HAKEKATNYA, HIGMAHNYA  MENDIRIKAN SHOLAT
Berdasarkan persfektif Al Qur’an dan Hadits 
No.6 Bersambung
 
PERINTAH SHOLAT:
SHOLATNYA NABI MUHAMMAD S.A.W., SEBELUM  HIJRAH DAN ISRO’  MI’ROJ:
Sholatnya Mahgrib dan Subuh. Al Qur’an, surat Al Mu’min, surat ke 40 ayat No. 
55 sbb:
 
Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah 
ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang 
dan pagi.    Qs.40:55
 
Al Qur’an, surat Al Insaan, surat ke 76 ayat No. 25 sebagai berikut:
Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.
 
Al Qur’an, surat Hud, surat ke 11 ayat No. 114 sebagai berikut:
Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi)  dan pada bahagian 
permulaan dari pada malam. (petang) Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik 
itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi 
orang-orang yang ingat. Qs.Hud (11): 114 ;   = 2X  Sholat = Sholat Subuh dan 
Sholat Maghrib.
 
(1): Qs.40:55; Qs.76:25; Qs.11:114 = 2X sholat: –Pagi=Sholat Subuh; + Petang= 
Maghrib. 
 
Rasulullah s.a.w.diperintahkan sholat malam: “Qiyamu Lail (sholat Tahajud)”:
(2): Qs.73:1 s/d 4; Qs.76:26 = 1X sholat: --Sholat malam (sholat tahajud)..
Al Qur’an, surat Al Muzzamil, surat ke 73 ayat No. 1 s/d 4 sebagai berikut:
 
Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sholat) di malam hari, 
kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari 
seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur'an itu 
dengan perlahan-lahan.  Qs.Al Muzzammil (73): 1 s/d 4  (Sholat qiyamul lail= 
sholat malam. Selain sholat Isa)
 
Al Qur’an, surat Al Insaan, surat ke 76 ayat No. 26 sebagai berikut:
 
Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah 
kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari. Qs.Al Insaan (76): 26 
(sholat qiyamul lail, selain sholat Isak)
 
Kesimpulannya sebelun Isro’ dan Mi’roj, Rosulullah s.a.w. sudah sholat, 
sehari-semalam sholatnya 3X (pagi=shubuh; petang=maghrib; dan malam=tahajud) 
 
 
 
PERINTAH SHOLAT SETELAH ROSULULLAH S.A.W. HIJRAH DAN ISRO’ MI’ROJ:
Setelah Rasulullah s.a.w. turun dari Isra’ Mi’raj, sampai di Masjidil Haram (di 
Makkah) sebelum sholat Subuh, maka turunlah Al Qur’an, surat Al Israa’, surat 
ke 17 ayat No.78 sbb:
 
Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan 
(dirikanlah pula sholat) subuh. Sesungguhnya sholat subuh itu disaksikan (oleh 
malaikat).Qs.Al Isro’ (17): 78 - - -Catatan kaki: Ayat ini menyatakan 
waktu-waktu sholat yang 5 X sehari-semalam: “Tergelincir matahari untuk waktu 
sholat zhuhur dan Ashar, gelap malam untuk waktu Maghrib dan Isya’
 
Keterangan 
Turunnya ayat Qs Al Isroo: (17) :78 ini setelah Nabi Muhammad s.a.w.turun dari 
Mi’raj sampai di Makkah, jadi ayat ini diterima oleh Rasulullah s.a.w. ketika 
turun dari Mi’raj dan sampai di Masjidil Haram, ayat  Qs.17:78 ini termasuk 
Ayat-ayat Makiyah (diterima di Makkah) bukan di Sidratil Muntaha. Jadi perintah 
sholat melalui wahyu, bukan menghadap langsung kepada Allah SWT dan 
tawar-menawar  dengan Allah, dari 50 menjadi 5 kali sehari, mana yang benar Al 
Qur’annya atau dongengnya orang-orang Israiliyyat. (Hadits-hadits Israiliyat)..
 
PERINTAH-PERINTAH SHOLAT MELEWATI WAHYU (AL QUR’AN) AL:
Al Qur’an, surat Al Ankabuut, surat ke 29 ayat No.45 sebagai berikut:
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur'an) dan 
dirikanlah sholat.  Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) 
keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar 
(keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain).  Dan Allah mengetahui apa yang 
kamu kerjakan.
 
Al Qur’an, surat Al Hajj, surat ke 22 ayat No. 77 sebagai berikut:
Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu 
dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. 
 
Al Qur’an, surat An Nuur, surat ke 24 ayat No. 56 sebagai berikut:
Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan ta’atlah kepada rasul, supaya 
kamu diberi rahmat. 
 
Al Qur’an, surat At Thaahaa, surat ke 20 ayat No. 14 sebagai berikut:
[20.14] Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain 
Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku.  
 
PERINTAH SHOLAT NAFILAH ATAU SHOLAT TAHAJUD, SHOLAT NAFILAH 
Al Qur’an, surat Al Israa’, surat ke 17 ayat No.79 sebagai berikut:
 
Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu 
ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang 
terpuji.
 
PERINTAHKAN SHOLAT KEPADA KELUARGAMU:
Al Qur’an, surat Thaahaa, surat ke 20 ayat No. 132 sebagai berikut:
 
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah kamu 
dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kami lah yang memberi 
rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa. 
 
Al Qur’an, surat Adz Dzaariyaat, surat ke 51 ayat No. 56 sebagai berikut:
 
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka 
menyembah-Ku.   (Pengertiannya menyembah-Ku = menghambakan diri, mengabdikan 
diri, beribadah  kepada Allah) 
 
Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).Qs.An Najm (53):62.
 
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan 
keta’atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka 
mendirikan sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang 
lurus. Qs.Al Bayyinah (98):  5
 
PERINTAH SHOLAT ‘IDUL ADHA DAN BERKORBAN: 
Sholat Idhul Adha wajib hukumnya, karena perintah Allah. Qs.Al Kautsar (108): 
1-2
 
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah 
sholat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.  (Pen.Sholat Idhul Adha wajib hukumnya 
karena perintah Allah, melaluai Al Qur’an). 
 
PERINTAH SHOLAT IDHUL FITRI
Sholat Idhul Fitri wajib hukumnya, karena perintah Allah. Qs. Al A’laa (87) 
ayat No.14,15
 
[87.14] Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan 
berpuasa), [87.15] dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sholat   (‘Idhul 
Fitri).
 
Nabi Saw. Bersabda (yang artinya): “Sholat adalah tiang agama.” Al Hadits.
 
MENINGGALKAN SHOLAT, DIANGGAP KAFIR DAN SYIRIK:
Dari Jabir r.a.katanya dia mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya 
tali penghubung antara seseorang dengan syirik dan kafir, ialah meninggalkan 
sholat”. HSM.63
 
MENINGGALKAN SHOLAT, AKAN DIMASUKAN  KE NERAKA SAQOR:
Al Qur’an, surat Al Muddatstsir, surat ke 74 ayat No. 42, 43 sebagai berikut:
 
"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqor (neraka)?" Mereka menjawab: "Kami 
dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat. 
Bersambung.


      Apa dia selingkuh? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. 
http://id.answers.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke