Dapatkan membantu negeri ini dari Krisis Global
http://www.republika.co.id/berita/14840.html
JAKARTA -- Kelompok usaha asal Arab Saudi, Bin Ladin Group, siap mengucurkan 
dana sekitar dua miliar dolar AS untuk komitmen investasi di sektor pertanian 
di Indonesia. "Studi pengembangan investasi di proyek pertanian diperkirakan 
rampung sebelum akhir tahun (2008), sehingga tahun berikutnya tinggal 
realisasi," ujar utusan khusus Presiden RI untuk Timur Tengah, Alwi Shihab, di 
kantor Kementerian Negara BUMN, Jakarta, Selasa..

Sebelum menemui Menneg BUMN Sofyan Djalil, Alwi menjelaskan untuk melakukan 
studi Bin Ladin Group telah menunjuk tim ahli dari Prancis. "Studi meliputi 
pengembangan proyek pertanian seluas 10 ribu hektar yang dijadikan pilot 
project, dari rencana total investasi sekitar 500 ribu hektar," katanya.

Kelompok usaha Bin Ladin Group menyatakan minatnya berinvestasi di sektor 
pertanian khususnya pangan (beras) seluas 500 ribu hektare. Alwi menjelaskan, 
langkah Binladin membuka lahan proyek percobaan untuk mengetahui kondisi dan 
kemungkinan munculnya kendala dalam investasi mereka.

Namun mantan Menteri Luar Negeri ini tidak menyebutkan nilai investasi untuk 
pilot project itu. Ia hanya menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sejumlah 
lokasi potensial untuk pengembangan tanaman pangan seperti Kendari, Sulawesi 
Tengah.

"Kalau menurut anda ada daerah yang bagus pengembangan dan budidaya pertanian 
tolong beritahu kami, seperti Lampung dan daerah lainnya," ujarnya. ant/is



      Clean government. Is it possible?

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke