MENUNDUKKAN HAWA NAFSU
MEMBENTUK AKHLAQ LUHUR
DAN BUDIPEKERTI YANG MULIA
No.8. bersambung.
A’udzubillaahi minasy syaithaanir rajiim.
Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adikku yang insya Allah
dirahmati dan dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Ketahuilah bahwa, setiap orang Islam, setiap orang Muslim, Muslimat, Mukminin,
Mukminat, setiap orang yang beriman, itu bersaudara. Maka dari itu alangkah
baiknya sekiranya sesama Umat Mahammad s.a.w. saling nasihat menasihati supaya
Menta’ati ajaran Allah dan Rasul-Nya, Menta’ati segala Ketentuan-ketentuan-Nya
dan saling menasihati supaya menta’ati kebenaran, dan nasihat menasihati
supaya berbuat kesabaran.
Sebelumnya saya mohon ma’af apabila didalam cara saya menyampaikan artikel ini
kurang berkenan dihati anda, kurang ber adab..
SHOLAT JENAZAH- BAGI YANG BERBEDA TIDAK USAH DIPERMASAHKAN.
Sholat jenazah adalah sholat yang dilakukan atas jenazah seorang muslim,
sebelum ia dikuburkan. Sholat ini dilakukan hanya dengan berdiri, tanpa rukuk,
tanpa sujud, dan tanpa duduk. Ciri khas sholat jenazah terlihat jelas pada
ucapan takbir yang dilakukan sebanyak empat kali dibarengi dengan mengangkat
kedua tangan sampai ke telinga.
Sholat jenazah umunya dilakukan secara berjamaah, tetapi dapat pula dilakukan
sendirian. Jika dilakukan secara berjamaah maka shof (barisan) sholat hendaknya
dibuat lebih banyak meskipun jumlah orang yang melakukan sholat tidak banyak,
diusahakan agar barisan (shof) minimum 3 (tiga) baris, misalnya jumlah yang
sholat ada tujuh, maka yang seorang menjadi imam, sedangkan enam orang lainya
berdiri dibelakangnya dengan membuat tiga barisan, walaupun masing-masing hanya
dua orang kalau tempatnya memungkinkan, Imam berdiri di dekat kepala jenazah
(jika jenazahnya laki-laki) atau di sebelah pinggang (jika jenazahnya
perempuan).
Tetapi lebih banyak orang yang menyolatkan lebih baik, asal dengan ikhlas dan
mencari ridho Allah, tanpa ada embel-embel surat undangan atau amplop, tetapi
dengan kesadaran hati dengan ikhlas dan hanya mencari ridho Allah semata. Kalau
tidak ada undangan dan amplop tidak datang, itu dosa besar karena tetangga atau
saudara kita sesama muslim mempunyai hak atas kita.
Bedanya sholat jenazah dengan sholat Ghoib, adalah kalau sholat jenazah didepan
imam sholat ada jenazah atau mayitnya, tetapi kalau sholat ghoib, jenazah atau
mayitnya tidak ada didepan imam sholat.
Cara menyolatkan jenazah.
Setelah jenazah dimandikan dan dikafani, ditempatkan di depan, imam sholat
mengatur shof orang-orangnya menjadi tiga shof yang sama atau lebih banyak
shofnya bila orangnya banyak, kemudian dimulailah sholat atas jenazah itu,
sebagai berikut:
(1)-Berniat untuk melaksanakan sholat jenazah.
a-Sholat untuk jenazah laki-laki.
Ushollii ‘alaa hadzal-mayyiti arba’a takbirootin fardhol-kifaayati lillaahi
ta’aalaa. Niat ini dibaca didalam hati, bukan diucapkan dimulut. Artinya: Aku
berniat sholat fardhu kifayah atas mayit laki-laki ini dengan empat takbir,
karena Allah yang Maha Tinggi.
b-Sholat untuk jenazah perempuan:
Niat:
(2)-Bertakbir yang pertama, setelah niat, kita bertakbiratul-ihrom dengan
mengangkat kedua tangan sampai setinggi telinga, lalu membaca Al Fatihah hingga
selesai.
(3)-Bertakbir untuk kedua kali, dibarengi dengan mengangkat kedua tangan sampai
setinggi telinga, lalu membaca sholawat atas nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi
wassalam seperti pada saat duduk tasyahud dalam sholat biasa. Jadi mulai
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad, kama shollaita ‘ala aali
Ibrahim, wa baarik ‘ala Muhammad, wa ‘ala aali Muhammad, kama barokta ‘ala aali
Ibrahim, fil ‘ala mina innaka hamidun majid.
(4)-Bertakbir lagi untuk ketiga, dibarengi dengan mengangkat kedua tangan
sampai setinggi telinga, kemudian membaca do’a untuk mayat (jenazah), misalnya
dengan do’a yang pendek, yaitu: “Allahummagh-firlahu warhamhu, wa ‘aafihi wa’fu
‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’ madkholahu”. Artinya: “Ya Allah,
ampunilah dosanya, sayangilah dia, peliharalah dia, maafkanlah kesalahannya,
muliakanlah tempatnya, dan luaskanlah tempat masuknya”.
Do’a diatas adalah untuk jenazah laki-laki. Untuk jenazah perempuan, semua kata
ganti laki-laki (hu) bisas diganti dengan kata ganti perempuan (ha). Jadi
Allahummagh-firlahu dirubah menjadi Allahummagh-firlaha… dan seterusnya.
Kalau jenazahnya kanak-kanak, do’a yang dibaca adalah: “Allahummaj’allanaa
salafan wa farathan wa ajraa ”. “Ya Allah, jadikanlah dia bagi kami sebagai
titipan, penghibur, dan pahala”.
(5)-Bertakbir untuk yang keempat kali, dibarengi dengan mengangkat tangan
sampai setinggi telinga, lalu membaca do’a: “Allahumma laa tahrimmnaa ajrohu,
wa laa taftinnaa ba’dahu, waghfir lanaa walahu”. Assalaamu ‘alaikum
warahmatullaah (menengok kekanan) dan Assalamu ‘alaikum warahmatullaah (menegok
kekiri). Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau menghalang-halangi kami atas
pahalanya, janganlah Engkau menimpakan cobaan atas kami setelah kepergiannya,
dan ampunilah kami, ya Allah, juga ampunilah dia. Semoga keselamatan dan rahmat
Allah dilimpahkan atas kamu sekalian.
Untuk mayat perempuan, sama seperti do’a pada butir 3 di atas, semua kata ganti
(hu) harus dirubah menjadi (ha).
(KURANG-LEBIHNYA DALAM HAL INI SAYA MOHON MAAF)
Contoh doa sholat jenazah / sholat ghoib dari Rasulullah s.a.w.:
Dari Auf bin Malik r.a.,katanya: “Rasulullah s.a.w.membaca doa dalam sholat
jenazah, lalu kuhafal doanya itu. Ialah sebagai berikut: “Allohummaghfir lahu,
warhamhu, wa ‘afihi, wa’fu ‘anhu, wakrim nuzulahu, wa wassi’ madkholahu,
waghsilhu bilma-i wats tsalji, wal barodi, wa naqqihi minal khothoya kama
naqqoitqts tsaubal abyadho minad danasi, wabdilhu daron khoiron min darihi wa
ahlan khoiron min ahlihi, wa zaujan khoiron min zaujihi, wa adkhilhul jannata,
wa a’idzhu min ‘adzabil qobri aw min ‘adzabin nar. Kata ‘Auf, “sehingga maulah
aku rasanya menjadi mayit itu.” HSM.No.912
Artinya:
Wahai Allah! Ampunilah dia, rahmatilah dia, lindungilah dia, dan maafkanlah
dia, dan muliakanlah tempatnya, lapangkanlah tempat masuknya, dan mandikanlah
dia dengan air dan salju dan es. Dan bersihkanlah dia dari segala dosa,
sebagaimana Engkau bersihkan kain putih dari kotoran. Dan tukarlah rumahnya
dengan rumah yang lebih baik, keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, dan
isteri dengan isteri yang lebih baik. Dan masukkanlah dia ke surga, serta
bebaskanlah dia dari siksa kubur atau dari siksa neraka.
DOA MELETAKKAN JENAZAH KE LIANG LAHAT:
“Bismillaahi wa ‘ala mil-lati Rasulillah” artinya Dengan nama Allah dan atas
agama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam.
Dari Ibnu Umar, dari Nabi s.a.w., sabdanya:”Apabila kamu letakkan mayit-mayit
kamu di qubur, sebutlah: Dengan nama Allah dan atas Agama Rasulullah s.a.w.”
Dikeluarkan dia oleh Ahmad dan Abu Dawud dan Nasa’i dan dishahkan dia oleh Ibnu
Hiban.
DALAM UPACARA TAKZIAH:
1-Keluarga yang mendapat musibah kematian,
Tetangganya (wajib bagi umat Islam) untuk takziah selama tiga hari
berturut-turut, kepada keluarga yang mendapat musibah kematian..
2-Didalam takziah, sebaiknya diupayakan tidak ada makan-makan, minum-minum,
cukup air putih sekedar obat dahaga.
3-Acara dalam takziah, adakan tabliq yang mengandung isi kesabaran dalam
menerima musibah, tutup dengan doa untuk sang almarhum.
TABLIQ SEBAIKNYA BERISI:
A-Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Qs.3:185; 29:57; 21:35.
B-Ajal tidak bisa diundur, maupun dimajukan. Qs.15:5; 35:11; 23:43; 63:11;
HSM.2286-2287
C-Bila mendapat musibah, cobaan, maka sabar dan sholatlah. Qs.2:153; 2:155;
156,157.
KURANG, LEBIHNYA DALAM HAL INI SAYA MOHON MAAF.
(25)-HARTA, NALURI MNUSIA MENCINTAI HARTA,
MENCAMPUR YG HALAL & BATIL
Dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan
yang batil), dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut, dan
datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris. dan pada hari itu
diperlihatkan neraka Jahanam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi
tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Qs.Al Fajr (89):19-23
Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan
sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Qs.Al ‘Adiyaat
(100): 6,7,8
Dan jika Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan
melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya
dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi
Maha Melihat. Qs.Asy Syuro (42): 27
BAGI PARA PEMBACA TOLONG DIBETULKAN, APABILA ADA KEKURANGAN DAN KESALAHAN
Semoga bermanfaat bagi yang membaca dan yang mengamalkannya.
Semoga Allah SWT selalu memberi petunjuk dan hidayah-Nya,
kepada saya sekeluarga,dan para pembaca semua, amin.
Subhaanaka-allaahumma wa bihamdika, Asyhadu an-laailaahailla anta,
Astaghfiruka wa atuubu ilaika...
Wassalamualaikum wr. wb.
Sukarman.
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/