereka untuk
> melakukan hal yang sama. Cukup lima saja! Ini bukan surat ancaman
> berantai.
> Yang jelas jika Anda tidak meneruskan e-mail ini, maka Anda telah menyia2
> kan kesempatan untuk saling menasihati Jika Anda lakukan dengan ikhlas
> maka
> Anda akan menuai kebaikan.
>
> Mari berlomba dalam kebaikan.
>
> ====================================================
>
> NB:
>
> Sekedar Tips agar pesan ini lebih menarik untuk dibaca:
>
> Tolong ganti angka( 002 ) di belakang Subject menjadi( 002 ) sebelum Anda
> mengirim email ini. Ini sekedar
>
> monitor bila satu ketika Anda mendapat email ini lagi dari teman yang lain
> maka Anda akan tahu sudah berapa kali email ini menyebar dan berapa banyak
> teman yang telah bersama-sama berdakwah.
>
> Tidakkah Anda merasa bahagia dan bersyukur bila misalnya :
> Anda menerima lagi email ini dengan angka(005) di Subject line berarti
> minimal 5 pangkat 5 atau 3125 orang telah membaca email Anda, meresapi
> artinya, berlaku baik karenanya dan kemudian ikut serta menyebarkan dakwah
> ini... [bila tidak 005 tapi 010 tahukah Anda berapa orang yang telah
> membacanya? Yaitu 5 pangkat 10 = 9.765.625 Tanpa terasa Anda telah menebar
> benih kebaikan untuk ! bekal akhirat nanti... hanya dengan melanjutkan
> menyebar email ini.
>
>
>
>