(Eramuslim) Islamabad
- Tokoh Taliban Pakistan Sufi Muhammad, yang memainkan peran penting
dalam penegakkan hukum Islam di wilayah lembah Swat Pakistan pada hari
Ahad kemarin mengatakan bahwa tidak ada ruang bagi demokrasi di dalam
Islam dan hal tersebut bertentangan dengan Al-Quran.
Dalam sebuah pertemuan akbar yang mengumpulkam ribuan orang di
Mingora sebuah kota utama di lembah Swat, pimpinan dari
Tehrik-e-e-Nifaz-Shariah Muhammadi (TNSM) menjelaskan bahwa demokrasi
sebagai sistem yang tidak Islami.
Dijelaskannya bahwa tidak ada ruang bagi demokrasi dalam sebuah
sistem islam, Sufi Muhammad menuduh pemerintah Pakistan menjadi antek
barat dengan mendorong sistem 'kafir' diterapkan pada negeri tersebut.
Sufi Muhammad mengatakan bahwa mereka telah bertahun-tahun berjuang
untuk diterapkannya syariat Islam di wilayah Malakand termasuk
didalamnya lembah Swat, dan sekarang kami menikmati hasil perjuangan
kami tersebut. Dia menegaskan bahwa semua undang-undang yang tidak
'Islami' akan segera dihapuskan di wilayah Malakand.(fq/toi)
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
[Non-text portions of this message have been removed]