Assalamu'alaikum wr wb

Tadi malam saya melihat tayangan di Trans 7 yang
menampilkan 50-100 warga Kampung Muara yang terdiri
dari ibu2 dan anak2 (ada yang Balita) mengais-ngais
makanan bekas dari tempat pembuangan sampah. 

Mereka kumpulkan berbagai sayuran seperti buah tomat
yang kira2 dianggap masih bisa dimakan. Memang makanan
dari tempat pembuangan sampah tidak layak untuk
dimakan. Tapi ada 2 pilihan: makan makanan tidak layak
atau mati kelaparan.

Seorang warga yang diwawancarai mengatakan bahwa
uangnya sangat sedikit. Kalau dipakai beli makanan,
maka tidak ada uang untuk beli bahan bakar. Sebaliknya
jika beli bahan bakar, tak ada uang untuk beli
makanan.

Ini terjadi di Jakarta. 

Ada cerita kemiskinan menurun, pertumbuhan ekonomi
naik 6%, pembagian BLT, dsb. Tapi mengapa hal seperti
ini masih terjadi bahkan di ibukota Jakarta?

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang menipu
diri sendiri atau menipu rakyat.

Wassalam

===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id

Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke