Ya Allah, Bangkitkanlah sekelompok orang beriman yang tiba-tiba Engkau izinkan 
bisa masuk ke dalam
wilayah terzalimi  -Gaza-  untuk membantu saudara-saudara mereka.   Kami tidak 
peduli apakah
mereka menggunakan bendera Ikhwanul Muslimin dari Mesir, atau bendera Tanzimul 
Jihad, atau
Angkatan Bersenjata Mesir sendiri...! .  Kami tidak peduli apakah mereka 
menggunakan bendera
Al-Qaedah, atau Harakah Syabab Al-Mujahidin dari Somalia atau Taliban dari 
Afghan...! .   Bahkan
kami tidak peduli apakah mereka berbendera atau tidak...! .    Ya Allah, kami 
sangat berharap
Engkau turunkan pasukan dari bumi manapun bahkan dari langit untuk membantu 
saudara-saudara kami
muslimin dan mujahidin di Gaza  untuk mengalahkan pasukan musuh-Mu dan musuh 
agama ini....!  .  
Amin ya Rabb...

***

Indasy Syada'idi tu'raful Ikhwan, ketika kesusahan datang barulah dapat 
diketahui mana saudara
sesungguhnya.

***

Pejuang HIzbullah hari ini meluncurkan 4 roket ke Israel dari perbatasn 
Libanon. serangan ini
merupakan yang pertama kalinya dilakukan Hizbullah sejak perang dilancarkan 
Israel 27 Desember
silam ke Gaza. Hal ini membuat Israel shok karena masih trauma atas pil pahit 
kekalahan mereka
dengan pihak Hizbullah dalam perang 2006.
Kini giliran Hizbullah turun tangan menindak kekejaman Israel di Gaza. 
Nampaknya ini adalah puncak
dari kemarahan Hizbullah yang sudah tidak sabar atas diamnya dunia Arab dan 
masih belum mampu
memberikan bantuan berarti bagi Palestina.

Hizbullah Luncurkan 4 Roket ke Israel.
http://www.warnaislam.com/berita/dunia/2009/1/8/53880/Hizbullah_Luncurkan_4_Roket_ke_Israel.htm

***

Arab Saudi enggan menggunakan kekuatan minyaknya untuk menekan Amerika Serikat 
(AS) dan
sekutu-sekutunya menghentikan kejahatan teroris Israel terhadap warga Palestina.
 
" Minyak bukan senjata. Anda tak dapat mengubah suatu konflik dengan 
menggunakan minyak ", ujar
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Saud Al-Faisalkepada wartawan di New 
York di sela
perdebatan Dewan Keamanan mengenai serangan Israel yang telah merenggut tak 
kurang dari 689 jiwa
rakyat Palestina. Ia malah menyerahkan kepada Dewan Keamanan PBB untuk 
menghentikan aksi brutal
zionis Isrel. " Tanggung jawab Dewan Keamananlah untuk membantu mengakhiri 
setiap konflik segera
setelah konflik tersebut muncul. Dan konflik saat ini di Jalur Gaza tidak 
terkecuali ", kilahnya.
Menurut Arab Saudi, bila tuntutan itu tak dilaksanakan, maka peran dan posisi 
PBB harus
dipertanyakan. " Jika Dewan Keamanan tak melakukan tindakan ... itu tentu saja 
menimbulkan
tanda-tanya mengenai kredibilitasnya ",imbuhnya.

Kepala diplomat Arab Saudi itu menyampaikan dukungan bagi rancangan resolusi 
yang diajukan Libya
yang akan menuntut gencatan senjata segera di Jalur Gaza. Namun kepala diplomat 
luar negeri
Perancis, AS dan Inggris sedang mengupayakan kesepakatan Dewan mengenai 
pernyataan yang tak
mengikat guna mendukung rencana gencatan senjata yang diajukan Presiden Mesir 
Hosni Mubarak.
Setelah pembicaraan dengan rekannya dari Perancis Nicolas Sarkozy, Mubarak, 
Selasa, mengajukan
usul tiga tahap bagi diakhirinya perang Israel melawan Hamas di Jalur Gaza. " 
Gagasan Presiden
Mubarak tak bertentangan atau bertolak belakang dengan usul (Libya) yang 
diajukan kepada Dewan
Keamanan. Sebenarnya, itu melengkapinya ", kata Pangeran Saud.

