DUNIA FATAMORGHANA

“Dunia adalah hiasan yang menggiurkan, barang siapa yang
memanfaatkannya secara hak (benar), niscaya ia di berkati hidupnya.
Namun betapa banyak orang yang tergiur
oleh keindahannya dan memanfaatkannya sebagai pemuas nafsu belaka, maka
tiadalah balasan bagi mereka pada hari kiamat kecuali neraka”.(Hr.
ath-Thabrani)


Sahabat yang budiman, ibarat panah dunia mempunyai tiga macam anak
panah, yaitu panah kesengsaraan, panah perlindungan dan panah
pengharapan. Siapapun yang menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya
maka ia akan tertancap anak panah kesengsaraan, dan ia akan lelah
diperbudak dunia. Mereka yang menjadikan dunia sebagai perlindungan
maka ia akan tergores anak panah kesombongan, karena kesenangan akan
dunia sering kali membuka tabir keangkuhan. Dan mereka yang menjadikan
dunia sebagai pengharapan ia akan tergores anak panah kekecewaan,
karena dunia tidak selalu menjanjikan kebahagiaan.

Ketahuilah, dunia yang kita singgahi ini seperti fatamorgana, disangka
memiliki hakekat yang tetap padahal tidak. Dikejar untuk digapai tetapi
tidak pernah sampai. Orang yang kehausan menyangkanya sebagai air,
tetapi setelah didekati tidak nampak apa-apa. Banyak orang bijak
menasehati, orang yang mengejar dunia dengan melupakan akherat adalah
orang yang tidak berakal. Sebab mereka lebih mendahulukan khayalan dari
pada kenyataan, lebih mendahulukan kenikmatan sesaat dari pada
kenikmatan abadi. Dan lebih mendahulukan negeri yang fana dari pada
yang kekal.

Renungkanlah sebuah syair dari ulama salaf memberi nasehat buat para
pencinta dunia :"Wahai penikmat kehidupan dunia yang akan habis dan
fana, sungguh kalian tertipu oleh bayang-bayang semu, duh tololnya
“.Sadarilah, sedikit saja seseorang terkesima dan tergoda oleh pengaruh
kehidupan duniawi, maka ia akan tenggelam ke dalam lautan ketidakpuasan
yang sangat dalam. Oleh karenanya peranan keyakinan manusia terhadap
suara imannya akan sangat besar pengaruhnya bagi pembentukan pribadi
yang tidak mudah tergoda. Dan cara yang paling baik adalah berusaha
untuk selalu meningkatkan ketaatan yang sempurna. Marilah, Sempurnakan
niat dan keikhlasan, sempurnakan jasmani yang selalu tertata dalam
kebersihan, sempurnakan aqidah agar tidak terkotori oleh kesyirikan dan
sempurnakan amalan agar tetap berada dalam bingkai kebenaran. Itulah
ciri khas pribadi dan masyarakat bertauhid.


Sahabat, barang siapa yang hatinya dipenuhi dengan urusan dien (agama),
maka ia akan mendapat kemudahan dalam menghadirkan niat untuk berbuat
kebaikan. Sebab ketika hati telah condong kepada pangkal kebaikan,
iapun akan terdorong untuk cabang-cabang kebaikan lainnya. Dan
ketahuilah, barang siapa yang hatinya condong kepada dunia maka ia akan
mendapatkan kesulitan besar untuk menghadirkan kebaikan. Orang yang
berakal tidak akan memanfaatkan dunia ini sebagai sesuatu yang mengikat
dirinya. Ia mengambil dunia hanya untuk menunjang ibadah dan amalnya.
Demikian juga, walaupun dunia itu terasa nikmat dan disukai namun ia
tetap bukan sesuatu yang kekal. Pernah dikatakan oleh Sahl Bin
Abdullah : “Siapa yang senang pada sesuatu yang tidak layak disenangi,
maka ia telah mendatangkan kesusahan yang tak habis-habisnya.”

Jadikanlah diri kita hamba yang selalu istiqomah, sebab orang yang
istiqomah akan menempatkan semua godaan dan tipuan dunia sebagai
I’tibar (pelajaran) berharga bagi dirinya. Hadirkanlah selalu cahaya
keyakinan dalam qalbu, sehingga kita mampu menutupi gemerlapnya dunia
dengan kewaspadaan dan perhitungan yang matang. Sungguh sahabat, cahaya
keyakinan itulah yang akan memberikan kesempatan meraih cintanya Allah
Swt. Hanya dengan rahmat Allah dan karunia-Nya sajalah kita akan
memperoleh kebahagiaan. Allahlah tempat segala makhluk dikembalikan.
Hanya Dia-lah yang mampu memberikan kekuatan dalam hidup yang penuh
dengan godaan dan cobaan. Berdoalah, berharaplah ampunan sebab kasih
sayangnya tak terbatas, curahan rahmatnya begitu luas.

--
Posting oleh akhrudianto ke Komunitas Nurani Islam 107koma7fm Kota
Tangerang pada 7/14/2009 12:08:00 AM

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke