--


MATERI PENGAYAAN RUMAH ILMU INDONESIA
Beberapa Batasan Tafsir bir-Ra'yi
Oleh : Muhammad Al Ghazali

Ada sejumlah batasan yang saya anggap perlu dalam hubungan dengan tafsir 
bir-ra'yi

Pertama, mampu melihat Al Quran dari sisi dialek bangsa Arab.

Kedua, Bersandarkan hadits-hadits shohih, serta menghindari dari yang tidak 
lurus, dan jauh dari hawa nafsu

Ketiga, tahu tentang asbabun nuzul (sebab turunnya ayat) sebagai media 
penjelasan karena banyaknya macam pendapat, dan menempatkan nash sesuai dengan 
realitas kehidupan.

Keempat, tidak keluar dari kaidah-kaidah logika (al manthiq) dan akal sehat. 
Harus sejalan dengan fithrah yang benar dan tidak bertentangan dengan arti 
makna yang dikandung lafal-lafal.

Kelima, pemikiran atau pendapat yang dihasilkan tidak bertentangan dengan 
tujuan umum yang telah digariskan Al Quran

Keenam, memanfaatkan kegiatan ilmiah dan hakikat-hakikat pengetahuan yang ada 
di tengah-tengah kehidupan sosial dalam mengkaji ayat-ayat, dan pada waktu yang 
sama, ayat tersebut dapat dijadikan sebagai landasan umum untuk mengarahkan 
sebuah kajian pemikiran. Di sini kajian berlangsung secara komplementatif, 
kegiatan dan pengetahuan manusia yang menyesuaikan ayat, tetapi hanya membantu 
dalam memahami ayat, sekaligus memberikan landasan umum dan memperbaharui tujuan

(Kayfa Nata'amal ma'al Quran - Muhammad Al Ghazali)

Collected by :
Rumah Ilmu Indonesia
http://groups. yahoo.com/ group/rezaervani

    

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke