Berikut adalah analisa dari Hizbut Tahrir ttg
kemerdekaan Kosovo.

---------------------------------------------

بسم الله
الرحمن
الرحيم
Jawaban atas Pertanyaan
Pertanyaan # 1:
 
Dari tindakannya di Kosovo, Amerika jelas terlihat
berusaha memisahkan Kosovo dari Serbia. Mengapa
Amerika mengambil tindakan seperti ini yang tampaknya
adalah untuk kepentingan kaum muslimin di Kosovo? Ini
sama dengan menghilangkan penindasan, pembunuhan dan
penaklukan yang mencekik leher yang ditimpakan atas
kaum muslimin. 
Jawab:

Serbia menduduki lokasi vital yang strategis di
wilayah Balkan, dan memiliki hubungan yang erat secara
tradisi, budaya dan agama dengan Kristen Ortodox
Rusia. Saat ini, khususnya setelah pecahnya
Yugoslavia, dimana Serbia menikmati hak istimewa dan
ibukota Belgrade adalah bekas ibukota Yogoslavia.
Serbia juga menjadi lebih dekat dengan Rusia dan
bertindak mewakili Rusia di baris terdepan di wilayah
Balkan. Atas pengaruh Rusia lah Serbia keluar dari Uni
Eropa dan menentang kebijakan-kebijakan Amerika di
Balkan, yang juga bertujuan untuk memperoleh pengaruh
di Balkan (Eropa Timur) agar dapat menghantam Rusia di
kandangnya. 

Oleh karena itu Amerika pertama kali Amerika berencana
memisahkan Montenogro yang masih bersatu dengan
Serbia, dan untuk mencapai hal ini, Amerika memberikan
bantuan bagi gerakan  pembebasan Montenegro. 
Sekarang Amerika terlibat dalam upaya pemisahan Kosovo
dari Serbia, bukan bagi kepentingan muslim di sana,
tapi untuk memperlemah Serbia dan berusaha memutuskan
ikatan terakhir yang dimiliki Rusia di Balkan. Dalam
melakukan hal ini, Amerika berharap untuk bisa
menjalankan agendanya di wilayah itu tanpa penentangan
dari Serbia-dukungan Rusia. 
Poin-poin berikut akan menjelaskan hal ini lebih
lanjut:

A.   Amerika telah membentuk dan mempersenjatai
Pasukan Pembebasan Kosovo, KLI.

B.  Karena kepemimpinan Amerika yang efektif di NATO,
yang dinikmatinya melalui peraturan yang dibuat 
sebagai pendiri NATO, Amerika mengizinkan NATO untuk
bisa melakukan serangan ke Serbia dan 
memaksanya keluar dari Kosovo delapan tahun lalu.
Kemudian Amerika menerapkan resolusi DK PBB 
nomor  1244 tahun 1999 yang menempatkan Kosovo di
bawah kekuasaan PBB. 
    
C       Karena resolusi UNSC nomor 1244 itu agak
membingungkan pada isu pemisahan Kosovo, pada
tanggal 2 April 2007 DK PBB mulai mendiskusikan
proposal yang dibuat oleh pengamat internasional,
Marti Ahitesari mengenai negosiasi akhir yang terdiri
dari rencana yang serious yang bertujuan untuk
memisahkan Kosovo dari Serbia.


D.      Amerika telah mengumumkan dukungannya itu bagi
proposal yang diajukan oleh Ahitesari dan juga
telah menyuarakan dukungannya bagi pemisahan Kosovo.
Hal ini diumumkan oleh Nicholas Burns, Wakil Menlu AS
pada tanggal 13 April, 2007.
Ketika media Serbia melaporkan bahwa Burns telah
mengumumkan Amerika akan mengakui kemerdekaan Kosovo
walaupun UNSC tidak meloloskan sebuah resolusi
berkaitan dengan hal ini, Burns dalam pernyataanya
tanggal 18 April 2007 menolak bahwa dia telah
mengatakan hal itu dan mengklarifikasi bahwa dia
mengatakan: “Proposal yang dibuat oleh pengamat
internasional untuk wilayah itu, Marti Ahitesari
adalah pilihan yang terbaik untuk perdamaian di Kosovo
dan di wilayah itu, karena itu Amerika berusaha untuk
mengusahakan kemerdekaan bagi Kosovo melalui sebuah
resolusi UNSC dan Kosovo akan mendapatkan pengakuan
dari Amerika dan Negara-negara lain.”
Hal ini pada dasarnya memiliki arti yang sama walaupun
diungkapkan dengan kata-kata yang berbeda pada
klarifikasi yang dibuat Burns. Ini adalah pendirian
yang dilakukan Amerika mengenai isu ini. 

Mengenai pendirian Uni Eropa mengenai isu ini,
walaupun disadari bahwa Amerika berusaha untuk
memperlemah Serbia, mengikis pengaruh Rusia di Balkan
dan menghilangkan rintangan yang dihadapinya di
wilayah itu, Uni Eropa berharap bahwa hasil dari
akibat usaha memperlemah atau menghancurkan link
Rusia-Serbia, Uni Eropa dapat menarik Serbia ke dalam
lingkarannya dengan memanfaatkan permusuhaanya dengan
Amerika. Dengan ini diharapkan dapat melawan tumbuhnya
pengaruh dari Negara-negara Eropa Timur seperti
Polandia dan Republik Ceko yang telah masuk ke dalam
Uni Eropa dan dianggap sebagai pion nya Amerika di Uni
Eropa. Dengan tujuan itulah Uni Eropa telah
menyuarakan dukungannya bagi proposalnya Ahitesari.
Mantan menlu Jerman, Joscha Fischer telah menulis
sebuah artikel dengan judul :”Waktunya telah tiba
untuk suatu solusi bisa yang bertahan lama bagi
Kosovo”, dimana dalam artikelnya itu dia mengatakan :
“Memang proposal Ahitesari yang berani yang menyerukan
kemerdekaan bagi Kosovo dan pengawasan internasional
yang kuat adalah satu-satunya opsi yang efektif bagi
masyarakat internasional umumnya dan Uni Eropa
khususnya.”

E.      Di sisi lain, Rusia dan Serbia menentang dengan
keras proposal tersebut dan menolaknya.
Kepala pemerintahan Serbia, ketika berpidato di DK PBB
selama dilakukan debat mengenai proposal Ahitesari
tanggal 3 April 2007 mengatakan:”Serbia tidak setuju
proposal apapun kecuali jika Kosovo masih tetap bagian
intergral dari Serbia dan menikmati otonomi yang luas
di dalam Republik Serbia.” Sebelumnya, dia mengatakan
pada tanggal 1 April 2007 di bandara Belgrade dalam
perjalanannya menuju New York untuk menghadiri sidang
debat Dk PBB:” Dukungan Rusia bagi Serbia akan
memainkan peran kunci dalam mengalahkan rencana
Ahitesari yang membuat frustasi yang tidak menghargai
batas dan kedaulatan internasional, dan telah
melanggar konsensus internasional.”

Kementrian Luar Negeri Rusia telah menyatakan pada
tangga 19 Maret 2007:”Kemerdekaan Kosovo akan
menimbulkan reaksi balik yang hebat bagi kestabilan
Eropa.” Kemudian kementrian itu mengancam bahwa Rusia
akan menggunakan haknya untuk memveto proposal apapun
yang tidak disetujui oleh orang Serbia. Media di
Belgrade menyarankan bahwa tanggal 5 dan 7 April 2007,
Rusia berniat untuk mengirimkan komite pencari fakta
untuk memantau detil situasi di Kosovo dan Belgrade
dan menuntuk debat mengenai proposal Ahitesari agar
ditunda hingga setelah kembalinya komite itu. UNSC
menyetujui saran Rusia untuk membentuk sebuah komite
yang dikepalai oleh seorang anggota tidak tetap DK PBB
yang bukan orang Eropa dam komite itu tiba di Belgrade
pada petang hari tanggal 25 April 2007 dan memulai
tugasnya. TV Belgrade, sebelum kedatangan tim itu
memberikan suatu pernyataan yang disampaikan oleh
wakil Menlu Rusia, Vladimir Titov. “Negaranya tidak
akan membiarkan lolos proposal apapun dari pengamat
internasional Marti Ahitesari dalam UNSC karena
proposal itu sia-sia.”

Tanggal 28 April 2007, Menlu Rusia mengulangi
pernyataan bahwa negaranya tidak dapat menerima
proposal apapun yang ditolak oleh orang Serbia.
Dari penjelasan di atas jelas bahwa situasi di Kosovo
adalah konfrontasi internasional antara Amerika dan
Rusia dan dalam beberapa tingkat juga dengan Eropa.
Kepentingan kaum muslimin bukanlah bagian dari hal
ini. Proposal Ahitesari yang menyerukan pemisahan
Kosovo tidak menjamin kedaulatan tapi menempatkannya
di bawah pengawasan internasional dan didukung oleh
NATO, yang menempatkannya di bawah pengaruh Amerika
dan suatu peran kecil bagi Uni Eropa. Itu bila
proposal yang ada sekarang tidak dirubah atau di-veto
oleh Rusia. 

Untuk melengkapi gambaran ini, beberapa fakta tentang
Kosovo. Negeri ini memiliki penduduk berjumlah 2 juta
orang yang telah hidup di bawah Kekhalifahan Usmani
dari tahun 1389 hingga 1913, dimana 90% penduduknya
adalah muslim dan 10% adalah orang Serbia.  Menurut
plan yang dibuat Ahitesari kaum muslimin ini, yang
adalah muslim Albania tidak akan diizinkan untuk
bergabung dengan Albania, seperti halnya orang Serbia
tidak diizinkan untuk bergabung dengan Serbia, jadi
masalah ini akan tetap ada dan Amerika dan NATO masih
tetap mengkontrolnya. 

Singkatnya: Kaum kafir penjajah tidak akan bekerja
untuk membuat kesejahteraan kaum muslimin; mereka
hanya mengekploitasi mereka dalam konfrontasinya untuk
kepentingan mereka sendiri. Hanya Daulah Khilafah lah
yang akan melindungi kaum muslimin dengan
sesungguhnya, mengembalikan kehormatan dan harga diri
mereka dan menghentikan rencana yang dibuat oleh orang
kafir, itulah hari dimana kaum muslimin akan
berlindung dibawah naungan Allah SWT.

13 Rabiul Akhir 1428 A.H
30 April, 2007.



      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

Kirim email ke