Jangan mudah di adu domba oleh kaum Liberal...........
Pernyataan Sikap atas Buku Ilusi Negara Islam
By Republika Contributor
Selasa, 26 Mei 2009 pukul 12:24:00
YOGYAKARTA -- Sejumlah peneliti yang namanya tercantum sebagai kontributor
dalam buku Ilusi Negara Islam, Dr Zuli Qodir, Adur Rozaki MSi, Laode Arham SS,
Nur Khalik Ridwan SAg, memrotes terhadap buku 'Ilusi Negara Islam' yang
diterbitkan The Wahid Istitute, Maarif Institute dan Gerakan Bhineka Tunggal
Ika. Menurut mereka, buku tersebut tidak sesuai dengan apa yang mereka teliti
dan isinya mengadu domba umat Islam.
DI bawah ini kopi siaran pers pernyataan sikap keempat peneliti:
Berkaitan dengan terbitnya buku Ilusi Negara Islam yang mengundang kontroversi,
dengan ini kami ingin memberikan klarifikasi sekaligus pernyataan terkait
dengan substansi buku tersebut:
1. Materi (isi) buku yang disajikan di dalamnya bukanlah hasil riset dan karya
kami dan karena itu kami tidak mungkin mengakui sebagai hasil penelitian kami.
Padahal di dalam buku tersebut kami disebut sebagai peneliti.
2. Di dalam proses penerbitan buku tersebut, kami tidak pernah diajak dialog di
dalam proses menganalisis data dan membuat laporan penelitian sampai penerbitan
menjadi sebuah buku.
3. Bahkan dalam proses pengumpulan data, beberapa nama yang di buku tersebut
dicantumkan sebagai peneliti, jauh hari sudah mengundurkan diri, yakni saudara
Nur Khalik Ridwan dan Abdur Rozaki, sehingga tidak terlibat lagi di dalam
tahapan penelitian selajutnya, mulai dari pengumpulan data, analisis data,
penulisan laporan sampai pada penerbitan buku.
4. Kami melihat buku “Ilusi Negara Islam” itu, tujuannya telah bergeser dari
riset yang semula bertujuan akademik pada tujuan politis dengan cara tetap
mencantumkan nama-nama peneliti yang sebelumnya sudah mengundurkan diri namun
namanya tetap dicantumkan sebagai peneliti (dan menyimpang dari desain awal
penelitian).
5. Kondisi ini diperkuat oleh kesaksian hampir semua peneliti daerah yang
namanya tercantum di dalam buku tersebut tidak pernah pula diajak untuk
berdialog untuk menganalisis data temuan di lapangan dalam kerangka laporan
hasil penelitian yang utuh. Para peneliti daerah namanya dicatut hanya sebagai
legitimasi politis dari kepentingan pihak asing sebagaimana yang dilakukan oleh
Holland Taylor dari Lib for All, Amerika Serikat yang begitu dominan bekerja di
dalam kepentingan riset dan penerbitan buku ini.
6. Kami menuntut kepada pihak Lib for All agar menarik peredaran buku tersebut
jika tetap mencantumkan nama-nama kami. Kami menghimbau kepada para peneliti
dan intelektual Indonesia untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah diperalat
dan dimanipulasi oleh kepentingan agen intelektual asing yang bekerja di
Indonesia tercinta.
Yogyakarta,
Jumat, 25 Mei 2009
Atas nama yang dicantumkan sebagai peneliti dalam
buku “Ilusi Negara Islam”
Dr.
Zuli Qodir
Abdur
Rozaki, M.Si
Laode
Arham, S.S.
Nur Khalik
Ridwan,S.Ag
Kunjungi artikel ini di sini
________________________________
Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. Rasakan
bedanya!
Pemerintahan yang jujur & bersih? Mungkin nggak ya? Temukan jawabannya di
Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]