METERJEMAHKAN DAN MENAFSIRKAN AL QUR’AN SECARA SEMBARANGAN DAN SECARA LOGIKA
Berdasarkan perspektif Al Qur’an, oleh Sukarman.


Perhatian Artikel ini tidak untuk diperdebatkan. Apabila anda berbeda pendapat 
silahkan anda membuat artikel sendiri, berdasarkan dalil-dalil yang anda yaqini 
kebenarannya. Niat saya hanya menyampaikan satu ayat dua ayat agar umat Islam 
yang belum mengetahui, supaya mengetahui beberapa ayat-ayat Al Qur’an yang 
terkandungan didalam artikel ini, bagi yang sudah mengetahui ya untuk mengingat 
kembali, setelah mengetahui mudah-mudahan bisa menambah iman dan takwa bagi 
mereka yang ikhlas dan mau  mengamalkannya.

A’udzu billahis sami’il ‘aliimi minasy syaithaanir rajiim. 
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. 
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara, dan Adik-adikku yang saya hormati, yang 
saya cintai dan insya Allah dirahmati, diberi petunjuk dan hidayah dan 
dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT).

Kita ini ingin belajar Agama Islam yang baik dan yang benar.
Untuk itu kita harus belajar Bahasa Arab dan Nahusharafnya, kalau itu yang kita 
jalani sampai tua tidak akan bisa.

Lebih mudah belajar Agama Islam yaitu, dengan memiliki buku-buku Agama Islam.

Buku-buku yang wajib dimiliki antara lain adalah:

1-Al Qur’an dan Terjemahnya yang diakui oleh Departement Agama .
Contoh: 

(1)- Buku “Al Qur’an dan Terjemahnya” Cetakan Mujamma’ Al Malik Fahd Li Thiba’ 
At Al Mush-haf Asy Syarif” , Medinah Munawarah PO.Box.6262 Kerajaa Saudi 
Arabia. 

(2)-Atau Buku Al Qur’an dan Terjemahnya, dari Departemen Agama 

(3)-Atau Buku Terjemah dan Tafsir Al Qur’an dari UII atau HAMKA, Ibnu Katsir 
dll.

Di Toko Buku “Wali Songo” dijalan Kwitang, Jakarta banyak
Tafsir Al Qur’an yang baik-baik. Anda tinggal pilih yang mana, yang anda sukai 
dan anda miliki.

Buku-buku Tafsir itu tidak ditafsirkan dengan cara sembarangan dan tidak dengan 
cara logika.

Kalau ada yang mengetahui dan menganggap Terjemah dan Tafsir-tafsir Al Qur’an 
itu ditafsirkan dengan sembarangan dan dengan logika.

- Mengapa tidak protes atau complain kepada Para Penafsirnya dan Penerbitnya.

-Mengapa kalau ada yang merasa mengetahui bahwa di dalam Al Qur’an,   Surat Apa 
/ Nomor berapa dan ayat Nomor berapa? Yang diterjemahkan maupun ditafsirkan 
secara sembarangan dan dengan cara logika, kok tidak dilaporkan kepada Penerbit 
dan Para Penafsirnya?

(4)-Buku-Asbabul Nuzulnya Al Qur’an.

Karena kita bukan Ahlinya Penterjemah dan Pentafsir Al Qur’an, maka untuk 
meyaqinkan cara kita mengambil hokum  mana yang paling baik, maka dengan cara 
membandingkan dari Terjemah dan Tafsir dari Departement Agama dengan Tafsir 
Ibnu Katsir dengan Tafsir UII , dengan tafsir Hamka,  dsb.
 
Dari Terjemah, Tafsir, Asbabun Nuzulnya,  Al Qur’an itu  dan dipadukan dengan 
Hadits-hadits yang shahih, maka kita dapat mengambil kesimpulan inilah yang 
kita anggap benar dan bisa dipakai sebagai pedoman dan Pembelajaran Agama Islam.

Kalau tidak bisa dengan cara itu, ya paling tidakt kita harus memiliki Al 
Qur’an dan terjemahnya dari :  Buku “Al Qur’an dan Terjemahnya” Cetakan 
Mujamma’ Al Malik Fahd Li Thiba’ At Al Mush-haf Asy Syarif” , Medinah Munawarah 
PO.Box.6262 Kerajaa Saudi Arabia. 
Buku ini dijual-belikan dimana-mana, dipasar loak juga banyak.

Kesimpulannya:
Kita tidak usah :”Menterjemahkan dan Menafsirkan Al Qur’an” sendiri-sendiri. 
Karena sudah banya Mufasirin (ahli tafsir) dan sudah banyak ahli penterjemah.

Hadits-hadits sebagai petunjuk tehnis dan pelaksanaan ibadah, dan sebagai 
penjelasan-penjelasan dari ayat-ayat Al Qur’an.

Hadits-Hadits yang bisa / dapat diambil sebagai rujukan hukum agama adalah:

1-Hadits Shahih Imam Bukhari
2-Hadits Shahih Imam Muslim.
3-Hadits Imam Ahmad bin Hambal
4-Hadits Imam Tirmidzi
5-Hadits Abu Dawud.
6-Hadits An Nas’i.
7-Hadits Ibnu Hiban
Masih banyak perawi hadits-hadits yang lain.

HATI-HATI BANYAK HADITS PALSU, HADITS DLA’IF, BERKELIARAN, GENTAYANGAN BEREDAR 
DI INDONESIA.

Mengapa belajar Agama Islam harus bertele-tele, bersusah payah?

Sebaiknya umat Islam di Indonesia memiliki buku “Al Qur’an dan Terjemahnya” 
Cetakan Mujamma’ Al Malik Fahd Li Thiba’ At Al Mush-haf Asy Syarif” , Medinah 
Munawarah PO.Box.6262 Kerajaa Saudi Arabia. 

Demikian yang bisa saya sampaikan, saya hanya sebatas menyampaikan apa yang 
baru saya ketahui dari Al Qur’an dan Hadits Shahih. Semoga bermanfaat bagi yang 
membaca, yang menghayati maknanya dan mengamalkannya didalam kehidupan 
sehari-hari. Semoga bertambah iman dan takwa kita dan semoga kita selamat dari 
siksa neraka yang amat sangat pedih dan ngeri..  Alhamdulillahi Rabbil’alamin. 
Billahi taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 
Sukarman.   



      

Kirim email ke