Saatnya Sadar
Sudah seharusnya kita sadar,
kalau harus menghabiskan energi, maka itu harus dihabiskan untuk
penegakan syariat Islam semata. Bukti-bukti dari kerusakan yang
ditimbulkan oleh berbagai bentuk penerimaan, kompromi dan penegakkan
hukum-hukum jahiliyah sudah sedemikian nyata. Karenanya, keringat dan
peluh harus kita kembalikan untuk menyuarakan satu solusi yang sama:
syariat Islam. Ini merupakan usaha mengembalikan arah perjuangan para
pahlawan kepada apa-apa yang mereka cita-citakan. Sejak semula,
perjuangan terhadap syariat Islam sudah sedemikian jelas, yaitu ketika
kesultanan-kesultanan Islam menghadapi penjajah. 
Sekaranglah
saatnya kembali, di antara kita sudah sama-sama shalat, sama-sama
shaum, sama-sama menutup aurat, sama-sama membaca Alquran, sama-sama
bersedekah dan melakukan berbagai ibadah mahdhoh lainnya, dan bahkan
sama-sama mengikuti partai politik, tetapi ada bagian yang kita
tinggalkan; menyuarakan syariat Islam untuk kemudian menerapkannya
dalam berbagai persoalan pengelolaan bumi dan laut.  Firman-Nya:
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena
perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka
sebahagian dari  perbuatan mereka, agar mereka kembali” (TQS. Ar Ruum
[30]: 41).[] 

lengkapnya di 
http://www.mediaumat.com/index.php?option=com_content&task=view&id=426&Itemid=2


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke