Tulisan saya yang sudah lama, saya kirim ulang kembali. Hafal kaji dek banyak
diulang....
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamualaikumwarahmatullaahiwabarakaatuhu.
Keadialan para sahabat radhiallahu'anhum 'ajma'iin.
Pendahuluan :
Sebelum kita masuk pada defenisi "keadilan sahabat", ada baiknya kita kembali
dulu kepada golongan yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita, yaitu kaum,
atau golongan "Syi'ah Imamiyah". Saya tidak akan membicarakan sejarah siapa itu
"Syi'ah" dari awal tumbuhnya secara panjang lebar, tetapi sepintas saya hanya
akan membicarakan bagaimana sikap mereka tentang keadilan para sahabat
Rasulullah shalallaahu'alaihi wasallam.
Syi'ah Raafidhah bersikap kepada sahabat rasulullah dengan sikap penuh
kebencian, permusuhan, dan haqad(iri). Hal ini jelas kelihatan dari sikap
mereka mencela dengan celaan yang cukup besar terhadap sahabat nabi Muhammad
Shalallahu'alaihi wasallam.
Ni'matullah Al Jazaairiy berkata :
Syi'ah Al Imaamiyah(maksudnya yang berimam kepada Ali karamahullaahiwajhah),
berkata dengan jelas atas keimaman mereka pada sahabat Ali, dan tidak mengakui
sahabat yang lain, bahkan mereka berkeyakinan bahwa tanda iman kepada Allah
'azzawajalla dan rasulNya adalah dengan berlepas diri dari para sahabat
khususan tiga sahabat yang sangat dimuliakan oleh rasulullah sendiri yaitu "
Abu Bakar, Umar dan Ustman", juga ummahaatulmukminin, radhiallahu
'anhum/'anhunna ajmai'in.
Muhammad Baqir Al majlisy berkata :
Aqidah kami adalah kami berlepas diri dari asnaam(patung) yang empat yaitu Abu
Bakar, Umar, Ustman, Mu'awwiyah, dan perempuan yang empat yaitu, 'Aisyah,
Hafsah, Hindun, Ummulhakam dan sekalian golongan dan kaum yang mengikuti
mereka,karena mereka adalah sejelek-jelek kaum dimuka bumi ini, oleh sebab itu
barang siapa yang ingin sempurna imannya kepada Allah dan rasulNya adalah
dengan berlepas diri dari mereka itu.(haqqul yaqin halaman 519 diterjemahkan
dalam bahasa Arab oleh syeikh Muhammad Abd sattar didalam kitabnya buthlaan
'aqaa'id assyii'ah hal 53).
Bagi yang ingin mendalami bagaimana keji dan sadisnya celaan Syi'ah tentang
para sahabat silahkan baca-baca buku tentang Syi'ah. Kita tidak membahas
semuanya, cukup cuplikan saja. Saya tidak ingin membahas Syia'ah namun ingin
menyampaikan saja apa dalil-dalil mereka.
Beberapa contoh permainan mereka didalam menafsirkan ayat-ayat AlQuran untuk
menolak para sahabat menurut defenisi yang mereka dugakan dan juga insyaAllah
akan kita baca penolakan para ulama terhadap dalil bathil yang mereka kemukakan.
Jadi jangan heran sampai zaman sekarangpun banyak ummat yang katanya muslim
memakai ayat-ayat AlQuran juga hadits untuk hal-hal merusak agama Islam, dengan
menafsirkan ayat seenak dewe mereka, karena pada dasarnya hal semacam ini sudah
ada sejak zaman dahulu kala, apalagi zaman sekarang, tidak heran, percayalah
hal semacam ini akan ada terus sampai akhir zaman, karena kalau ngak ada
begituan kiamatlah sudah dan tak serulah kehidupan diduniawi ini tanpa ada
hal-hal semacam itu, yang penting bagi kita ummat islam adalah membentengi diri
dan keluarga dari syubhat-syubhat semacam itu.
Dengan apa..? Dengan AlQuran dan hadits asshahihah tentunya.Apa dalil mereka?
Dan saya sengaja mengemukakannya kembali karena zaman sekarangpun ada yang
memakai dalil semacam ini untuk menjatuhkan keadilan para sahabat sehingga
hadits dari sahabat tidak bisa dipakai, dalil ini dipakai oleh sebahagian
orang yang ingkar sunnah dan menolak keadilan para sahabat. sebahagian orang
ingkar sunnah.
1)
Ayat AlQuran surat Al Imran 143,144.(tolong semua buka AlQuran lihat
terjemahannya).
Mereka ahli Syi'ah mendakwahkan bahwa ayat ini sudah dengan jelas menyatakan
berpalingnya para sahabat sesudah kematian Rasulullah shalallahu'alaihi
wasallam. Ayat ini ditujukan langsung untuk para sahabat yang hidup dimasa
rasulullah di Madinah.
Bagaimana jawaban para ulama akan hal ini..?
Bersambung…
[Non-text portions of this message have been removed]