Rencana tersebut meliputi gencatan senjata segera selama masa tertentu guna 
memungkinkan bantuan
kemanusiaan. Mubarak mengundang Israel dan Palestina untuk datang ke Mesir guna 
mengadakan
pembicaraan mengenai pengamanan perbatasan Jalur Gaza, pembukaan kembali tempat 
penyeberangannya
dan pencabutan blokade Israel. Parahnya, Dewan Keamanan PBB, Rabu, kembali 
gagal mencapai
kesepakatan mengenai cara mengakhiri konflik yang sedang berlangsung di Jalur 
Gaza.

Arab Saudi Ogah Gunakan Minyak UntukTekan AS dan Sekutunya.
http://www.warnaislam.com/berita/dunia/2009/1/8/45540/Arab_Saudi_Ogah_Gunakan_Minyak_UntukTekan_AS_dan_Sekutunya.htm

***

Maghrib kemarin hari sabtu 3 Januari 2009 serangan udara pasukan Israel 
terlaknat merudal sebuah
masjid di sebelah utara jalur Gaza. Pada saat itu duaratus muslim sedang sholat 
berjamaah di dalam
masjid yang terletak di kota Bait Lahiya. Sebelas di antara mereka syahid. 
Limapuluh terluka,
sebagian di antaranya luka serius. Sebuah serangan yang nyata-nyata menambah 
daftar pembangkangan
pemerintah Yahudi terhadap hukum Allah sebab dilansir pada hari Sabat, hari 
suci mereka dan
ditujukan kepada hamba-hamba Allah yang jelas sedang beribadah.

Seolah menjadi langkah pembukaan, peristiwa di atas lalu diikuti dengan 
masuknya pasukan darat
Zionis Israel dengan segenap tank Merkava-nya.  Sejumlah tank masuk ke wilayah 
Gaza yang terkepung
melalui Beit Hanoun pada Sabtu malam, sementara kabinet Israel telah memanggil 
9000 tentara
cadangan sebagai bagian dari persiapan. Serangan darat akhirnya ditempuh 
pasukan Zionis setelah
perang memasuki hari ke delapan. Banyak pihak mengkhawatirkan bahwa dengan 
pecahnya serangan darat
Israel maka fase perang ini memasuki kondisi berdarah yang semakin dahsyat. 
Diperkirakan bahwa
banyak korban bakal jatuh pada kedua belah fihak yang bertikai. Satu hal yang 
pasti, akan lebih
banyak lagi rakyat Gaza yang bakal menjadi korban paling pertama. Sedangkan 
sudah sebanyak 464
warga  Gaza menjadi syuhada semenjak perang pecah sabtu yang lalu dan lebih 
2000 terluka.

Saudaraku, berita ini sudah sepatutnya menggugah hati dan iman-islam kita. Demi 
Allah, ketika
berita ini kami dengar pertama kali jantung berdegup kencang. Marah, sedih, 
prihatin, geram
sekaligus ketidakberdayaan menjadi satu di dalam hati. Di satu sisi, harapan 
kepada Allah tetap
menyala, namun di lain sisi kesadaran bahwa ini merupakan suatu perang yang 
tidak seimbang juga
sangat nyata. Semua hanya tertuang dalam doa seorang muslim bagi 
saudara-saudaranya di Gaza.
اللهم انصر إخواننا المسلمين و المجاهدين في فلسطين
“Ya Allah, tolonglah saudara-saudara kami muslimin dan mujahidin di Palestina.”


Banyak demo berlangsung di berbagai penjuru dunia mengecam Israel dan mendukung 
Palestina. Bukan
saja di dunia Islam dari Maroko hingga Indonesia. Bahkan demo serupa telah 
berlangsung di berbagai
kota di dunia Barat, baik di Eropa maupun Amerika.  Di inggris saja kemarin 
telah berlangsung demo
serentak di 18 lokasi berbeda...! Namun sejujurnya tidak ada langkah kongkrit 
apapun yang berhasil
menghentikan kebrutalan Zionis Israel. Aspirasi di jalan-jalan sangat berjarak 
dengan statemen
para pemimpin mereka. Dan di antara pemimpin yang paling besar memperoleh 
tuduhan sebagai fihak
yang paling bertanggung-jawab ialah Presiden Mesir Hosni Mubarak.

Mubarok dipandang oleh banyak kalangan sebagai fihak yang paling banyak bisa 
berbuat  untuk
membantu, namun ia berbuat sebaliknya.   Wilayah Mesir merupakan satu-satunya 
wilayah selain
Israel yang berbatasan langsung dengan wilayah Gaza. Namun hingga saat ini 
pintu perbatasannya
terlarang untuk dibuka kecuali untuk keperluan-keperluan terbatas. Di antaranya 
untuk mengeluarkan
korban terluka  warga Gaza untuk ditransfer ke Rumah Sakit Militer di Mesir. 
Dan hingga saat ini
jumlah yang ditransfer masih sangat minim dibandingkan fakta korban yang 
berjatuhan. Pintu Rafah
juga kadang dibuka untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, berupa suplai bahan 
makanan dan
kebutuhan medis. Itupun dalam jumlah yang jauh di bawah jumlah yang dibutuhkan 
rakyat Gaza.    Dan
semua itu hanya bisa terjadi berdasarkan izin pemerintah Israel...!!!

Saudaraku, sungguh malang nasib bangsa Palestina. Sudahlah mereka disandera 
melalui blokade
seluruh pintu perbatasannya oleh Zionis Israel sejak satu setengah tahun yang 
lalu. Tidak ada
bantuan kemanusiaan plus jurnalis  yang dibenarkan masuk ke dalam Gaza.

Ada satu jalur masuk yang berada di bawah administrasi sebuah pemerintah 
masyarakat sesama muslim,
yaitu Mesir, malah penguasa thoghut negara terkait dengan penuh kepatuhan 
kepada Zionis Israel
bersikeras menutup jalur itu. Tidak mengherankan bila dalam banyak demo di 
berbagai kota di
segenap penjuru dunia kaum muslimin menjuluki Hosni Mubarok sebagai pengkhianat 
yang berfihak
kepada musuh, bahkan ada yang menjulukinya sebagai jelamaan sosok Fir’aun.
 
Allah menggambarkan karakter kaum muslimin sebagai berikut:
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ
أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ
 وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ
الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ
اللَّهَ وَرَسُولَهُ
 أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ
عَزِيزٌ حَكِيمٌ
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) 
menjadi penolong
bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma`ruf, mencegah 
dari yang mungkar,
mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka ta`at kepada Allah dan 
Rasul-Nya. Mereka itu
akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha 
Bijaksana.” (QS
AtTaubah ayat 71)
 
Jika Presiden Hosni Mubarok tidak ingin menjadi bagian dari orang beriman yang 
menjadi penolong
sesama, maka ia sepenuhnya akan menanggung akibatnya. Tetapi sebagai seorang 
muslim yang hanya
mampu menyaksikan dari kejauhan, sebagai seorang saudara yang hanya bisa empati 
melalui layar kaca
sambil berdoa kepada Allah penuh harap, sungguh hati kita tersayat-sayat 
melihat ini semua
terjadi. Hanya Allah yang Maha  tahu berapa banyak lagi korban mesti jatuh di 
Gaza sebagai akibat
serangan darat pasukan Zionis terlaknat.

Ya Allah, izinkanlah kaum muslimin yang berada dekat  perbatasan pintu Rafah 
untuk sanggup
menjebol pintu penghalang ekspresi mahabbah danukhuwwah (cinta dan 
persaudaraan) sesama orang
beriman. Bangkitkanlah sekelompok orang beriman yang tiba-tiba Engkau izinkan 
bisa masuk ke dalam
wilayah terzalimi Gaza untuk membantu saudara-saudara mereka. Kami tidak peduli 
apakah mereka
menggunakan bendera Ikhwanul Muslimin dari Mesir, atau bendera Tanzimul Jihad, 
atau Angkatan
Bersenjata Mesir sendiri...! Kami tidak peduli apakah mereka menggunakan 
bendera Al-Qaedah, atau
Harakah Syabab Al-Mujahidin dari Somalia atau Taliban dari Afghan...! Bahkan 
kami tidak peduli
apakah mereka berbendera atau tidak...! Ya Allah, kami sangat berharap Engkau 
turunkan pasukan
dari bumi manapun bahkan dari langit untuk membantu saudara-saudara kami 
muslimin dan mujahidin di
Gaza  untuk mengalahkan pasukan musuhMu dan musuh agama ini....!
 
Ya Allah, ampunilah ketidakberdayaan kami karena sebatas inilah kesanggupan 
kami. Andai Engkau
izinkan tentu kamipun berharap untuk Engkau pilih masuk ke dalam barisan mereka 
itu.... Amin ya
Rabb...

Wahai Kaum Muslimin, Jebol Pintu Rafah...!.
http://www.eramuslim.com/suara-langit/penetrasi-ideologi/wahai-kaum-muslimin-jebol-pintu-rafah.htm

***











  
---------------------------------
  
  Tarekat Qodiriyah Wa Naqsyabandiyah
  klik
  http://www.SyaikhAchmadSyaechudin.org
    
---------------------------------
  



      
___________________________________________________________________________
Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.
Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.
http://id.messenger.yahoo.com

Kirim email ke