Mungkin ini bisa menambah referensi saudaraku penanya :
Seperti dalam Tafsir Jalalain Tafsir Surat Ali Imron ayat 28 yaitu :
028. (Janganlah orang-orang beriman mengambil orang-orang kafir sebagai
pemimpin) yang akan mengendalikan mereka (dengan meninggalkan orang-orang
beriman. Barang siapa melakukan demikian) artinya mengambil mereka sebagai
pemimpin (maka tidaklah termasuk dalam) agama (Allah sedikit pun kecuali jika
menjaga sesuatu yang kamu takuti dari mereka) maksudnya jika ada yang kamu
takuti, kamu boleh berhubungan erat dengan mereka, tetapi hanya di mulut dan
bukan di hati. Ini hanyalah sebelum kuatnya agama Islam dan berlaku di suatu
negeri di mana mereka merupakan golongan minoritas (dan Allah memperingatkanmu
terhadap diri-Nya) maksudnya
kemarahan-Nya jika kamu mengambil mereka itu sebagai pemimpin (dan hanya
kepada Allah tempat kamu kembali) hingga kamu akan beroleh balasan dari-Nya.
Secara umum Wali bisa diartikan sebagai pemimpin.
Nanti saya cari lagi juga di tafsir Ibnu Kastir.
Mungkin ada yang lebih kemprehensif
dysar06 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: QS. Ali Imran
(3) : 28
Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi
wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barangsiapa berbuat
demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena
(siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan
Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya
kepada Allah kembali (mu).
QS. an-Nisa' (4) : 144
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang
kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah
kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?.
QS. al-Mai'dah (5) : 51
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang
Yahudi dan Nasrani menjadi wali (mu); sebahagian mereka adalah wali
bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil
mereka menjadi wali, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan
mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang
yang zalim.
QS. at-Taubah (9) : 23
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapa-bapa dan
saudara-saudaramu menjadi wali (mu), jika mereka lebih mengutamakan
kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan
mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
tolong dijelaskan!!!!!
---------------------------------
Berbagi foto Flickr dengan teman di dalam Messenger.
Jelajahi Yahoo! Messenger yang serba baru sekarang!
[Non-text portions of this message have been removed]