*Dua "tipe" Islam* ** ** Di bawah Islam 'KTP', dasar yang menjadi pijakan para ahli hukum dan pemegang kekuasaan, apa yang ada dalam hati dan pikiran kita tidak diperhitungkan, tidak dianggap ada. Pernyataan lisan kita itu diterima sebagai bukti yang cukup bagi keislaman kita.
Orang yang menyatakan secara lisan percaya kepada Allah, Rasul, Al-Quran, akhirat, dan segi segi keislaman yang lain, dianggap sebagai bagian dari masyarakat muslim dan segala hal yang berkaitan dengannya diperlakukan sebagai seorang muslim. Definisi ini memberikan dasar hukum dan kultural yang di atasnya masyarakat Islam diatur. Tujuannya tidak lebih daripada bahwa orang orang yang masuk ke dalam Islam diperlakukan sebagai seorang muslim. Tak satu pun dari mereka disebut sebagai orang kafir. Setiap mereka memiliki hak hak hukum, moral dan sosial yang sama. Mereka berhak menerima bagian warisan; mereka berhak menikah dengan sesama muslim, seluruh hubungan sipil harus ditetapkan sama untuk mereka. *Islam* ** ** Bagaimanapun juga, di akhirat, kita tidak bisa diperlakukan sebagai seorang muslim dan mukmin atas dasar pernyataan verbal saja, kita juga tidak diterima Tuhan sebagai salah satu hamba-Nya yang terpilih. Yang termasuk kategori Islam adalah mengakui iman di hati, secara sadar dan sepenuh hati taat kepada Tuhan. Pernyataan verbal hanyalah berarti untuk pengadilan manusia dan masyarakat umum. Ini karena manusia hanya mengetahui seseorang dari luarnya saja, sedangkan Allah melihat ke dalam hati dan mengetahui derajat keimanan kita secara tepat. Bagaimana kita dinilai oleh Tuhan? Allah akan memperhatikan apakah kita hidup dan mati untuk-Nya semata, apakah kepatuhan kita kepada-Nya melampaui kepatuhan kita kepada yang lain, apakah ketaatan dab pengabdian kita, dalam seluruh hidup kita, hanya tercurah kepada-Nya? Jika semata mata hanya kepada Allah, kita dipandang seorang muslim dan mukmin. Namun, jika kepatuhan adalah untuk yang lain, kita tidak bisa dipandang sebagai mukmin dan muslim. Jika kita menyerahkan segala hal itu kepada-Nya, kita akan diberi pahala yang disediakan bagi orang orang yang setia dan menyerahkan pengabdian kepada-Nya. Tetapi jika kepatuhan kita tidak total, jika kita mengesampingkan sebagian hidup kita dari pengabdian kepada-Nya, pernyataan kita akan menjadi pernyataan yang semu. Sekalipun kita mungkin bisa mengelabui dunia dan membujuk masyarakat Islam untuk mengakui kita sebagai Islam, Tuhan tidak bisa ditipu untuk memberikan tempat bagi kita di antara hamba hamba-Nya yang beriman. Resapilah mengenai perbedaan antara Islam "KTP" dan Islam, maka kita akan tahu bahwa konsekuensinya akan berbeda, tidak hanya di akhirat, bahkan juga di dunia ini. Insyaallah bersambung (Sumber : al-Maududi, Abul A'la . Let Us Be Muslims / Menjadi Muslim Sejati, Jogjakarta : Mitra Pustaka, 1998) *Dua "tipe" Islam* ** ** Di bawah Islam 'KTP', dasar yang menjadi pijakan para ahli hukum dan pemegang kekuasaan, apa yang ada dalam hati dan pikiran kita tidak diperhitungkan, tidak dianggap ada. Pernyataan lisan kita itu diterima sebagai bukti yang cukup bagi keislaman kita. Orang yang menyatakan secara lisan percaya kepada Allah, Rasul, Al-Quran, akhirat, dan segi segi keislaman yang lain, dianggap sebagai bagian dari masyarakat muslim dan segala hal yang berkaitan dengannya diperlakukan sebagai seorang muslim. Definisi ini memberikan dasar hukum dan kultural yang di atasnya masyarakat Islam diatur. Tujuannya tidak lebih daripada bahwa orang orang yang masuk ke dalam Islam diperlakukan sebagai seorang muslim. Tak satu pun dari mereka disebut sebagai orang kafir. Setiap mereka memiliki hak hak hukum, moral dan sosial yang sama. Mereka berhak menerima bagian warisan; mereka berhak menikah dengan sesama muslim, seluruh hubungan sipil harus ditetapkan sama untuk mereka. *Islam* ** ** Bagaimanapun juga, di akhirat, kita tidak bisa diperlakukan sebagai seorang muslim dan mukmin atas dasar pernyataan verbal saja, kita juga tidak diterima Tuhan sebagai salah satu hamba-Nya yang terpilih. Yang termasuk kategori Islam adalah mengakui iman di hati, secara sadar dan sepenuh hati taat kepada Tuhan. Pernyataan verbal hanyalah berarti untuk pengadilan manusia dan masyarakat umum. Ini karena manusia hanya mengetahui seseorang dari luarnya saja, sedangkan Allah melihat ke dalam hati dan mengetahui derajat keimanan kita secara tepat. Bagaimana kita dinilai oleh Tuhan? Allah akan memperhatikan apakah kita hidup dan mati untuk-Nya semata, apakah kepatuhan kita kepada-Nya melampaui kepatuhan kita kepada yang lain, apakah ketaatan dab pengabdian kita, dalam seluruh hidup kita, hanya tercurah kepada-Nya? Jika semata mata hanya kepada Allah, kita dipandang seorang muslim dan mukmin. Namun, jika kepatuhan adalah untuk yang lain, kita tidak bisa dipandang sebagai mukmin dan muslim. Jika kita menyerahkan segala hal itu kepada-Nya, kita akan diberi pahala yang disediakan bagi orang orang yang setia dan menyerahkan pengabdian kepada-Nya. Tetapi jika kepatuhan kita tidak total, jika kita mengesampingkan sebagian hidup kita dari pengabdian kepada-Nya, pernyataan kita akan menjadi pernyataan yang semu. Sekalipun kita mungkin bisa mengelabui dunia dan membujuk masyarakat Islam untuk mengakui kita sebagai Islam, Tuhan tidak bisa ditipu untuk memberikan tempat bagi kita di antara hamba hamba-Nya yang beriman. Resapilah mengenai perbedaan antara Islam "KTP" dan Islam, maka kita akan tahu bahwa konsekuensinya akan berbeda, tidak hanya di akhirat, bahkan juga di dunia ini. Insyaallah bersambung (Sumber : al-Maududi, Abul A'la . Let Us Be Muslims / Menjadi Muslim Sejati, Jogjakarta : Mitra Pustaka, 1998) [Non-text portions of this message have been removed] Untuk bergabung ke milis Syiar Islam kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Website: http://www.media-islam.or.id http://syiarislam.wordpress.com http://islamicbroadcasting.wordpress.com Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

