Sumber: Kubisikkan Pesan Cinta Untukmu, DR. Hasan Syamsi Basya. MIRQAT
        Publishing
        
        Written by: Abu Fathimah
        
        Link: 
http://mirqat.com/index.php?option=com_content&task=view&id=26&Itemid=1 
<http://mirqat.com/index.php?option=com_content&task=view&id=26&Itemid=1> 
        
        --begins--
        Coba Anda pikir-pikir, sesungguhnya banyak sekali jalan untuk
        mengerjakan amal kebajikan tanpa memerlukan usaha yang berat. Amal
        kebajikan itu dapat Anda kerjakan saat berjalan dengan kedua kaki
        Anda, mengendarai kendaraan, sedang berdiri atau duduk.
        
        Dalam waktu satu menit, sebenarnya Anda dapat membaca surat Al-Ikhlas
        sebanyak 15 kali. Rasulullah bersabda,
        "Demi Dzat yang menguasai diriku, sesungguhnya nilai surat Al-Ikhlas
        serupa dengan sepertiga Al-Qur'an." (HR. Bukhari)
        
        Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca surat Fatihah sebanyak lima
        kali. Rasulullah pernah berkata kepada Ibnu Ma'ali,
        "Aku hendak mengajarimu sebuah surat yang nilainya lebih utama di
        antara surat-surat yang ada dalam Al-Qur'an." Kemudian beliau
        melanjutkan, "(Yaitu) bacalah 'alhamdulillahi rabbi alamîn', yaitu
        surat Al-Fatihah, dan Al-Qur'an yang diturunkan kepadaku." (HR.
        Bukhari)
        
        Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat "subhanallah wa
        bihamdihi, subhanallah al-azhîm" sebanyak 50 kali. Rasulullah pernah
        bersabda,
        "Dua kalimat yang ringan di lisan dan berat di timbangan, dan
        dua-duanya disenangi oleh Allah, yaitu kalimat 'subhanallah wa
        bihamdihi, subhanallah al-azhîm'." (HR. Bukhari dan Muslim)
        
        Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat "subhanallah wa
        bihamdihi 'adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata 'arsyihi wa
        midada kalimâtihi" sebanyak 10 kali.
        
        Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca shalawat atas Nabi sebanyak
        20 kali, di mana bacaan itu sama halnya Anda membaca shalawat atas
        Nabi sebanyak 200 kali.
        
        Dalam waktu satu menit, Anda bisa memohon ampunan kepada Allah lebih
        dari 70 kali.
        Memohon ampun kepada Allah dapat menyebabkan terhapusnya dosa, masuk
        surga, menghilangkan malapetaka, memudahkan segala urusan, mendapat
        karunia baik berupa harta maupun anak-anak.
        
        Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat "lâ ilâha illa Allah
        wahdahu la syarîkalah lahu al-mulk wa lahu al-hamd wa huwa ala kulli
        syai qadir" sebanyak 20 kali. Rasulullah bersabda,
        "Barang siapa yang membaca kalimat 'lâ ilâh illa Allah wahdahu la
        syarîkalah lahu al-mulk wa lahu al-hamd wa huwa ala kulli syai qadir'
        sebanyak 10 kali, maka dia seperti seseorang yang telah memerdekakan
        empat jiwa dari seorang anak seperti Nabi Ismail." (HR. Bukhari dan
        Muslim)
        
        Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat "la haula wa la
        quwata illa billahi" sebanyak 40 kali. Diriwayatkan dari Abu Musa,
        bahwa Rasulullah pernah bersabda kepadanya,
        "Tidakkah kamu ingin aku beritahukan tentang harta simpanan di antara
        harta simpanan yang terdapat di surga?" Abu Musa menjawab, "Baiklah,
        wahai Rasulullah." Kemudian Rasulullah bersabda, "Bacalah kalimat 'la
        haula wa la quwwata illa billahi'." (HR. Bukhari dan Muslim)
        
        Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat "subhanallah wa
        bihamdihi" sebanyak 100 kali. Rasulullah bersabda,
        "Barang siapa yang membaca kalimat 'subhanallah wa bihamdihi' sebanyak
        100 kali dalam sehari, maka dosa-dosanya akan dilebur, walaupun
        dosa-dosanya seperti buih air laut." (HR. Bukhari dan Muslim)
        
        Jadi, dalam waktu satu menit pula, sebenarnya Anda bisa mencegah
        kemungkaran dengan hikmah dan tutur kata yang baik. Atau menganjurkan
        berbuat kebajikan, mementingkan arti sebuah nasehat untuk sahabat,
        turut berbelasungkawa atas seseorang yang ditimpa musibah,
        menyingkirkan benda yang menghalang-halangi jalan umum... Semua ini
        termasuk jenis amal kebajikan.
        
        Dalam waktu satu menit, bisa jadi Anda dapat menggapai ridha Allah.
        Maka Allah akan mengampuni dosa-dosa Anda, dan waktu satu menit itu
        merupakan bekal Anda saat hari kiamat tiba.
        
        Dalam kitab al-Durar, sebuah kitab yang ditulis untuk menasehati
        anaknya, terutama dalam bab Melembutkan Hati; Upaya Menasehati Anak,
        Ibnu al-Jauzi berkata,
        
        "Ketahuilah wahai anakku, sesungguhnya hari mencakup jam, dan setiap
        jam mencakup hembusan nafas, dan setiap hembusan nafas adalah bekal.
        Maka dari itu, hati-hatilah jangan sampai saat menghembuskan nafas
        tidak melakukan hal-hal yang bermanfaat. Maka pada hari kiamat kamu
        akan menyaksikan dirimu hanya sebuah tempat yang kosong dan kamu akan
        menyesal."
        
        "Coba kamu perhatikan setiap waktu yang kamu lewati, apa saja yang
        telah kamu kerjakan. Jangan kamu menyia-nyiakan waktumu kecuali sebisa
        mungkin kamu berusaha berbuat kebajikan. Jangan biarkan dirimu tidak
        melakukan pekerjaan apa pun. Dan hendaklah kamu membiasakan diri
        beramal kebajikan dan terus-menerus memperbaikinya. Semoga saja amal
        kebajikan itu menjadi simpanan amalmu saat di kubur dan akan
        membahagiakanmu saat hari kiamat tiba."
        --ends--
        
         

This e-mail is confidential and may contain legally privileged information. If 
you are not the intended recipient, you should not copy, distribute, disclose 
or use the information it contains. Please e-mail the sender immediately and 
delete this message from your system. E-mails are susceptible to corruption, 
interception and unauthorized amendment; we do not accept liability for any 
such changes, or for their consequences. You should be aware, that PT TITAN 
Petrokimia Nusantara might monitor your e-mails and their content.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke