assalammu'alaikum
saya sependapat mas Thoriq, semua ada sebab/alasan.
pertanyaan begini jg sering mengganggu saya yg awam dan masih belajar.
tp setelah merujuk kembali pd sifat Allah dan belajar dr milis ini, sementara
ini saya berkesimpulan bahwa "siapa yg dikehendakiNya" tidak menunjuk pd
orang/person, tapi menunjuk pd kriteria.
Misal, Allah memberi petunjuk pd siap saja yg
dikehendakiNya.....................
berarti yg tdk dikehendaki ga dpt petunjuk, ujung2nya neraka dong, berarti udah
ada daftar orang2 yg akan ke surga atau neraka, jd ngapain lg kita beribadah di
dunia kl mengejar surga? toh udah ditentukan akhir dr masing2 kita.
(QS.2:213) ........................Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang
beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan
kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya
kepada jalan yang lurus
(QS.2:26) ...........................Dengan perumpamaan itu banyak orang yang
disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang
diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang
yang fasik
(QS.2:258) ........dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang
lalim
Jd kesimpulan sementara saya, orang yg dikehendaki utk diberi
petunjuk/rahmat/rajeki dll itu adalah orang dgn kriteria tertentu spt mau
membuka hati thd kebenaran, berusaha mencari/belajar, bersungguh2, beriman dst.
Demikian sebaliknya. Jd bukan si A atau si B.
Berarti kita tinggal memenuhi kriteria saja kl ingin termasuk orang yg
dikehendaki ataupun yg ingin termasuk tdk dikehendaki.
Mohon ustad/ustadzah meluruskan kesimpulan saya ini
wassalam
-----Original Message-----
From: [email protected] on behalf of thoriq kusuma
Sent: Tue 12/11/2007 3:33 PM
To: Wolly Wongka
Cc: [email protected]
Subject: Re: [syiar-islam] Pertanyaan
Wa'alaikum salam Wr. Wb.
Allah Swt. itu Maha Adil. (masa meragukan sih?)
yang diampuni dan disiksa oleh Allah Swt. itu pasti mempunyai sebab2 dan
Alasan alasan tertentu. dan itu juga tergantung amal2an si Manusianya
juga. Allah Swt. Maha mengetahui segalanya. dan Allah Swt. pun Maha
berkehendak yang tidak perlu kita pertanyakan alasannya.
bahkan Allah Swt. menciptakan kehidupan ini lengkap dengan kebaikan,
kasih
sayang juga dengan ada saling berbunuhan..itu memang kehendak Allah Swt.
kita nggak akan bisa memahami seluruhnya
mungkin itu yang bisa saya sampaikan.
On Dec 11, 2007 2:29 PM, Wolly Wongka <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:wolly_wongka%40yahoo.co.id> > wrote:
> Assalamu'alaikum wr.wb.
> Saya mempunyai sebuah pertanyaan yang sangat membingungkan saya. Dalam
> Qur'an dan Hadits, saya menemukan banyak sekali ayat ayat yang
menunjukkan
> bahwa Allah itu "pilih kasih". Salah satu contohnya adalah di dalam
surat Al
> Baqoroh ayat 284. "Fayahgfiru liman yasya'u wa yu'adzdzibu man
yasya'u. Maka
> Allah mengampuni siapa yang dikehendakinya dan
> menyiksa siapa yang dikehendakinya". Mengapa hanya "liman yasya'u"
yang
> diampuni-Nya dan hanya "man yasya'u" yang disiksanya? Bukankah ayat
ini
> menunjukkan bahwa Allah itu "pilih kasih?"rekan rekan sekalian,
tolonglah
> saya. Karena setiap kali saya mengingat hal ini saya merasa keimanan
saya
> menurun
> Terima kasih atas jawabannya
> Wassalamu'alaikum wr. wb.
>
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
Yahoo!
> Answers
>
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
Yahoo!
> Answers
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]