Dari Moderator: Terlepas dari politik, Hendaknya semua muslimah yang sudah dewasa mengenakan jilbab. Entah itu capres, istri capres/cawapres, atau pun yang lainnya.
Semoga kita semua menyadari itu dan berdoa mudah2an Allah memberi kita semua untuk menjalakkan kewajibanNya dan menjauhi laranganNya. Wassalam Istri capres-cawapres Jusuf Kalla (JK)-Wiranto yang terbalut ‘Jilbab’ menjadi daya tarik warga PKS. Meski PKS mendukung duet SBY-Boediono, namun mayoritas warga PKS masih memberikan ‘hati’-nya ke JK-Wiranto. "Bahkan kalau mau jujur sebagian besar warga PKS, hatinya masih ke JK-Wiranto. Alasannya, istrinya berjilbab," kata Wasekjen DPP PKS Zulkieflimansyah. Hal ini disampaikan dia sebelum diskusi bertajuk 'Pilpres 2009 dan Dilema Sistem Presidensial' di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2009). Untuk itu, menurut dia, tugas DPP membuat rasionalitas kenapa harus memilih SBY-Boediono. "Tetapi, kalau komitmen harus membelot itu tidak ada di kultur PKS. Tetapi kalau simpatisan atau pemilih ya bisa. Karena kalau pemilih, tidak semua kader. Pemilih PKS lebih besar dibanding kader. Kader kita 3 juta. Kalau pemilih hampir 8 juta. Jadi ada 5 juta lebih yang ada di luar kontrol kita," papar dia. Zulkieflimansyah: Sebagian Besar Warga PKS Hatinya ke JK-Wiranto. http://pemilu.detiknews.com/read/2009/05/25/112639/1136567/700/zulkieflimansyah-sebagian-besar-warga-pks-hatinya-ke-jk-wiranto ***** Urusan ‘jilbab’ jadi tantangan tim kampanye PKS untuk memenangkan SBY-Boediono dalam Pilpres 2009. PKS harus meyakinkan simpatisannya tentang keunggulan dari pasangan yang sempat dinilai kurang mencerminkan nilai-nilai Islami tersebut. Demikian kata Soeripto tentang misi dari tim kampanye PKS. Politisi senior PKS ini dijumpai wartawan di peluncuran President Center yang merupakan tim sukses bagi SBY-Boediono di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (22/5/2009). "Akhir-akhir ini banyak yang mendiskreditkan mengapa PKS tidak memihak capres-cawapres yang istrinya pakai jilbab. Itu tantangan tersendiri bagi PKS", kata dia. Tentu saja tugas PKS bukan hanya meyakinkan bahwa SBY-Boedinono cukup Islami meski istri masing-masing tidak berjilbab. Tugas besar tim PKS adalah ‘memberikan warna’ religi’ dan merangkul kelompok ormas Islam dalam setiap kegiatan atau aksi kampanye pasangan yang mereka jagokan tersebut. "Indonesia ini kan 90% warganya Islam, tentu ini tugas PKS untuk massa religiusnya," ujar Soeripto tentang misi utama tim kampanye PKS. Misi lainnya adalah merebut hati golongan swing voter dan golput yang hingga kini belum menentukan siapa pasangan pilihannya hingga hari-H Pilpres 2009. Menurut perkiraan jumlah mereka secara nasional mencapai kurang lebih 45 juta orang. "Kalau setengahnya saja sudah bisa direbut, maka bisa memudahkan," jelas mantan Sekjen Dephut ini. Urusan Jilbab Jadi Tantangan PKS Menangkan SBY-Boediono . http://pemilu.detiknews.com/read/2009/05/22/165823/1135703/700/urusan-jilbab-jadi-tantangan-pks-menangkan-sby-boediono ***** Urusan ‘Jilbab’ bagi PKS dianggap sebagai tantangan untuk membuat rasionalitas untuk meyakinkan simpatisannya, kenapa harus memilih SBY-Boediono, dan meski istri masing-masing ‘tidak ber-jilbab’ namun SBY-Boediono pun cukup Islami. Namun, karena tugas besar PKS sebagai parpol ‘Dakwah’ Islam yang memang sudah seharusnya jika selalu berupaya ‘memberikan warna religi Islam’ dalam setiap kegiatan dan aksi politiknya. Maka, apakah tidak sebaiknya dalam urusan ‘Jilbab’ itu, bagi PKS diartikan dan rasionalitaskan saja sebagai tantangan dakwah, agar bagaimana PKS bisa meyakinkan SBY-Boediono tentang pentingnya Jilbab, sehingga isteri beliau berdua itu juga segera memakai Jilbab sebagai busana dalam kesehariannya ?. ***** Pasangan capres-cawapres Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Wiranto) menemui ibu-ibu jamaah pengajian yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Ta'lim (BKMT). BKMT memuji JK-Wiranto sebagai 'trully nusantara' dan istrinya yang mengenakan ‘jilbab’. " Pak JK dan Pak Wiranto merupakan figur-figur politik yang kita harapkan mudah-mudahan ikhlas. Kami mendukung beliau-beliau yang mempunyai sosok kepemimpinan