Assalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, Ikhwa wa Akhwati fiLLAH, Mohon bantuan antum semua. JazaakumuLLAH khairan katsira.... Aamiin.
Wassalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, Ediyus Hz Jangan Mati Sebelum Berarti, Berbuatlah Yang Terbaik, Karena Hidup Hanya Sekali -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, June 16, 2008 9:36 AM To: Subiyantoro, Gantok (gantoks); Gaffar, Abdul (abgafar); Zaradan, Nibukat (nibukat); Zulhak (ZULHAK); Azhar (azhar); Dahlan, Agus (ADAHLAN); Krismartopo, Bambang (dwikris); Nurbaity Maas (ibeth); Ediyus Hz Subject: Perkembangan pasien Tumor Mulut 16 Juni 2008 Assalamu'alaikum Wr. Wb. Segala Puji Bagi Alloh SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan dan hidayah-Nya. Alhamdulillah, pengurus BSMI Depok bersama keluarga ibu Tambun Mas mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan keikhlasan bapak/ibu atas sebagian rizkinya untuk membantu biaya operasi pasien Tumor Mulut & Hidung ibu Tanjung Mas. Semoga Alloh, selalu memberikan rahmat, taufiq, hidaya, kesehatan yang prima dan rizki yang halal serta keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah kepada bapak/ibu. Amin. Yaa Robbal'alamin. Perkembangan pasien Tumor Mulut & Hidung ibu Tambun Mas sebagai berikut. Alhamdulillah, untuk efisien biaya dan kontrol asupan gizi pasien yaitu selama menunggu proses operasi dari tanggal 3 - 9 Juni, pasien tinggal bersama keluarga Ady Supratikto.Jl. Bhakti 158 Kelapa Dua - Cimanggis - Depok ; no. tlp. 87715545 Dengan asupan gizi yang cukup (yaitu setiap hari diberikan makan berupa susu, daging, sayuran dan buah-buahan) dan menum obat, alhamdulillah luka-lukanya mulai sedikit mengering Senin, 9 Juni 2008 Anak Pasien ibu Tambun Mas, jam 07.00 WIB berangkat dari Depok menuju RSCM. Setelah menyelesaikan administrasi dan check tempat rawat inap selesai, maka ibu Tambun Mas jam 13.00 WIB berangkat dari Depok menuju RSCM. Tiba di RSCM jam 15.00 WIB kemudian menepati ruang inap di Gedung Baru Public Wing-A Kelas III, Lantai 4, ruang 419e. Jam besuk untuk hari biasa jam 17.00 - 18.30 WIB, khusus hari libur atau hari Sabtu dan Ahad jam besuk ditambah jam 11.00-12.30. 10 - 11 Juni 2008 Persiapan mental pasien dan asupan gizi tambahan sudah cukup, obat-obatan untuk persiapan operasi sudah ditaruh di kamar pasien ternyata tiba-tiba dapat kabar dari perawat bahwa operasi tidak jadi dilaksanakan hari Rabu 11 Juni 2008 dikarenakan kamar operasi masih penuh dan di undur hari Jum'at 13 Juni 2008. Untuk memudahkan pendamping pasien dalam menjaga keberadaan pasien di RSCM, maka pendamping pasien kost di daerah yang dekat RSCM, setiap bulan 1 kamar membayar Rp. 400.000,- 12 - 15 Juni 2008. Pasien tetap dirawat di ruang 419e. Makanan sehari-hari selalu di blender Informasi dari perawat, hari Jum'at 13 Juni 2008, ternyata pasien masih belum bisa dioperasi dikarenakan ruang operasi masih penuh. Padahal hari Kamis 12 Juni 2008 sudah disuruh untuk puasa. Insya Alloh, informasi dari perawat, hari Selasa 18 Juni 2008 akan dioperasi dan hari Senin 17 Juni 2008 dipersilahkan puasa dan sore/malam menandatangani surat pernyataan operasi pasien. Sabtu, 14 Juni 2008. Jam 17.00 - 19.00 WIB, Ady dengan membawa asupan gizi tambahan pasien berkunjung ke RSCM di ruang 419e bertemu pasien ibu Tambun Mas dan anaknya. Alhamdulillah kondisi kesehatan dan mentalnya sangat baik. Pasien mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu yang telah membantu meringankan beban ibu tambun Mas. Situasi kamar kelas III ruang 419e sangat bersih dan tertib, karena menempati gedung baru dan manajemen baru. 1 ruang kelas III ukuran sekitar 5 x 5 cm diisi oleh 6 pasien. Photo bisa dilihat pada attachment dibawah ini. Ahad, 15 Juni 2008 Jam 19.00 WIB, Ady bertemu dengan dr. Sukamto SpPD, membahas tentang diundurnya operasi pasien ibu Tambun Mas. Insya Alloh, hari Senin 16 Juni 2008, dr. Sukamto SpPD akan mengecek dan mem-follow up tindak lanjut rencana operasi pasien. Untuk itu, perkembangan pasien Ibu Tambun masih menunggu informasi lebih lanjut dari rumah RSCM. Mohon do'a, semoga operasi pasien Tumor Mulut & Hidung ibu Tambun Mas tidak diundur lagi. Demikian informasi perkembangan pasien Tumor Mulut & Hidung, yang bisa kami sampaikan pada hari ini dan akan kami sampaikan informasi selanjutnya setelah pasien dioperasi, semoga bermanfaat. Alhamdulillah, Laporan keuangan status hari Kamis, 13 Juni 2008, dana bantuan untuk biaya operasi pasien tumor mulut & hidung ibu tambun Mas sebesar Rp. 22.500.000 Pengeluaran dana operasional : Tahap pertama 31 Mei 2008 sebesar Rp. 7.200.000,- Tahap kedua hingga tanggal 15 Juni 2008 sebesar Rp. 3.500.000,- Biaya digunakan untuk perjalanan Bandar Lampung - Jakarta, biaya hidup pasien dan pendamping di Jakarta dan biaya berobat di RSCM ================================= Senin, 2 Juni 2008, Jam 08.00 anak pasien mengambil hasil PA (Pantologi Anatomi) di RSCM bertemu dengan dr. Anton. Kemudian hasil PA harus diserahkan ke dr. Kurnia SpB untuk diperiksa, yaitu pada Selasa. Selasa, 3 Juni 2008, Jam 11.Pasien menghadap dr. Kurnia SpB untuk diperiksa, katanya: "Harus segera dilakukan operasi". Setelah melihat jadwal operasi di RSCM, maka diputuskan pada hari Senin 9 Juni pasien harus datang ke RSCM untuk check ruangan inap untuk persiapan operasi pada hari Rabu, 11 Juni 2008. Berdasarkan informasi dari RSCM, kemungkinan proses operasi sekitar 4 - 7 kali. Operasi pertama adalah Angkat Tumor dan menutup defek untuk sementara kemudian Operasi ke 2 - 7 adalah rekonstruksi Hidung, Bibir dan Gigi. Taksiran biaya adalah Operasi pertama diperkirakan menelan biaya sekitar Rp. 25.000.000. Operasi 2 - 7 diperkirakan sekitar Rp. 50.000.000,- Perawatan selama 2 bulan sekitar Rp. 20.000.000,- Kami masih menunggu bantuan bapak/ibu untuk membantu meringankan beban biaya pasien Tumor Mulut & Hidung ibu Tambun Mas. ========================================================== Kronologi : Kamis, 22 Mei 2008, jam 21.00 WIB, datang seorang mahasiswa dari Untirta Banten yang sedang cuti karena tidak bisa bayar biaya kuliah, dan sekarang sebagai tukang ojek bernama Handi Yanto Agung (22 th) dengan membawa seorang ibu yang bernama Ibu Tambun Mas (55 th) yang berasal dari Bandar Lampung. Saat ini ibu Tambun Mas sedang terserang tumor kulit di Hidung dan Mulut (seperti pada photo di lampiran). Ibu Tambun Mas adalah pensiunan guru MAN 1 Bandar Lampung. Suami bernama Syafarudin Agung (55 th) pekerja PNS lulusan SMA sebagai penjaga Lab di Fakultas Peternakan Unila Lampung dengan gaji per bulan Rp.800.000. Mempunyai 5 anak. Alamat rumah : Jl. Padat Karya (Kampung Lingsuh), Gang Gunungan no. 36. Kecamatan Raja Basa Jaya, Kota Bandar Lampung. Riwayat Kesehatan: Awal penyakitnya adalah ibu Tambun Mas (55 th) memiliki tahi lalat di dekat bibir, pada tahun 2000 tahi lalat tersebut terluka dan membesar. Saat itu ibu Tambun Mas diperiksa di rumah sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung selama 1/2 tahun. Karena menggunakan ASKES maka pemeriksaan gratis, namun selama berobat di rumah sakit tersebut tidak ada perkembangan untuk membaik. Kemudian terpaksa pasien kembali ke rumah karena keluarga sangat terbebani oleh biaya transportasi dari rumah sakit ke rumah. Penyakit ibu Tambun Mas, semakin lama semakin parah, tahun 2005, ibu Tambun Mas hanya bisa makan nasi dan tempe yang di blender karena sudah tidak bisa mengunyah makanan, setiap hari harus disuplai dengan susu 3 - 4 gelas. Selama 2 tahun terakhir penyakit ibu Tambun Mas menjadi parah, setiap pagi selalu mengeluarkan darah (darah kental seperti jel). Ibu Tambun Mas sudah putus asa, karena hidungnya sudah mendekati habis, gigi atas tinggal di goyang akan jatuh. Setiap hari ibu Tambun Mas selalu menahan sakit. Pada akhir bulan April 2008, berbekal uang Rp. 5.000.000 hasil jerih payah suami dan anak mengumpulkan uang saat menjadi tukang ojek dan menggadaikan rumah, Ibu Tambun Mas dibawa anaknya ke Jakarta untuk berobat di RSCM dengan harapan bisa ditangani dengan baik dan anaknya memperkirakan jika menggunakan ASKES pemeriksaan di RSCM akan gratis seperti di RS. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Ternyata harus bayar. Pemeriksaan dokter spesialis, Laboratorium, check darah, obat-obatan, photo thorax dan administrasi RSCM pada tanggal 5 Mei 2008 ternyata membayar, sehingga uang bekal sebesar Rp.5.000.000 saat ini sudah habis untuk biaya hidup di Jakarta dan biaya berobat. Penanggungjawab di RSCM adalah dr. Sukamto SpPD dan dr. Andika. Hari Jum'at 23 Mei 2008 Jam 07.00 Pasien tumor mulut & hidung ibu Tambun Mas dibawa ke RSCM. Jam 10.00 Pasien diperiksa oleh dr. Kurnia SpB membayar administrasi Rp. 26.000 Jam 10.30 Pasien test Jantung, Paru-paru dan Darah membayar administrasi Rp. 350.000 Jam 12.00 Pasien pulang, hasil test Jantung, Paru-paru dan Darah akan diambil hari Senin 26 Mei 2008 Pemeriksaan ini dilakukan untuk persiapan operasi tumor mulut dan hidung pertama. Hari Ahad, 25 Mei 2008 Jam 20.00 Ady bertemu dengan dr. Sukamto SpPD (penanggung jawab pasien di RSCM), Pasien ASKES di RSCM dikenakan biaya sekitar 50%, karena di RSCM peralatannya ada yang sistem swasta dan tidak swasta dan juga tergantung golongan pegawai Pasien tersebut. Senin, 26 Mei 2008 Jam 06.30 Ady berkomunikasi via telphon dengan anak pasien yang akan berangkat ke RSCM. Rencana hari ini Senin 26 Mei 2008 adalah mengambil hasil test Jantung, Paru-paru dan Darah pasien tumor Mulut & Hidung ibu Tambun Mas dan akan diperiksa oleh dr. Kurnia SpB, selanjutnya dokter akan memutuskan apakah sudah siap untuk dioperasi. Jam 08.00 Pasien datang ke RSCM dan menanyakan hasil test Jantung, Paru-paru dan test Darah, ternyata hasil laboratorium akan selesai pada hari Selasa, 3 Juni 2008, oleh sebab itu pasien kembali istirahat di rumah, Insya Alloh akan kembali ke RSCM sesuai jadwal. Demikian informasi yang kami dapatkan dari pasien Tumor Mulut & Hidung yang bernama ibu Tambun Mas. Saat ini sangat membutuhan bantuan untuk biaya operasinya. Insya Allah, Bulan Sabit Merah Indonesia - Depok (BSMI Depok) berusaha mengumpulkan dana untuk membantu biaya pasien ibu Tambun Mas. dan dana jika sudah terkumpul akan digunakan untuk membantu pasien tersebut. Bantuan untuk pasien Tumor Mulut & Hidung ibu Tambun Mas, kami persilahkan di kirim ke: No Rekening : 8800312010 Bank BUKOPIN SYARIAH - Cabang Melawai A.N. Yayasan BSMI Depok Swift Code : BBUKIDJA Kalau dari jaringan ATM bersama bisa langsung transfer ke Bukopin Syariah dengan nomor kode bank 441. Jika bapak/ibu merasa lebih nyaman mentransfer dananya ke BCA. Silahkan kirim dana ke No. Rek. 7660151677 BCA - KCP SETIABUDI ATRIUM A.n. Ady Supratikto, Ir. Insya Allah, amanah ibu/bapak bermanfaat untuk membantu pasien tumor mulut dan hidung ibu Tambun Mas. Semoga Allah SWT selalu menyertai dan memberkahi setiap langkah aktivitas kita. Amin Atas kerjasamanya, kami sampaikan terimakasih. Jazakumullah Khoirn Katsiron. Wasalamu'alaikum Wr. Wb. Panitia Penghimpun dana Pasien Tumor Mulut & Hidung ibu Tambun Mas Bulan Sabit Merah Indonesia - Depok Ady Supratikto 08151650079 (See attached file: tumor-bsmi.pdf) This e-mail (including any attached documents) is intended only for the recipient(s) named above. It may contain confidential or legally privileged information and should not be copied or disclosed to, or otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient, please contact the sender and delete the e-mail from your system. [Non-text portions of this message have been removed]

