Assalamu'alaikum wr wb, Luar biasa masukan dari saudara2ku. Saya setuju kita tidak boleh mengikutkan perasaan pribadi dalam beribadah sebagaimana yg sudah di contoh kan Rasullullah SAW. Terima kasih sdh menyadarkan saya, bahwa bukankah yang dikatakan BENAR itu adalah BENAR menurut ketentuan ALLAH SWT bukan menurut angan-angan, pendapat maupun perasaan kita. Wassalam, Rudy -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Hasbiyanto Sent: Wednesday, September 17, 2008 6:31 AM To: rudy Cc: [EMAIL PROTECTED]; [email protected] Subject: RE: Balasan: RE: [syiar-islam] Tanya Shalat Berjamaah? Waalaikumussalam Wr Wb, Saya pernah mempunyai perasaan yang anda rasakan. Namun semua itu segera saya buang jauh-2 perasaan itu. Dalam melaksanakan perintah Alloh SWT dan Rosullulloh SAW, kita tidak boleh terbawa oleh perasaan kita sendiri.. Jadi mantapkan diri, walaupun kurang khusu', hal itu hanya perasaan kita saja. Jadi sekali lagi dalam pelaksanaan ibadah yang jelas-2 sunnah Rosul, sebaiknya dijauhkan dari perasaan seperti itu. Mari kita tetap berjamaah di Masjid, walau imam kurang pas menurut perasaan kita.
Dalam hal Masjid, sebaiknya kita menuju masjid yang terdekat saja. Kita sambil berdoa, mudah-2an Imamnya mendapat petunjuk dan hidayah dari Alloh, mudah-2an bisa menjadi Imam yang baik dan benar. Dan bolehlah sekali-2 kita menuju ke masjid lain, untuk mendapatkan suasana baru. Demikian menurut pendapat saya. Mari kita berdoa, mudah-2an kita selalu mendapat hidayah dan petunjuk serta bimbingan dai Alloh SWT. Aminnn ..... Mohon maaf apabila kurang berkenan. BARANGKALI ADA YANG MAU MENAMBAHKAN ATAU MENGKOREKSI PENDAPAT SAYA INI?????? DIPERSILAHKAN...... Wassalam, HB. >>> "rudy" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:rudy_a%40adiprima.com> com> 9/16/2008 2:55 PM >>> Assalamu'alaikum wr wb, Terima kasih atas tanggapannya. Mengenai fadhilah shalat berjamaah dimesjid, saya sdh memahami. Lantas bagaimanakah dengan kualitas shalatnya sendiri? Apakah kita boleh menilai kualitas shalat kita seperti yang saya sampaikan sebelumnya (shalat sendiri lebih nikmat "khusuk" daripada shalat mengikuti imam di mesjid). Apalagi imam di mesjid terkadang menurut irama shalat kita terlalu cepat sehingga kita tidak nyaman mengikuti shalatnya. Kata ustad yang mengajari shalat khusuk, kenikmatan shalat khusuk akan mudah didapatkan jika kita shalat tahajud sendiri. Sementara jika shalat jamaah di mesjid maka kita harus mengikuti imam. Apakah kita lebih baik mengorbankan "kekhusukan" dengan kegelisahan hati karena mengikuti imam. Saya juga sering gelisah siapakah sebenarnya yg dimaksud dengan imam disini? Sehingga saya kemudian mencari mesjid yang imamnya paling baik memimpin shalat walaupun jauh dari rumah. Bolehkah bersikap seperti ini sementara ada mesjid yang lebih dekat dari rumah? Maaf ustadz pertanyaannya banyak nih. Mohon pencerahan. Wassalam -----Original Message----- From: A Nizami [mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:nizaminz%40yahoo.com> com] Sent: Tuesday, September 16, 2008 12:51 PM To: rudy; syiar-islam Subject: Balasan: RE: [syiar-islam] Tanya Shalat Berjamaah? Wa'alaikum salam wr wb, Bagi pria sebaik-baik tempat shalat fardu adalah di masjid, sementara bagi wanita di rumah: Sebaik-baik masjid (tempat bersujud) untuk wanita ialah dalam rumahnya sendiri. (HR. Al-Baihaqi dan Asysyihaab) Tidak ada shalat bagi tetangga masjid, selain dalam masjid. (HR. Adarqathani) Apabila kamu melihat orang yang terbiasa masuk masjid maka saksikanlah bahwa dia beriman karena sesungguhnya Allah telah berfirman dalam surat At taubah ayat 18: "Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah lah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka mereka lah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (HR. Ahmad dan Tirmidzi) Beritakanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan kaki di malam gelap-gulita menuju masjid bahwa bagi mereka cahaya yang terang-benderang di hari kiamat. (HR. Al Hakim dan Tirmidzi) Barangsiapa membangun untuk Allah sebuah masjid (mushola) walaupun sebesar kandang unggas (rumah gubuk) maka Allah akan membangun baginya rumah di surga. (HR. Asysyihaab dan Al Bazzar) Nabi Saw bertanya kepada malaikat Jibril As, "Wahai Jibril, tempat manakah yang paling disenangi Allah?" Jibril As menjawab, "Masjid-masjid dan yang paling disenangi ialah orang yang pertama masuk dan yang terakhir ke luar meninggalkannya." Nabi Saw bertanya lagi," Tempat manakah yang paling tidak disukai oleh Allah Ta'ala?" Jibril menjawab, "Pasar-pasar dan orang-orang yang paling dahulu memasukinya dan paling akhir meninggalkannya." (HR. Muslim) Wassalam --- rudy <[EMAIL PROTECTED] <mailto:rudy_a%40adiprima.com> com> menulis: > Assalamu'alaikum wr wb, > > > Mohon masukannya > Setelah mendapatkan bimbingan dan ilmu melalui > pelatihan shalat khusuk, > saya mulai dapat merasakan shalat dengan lebih > nikmat dan "khusuk". > Namun, ini hanya bisa saya dapatkan jika shalat > sendirian atau menjadi > imam jika berjamaah dirumah dengan keluarga karena > saya sendiri bisa > mengatur ritme shalat sesuai dengan tingkat > kekhusukannya dan lebih > rileks. Hal ini menjadi kegelisahan karena saya > sulit mendapatkan > kenikmatan dan kekhusukan ini ketika shalat > berjamaah di mesjid. > Manakah yang lebih utama? Kualitas shalatnya jika > saya kerjakan > sendirian atau berjamaah dirumah dengan keutamaan > shalat berjamaah di > mesjid? > Istri dirumah juga lebih senang kalau saya menjadi > imamnya shalat > dirumah daripada saya tinggal sendiri dirumah untuk > pergi shalat ke > mesjid. > Mohon dapat diberikan pencerahan untuk kegelisahan > hati ini. > Wassalam > Rudy > > > > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > === Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta Informasi selengkapnya ada di: http://www.media- <http://www.media-islam.or.id> islam.or.id Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam. <http://syiarislam.wordpress.com> wordpress.com __________________________________________________________ ___ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail. <http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/> promotions.yahoo.com/newdomains/id/ [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