tegas dan merakyat ", kata Ketua BMKT Tuty Alawiyah. Tuty yakin duet JK-Wiranto lebih mampu dan lebih baik dibanding kandidat lainnya. Menurut Tuty, pasangan tersebut juga pasangan muslim yang amanah. " Pasangan JK-Wiranto itu trully nusantara. Perpaduan Jawa-Luar Jawa. Dan kita juga melihat istrinya Ibu Mufidah Kalla dan Ibu Uga Wiranto berbusana muslimah ", puji mantan menteri negara pemberdayaan perempuan ini. Hal itu disampaikan Tuty dalam silaturahmi dengan JK-Wiranto yang digelar di kediamannya, Jl Jati Waringin No 52 Jati Bening, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2009). Di acara ini, JK dan Wiranto didampingi oleh istri. Dalam kesempatan itu, Tuty melantik seratus relawan BKMT yang akan diterjunkan untuk memenangkan pasangan JK-Wiranto. " Kami dari BKMT telah menyiapkan relawan se-Jabodetabek sebanyak 100 orang untuk kemenangan JK-Wiranto ", pungkasnya. BKMT : JK-Wiranto Trully Nusantara, Istrinya Berbusana Muslimah. http://pemilu.detiknews.com/read/2009/05/23/125127/1135933/700/bkmt-jk-wiranto-trully-nusantara-istrinya-berbusana-muslimah ***** JK “Berjilbab”. Anda jangan terkecoh dengan judul posting di atas, ini juga dilakukan agar anda tertarik membaca postingan ini, bukan ber-blangkon, karena ternyata taktik ‘jilbab’ yang tampak ‘sederhana’ ini justru dijadikan tambahan ‘amunisi’ bagi JK-Win dalam kampanye pilpres. Saya hanya ingin mengupasnya dari sisi strategi/taktik atau lebih populernya boleh disebut sebagai kiat, kebetulan memang lagi belajar dan meneliti tentang hal-hal serupa untuk tingkat korporasi. Untuk singkatnya kiat ini secara sederhana dapat dikatakan sebagai strategi Differensiasi atau lanjutannya disebut focus differensiasi. Anda masih ingat maha guru strategi ‘Michael Porter’ ?. Porter membedakan strategi secara umum terbagi dua yaitu ‘cost leadership’ atau kepemimpinan biaya, dimana biaya yang rendah menjadi strategi bersaing, dan sebaliknya ‘differensiasi’ yang menawarkan suatu produk atau jasa yang unik dengan harga premium, dengan berkonsentrasi pada suatu segmen produk atau wilayah pasar tertentu. Untuk mendukung strategi ini diperlukan suatu kemampuan marketing yang handal, keahlian teknis, reputasi perusahaan, tradisi yang kuat, dan kerjasama yang baik di saluran distribusi. Mari kita lihat kiat ‘Jilbab Loro’ yang dirilis oleh Tim JK for Presdient, Zainal Bintang, kepada media online Ininah.com (21/05). Konon kiat ini terinspirasi dari strategi ‘Kupluk Loro’ yang digunakan SBY-JK pada Pilpres 2004 dalam menggalang suara dari kalangan Islam pernah untuk mengalahkan Mega-Hasyim di Jawa Timur. Dasarnya juga sederhana, bahwa memang kebetulan istri masing-masing dari pasangan JK-Wiranto memakai jilbab, maka jargon ‘Jilbab Loro’ akan digunakan Tim Sukses. Target kiat ini adalah untuk menggaet pemilih muslim terutama di daerah Jawa. Ini juga konsisten dengan beberapa sentilan dari JK bahwa pasangan JK-Wiranto merupakan pasangan yang ‘religius’. JK memang tercatat sebagai pengurus NU di Sulawesi Selatan, dan istrinya, ibu Mufidah, penggiat Muhammadiyah. Ibu Ugha, istri Pak Wiranto juga berasal dari Gorontalo yang berpenduduk mayoritas Islam. Menurut tim ini, kalau para istri JK-Win itu sudah lama memakai jilbab bukan hanya karena ada kepentingan tertentu, misalnya publikasi populer atau acara-acara keagamaan saja. Dari penjelasan singkat ini maka bisa diklopkan dengan strategi differensiasi yang dimaksud yang membedakannya dengan kiat lain yang sudah lumrah ada. Kiat ini didukungan oleh reputasi dan tradisi yang kuat, nah yang mungkin menjadi pertanyaan kelak sejauh mana hal ini bisa diejahwantahkan oleh tim sukses yang mendistribusikan jualan ini ke segmen pemilih muslim di wilayah dengan basis populasi muslim yang padat ?. Apakah kita ini akan bisa berhasil dan dapat menjadi bahan diskusi atau studi kasus di kelas-kelas humas, pemasaran, dan manajemen ?. Mari kita tunggu hasilnya !. JK “Berjilbab”. http://public.kompasiana.com/2009/05/21/jk-berjilbab/ ***** Tarekat Qodiriyah Wa Naqsyabandiyah klik http://www.SyaikhAchmadSyaechudin.org Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer [Non-text portions of this message have been removed]

