BENCANA, MUSIBAH, COBAAN ANTARA LAIN: “BANJIR, GEMPA BUMI, TANAH LONGSOR, 
TSUNAMI, KEBAKARAN, KECELAKAAN” DAN AJAL MANUSIA.
BILA MENDAPAT MUSIBAG BERSABAR DAN TAWAKKALAH
Berdasarkan persperktif Al Qur’an .
A’udzubillahi minasy syaithonir rojim. Bismillahirrahmanirrahiim.
 
Asallamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak-bapak, Ibu-ibu, 
Saudara-saudara dan Adik-adikku yang insya Allah dimuliakan oleh Allah 
Subhanahu Wa Ta’ala. Amien.
 
JANJI ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA KEPADA HAMBANYA. QS. 5:66; 7: 96;  
 
Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al 
Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan 
mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka 
ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh 
kebanyakan mereka.  Qs.Al Maa-idah (5): 66  Yang dimaksud , Allah akan 
melimpahkan rahmat-Nya dari langit dengan menurunkan hujan dan menimbulkan 
rahmat-Nya, dari bumi dengan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan yang buahnya melimpah 
ruah. 
 
[7.96] Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah 
Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka 
mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan 
perbuatannya.Qs.Al A’Roof  96
 
PERINGATAN DAN ANCAMAN ALLAH SWT. 
Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di 
ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan 
tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam 
keadaan melakukan kelaliman. Qs.28:59
 
Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada 
orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi mereka 
melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku 
terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu 
sehancur-hancurnya. Qs.17:36
 
Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri pun, melainkan sesudah ada baginya 
orang-orang yang memberi peringatan; untuk menjadi peringatan. Dan Kami 
sekali-kali tidak berlaku lalim. Qs.26:208, 209
 
Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami 
kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? Atau apakah penduduk 
negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di 
waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain? Qs.Al A’Roof 
(7):97,98
 
Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? 
Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. Dan 
apakah belum jelas bagi orang-orang yang mempusakai suatu negeri sesudah 
(lenyap) penduduknya, bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka 
karena dosa-dosanya; dan Kami kunci mati hati mereka sehingga mereka tidak 
dapat mendengar (pelajaran lagi)? Qs.Al A’Roof (7): 99,100
 
Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu, Kami ceritakan sebagian dari 
berita-beritanya kepadamu. Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul 
mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, maka mereka (juga) tidak beriman 
kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya.  Demikianlah Allah 
mengunci mati hati orang-orang kafir. Dan Kami tidak mendapati kebanyakan 
mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati kebanyakan mereka 
orang-orang yang fasik. Qs.Al A’Roof (7): 101 s/d 102  
 
Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan negeri-negeri di sekitarmu dan Kami 
telah mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami berulang-ulang supaya mereka 
kembali (bertobat). Qs.46:27 
 
Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami 
membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab 
yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lohmahfuz). 
Qs.17:58
 
Ketahuilah bahwa:”Azab, Musibah, Bencana, Cobaan dan Ajal manusia” adalah 
dengan Izin Allah dan Diketahui oleh Allah SWT, itu sudah menjadi sunnatullah, 
itu sudah menjadi ketetapan Allah. Berdasarkan Al Qur’an sebagai berikut:
 
MUSIBAH ATAU BENCANA.
Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; 
Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk 
kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Qs At Taghaabun (64): 
11
 
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu 
sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhim mahfuz) sebelum Kami 
menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.  Qs. Al 
Hadiid (57): 22
 
BENCANA YANG MENIMPAMU, MAKA DARI (KESALAHAN) DIRIMU SENDIRI.
Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang 
menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul 
kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi. Qs.An Nisaa’ (4): 79
 
Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan 
tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari 
kesalahan-kesalahanmu). Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) 
di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung pun dan tidak pula 
seorang penolong selain Allah. Qs.42:30, 31
 
Jika Allah menimpakan suatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang 
menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan 
kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.Qs.Al An’Aam (6): 17
 
Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang 
dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan.  Dan kamu 
sekali-kali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di bumi dan tidak 
(pula) di langit dan sekali-kali tiadalah bagimu pelindung dan penolong selain 
Allah. Qs 29:21,22 
 
GEMPA BUMI:
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat),  dan bumi telah 
mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,  dan manusia bertanya: 
"Mengapa bumi (jadi begini)?", Qs.99:1 s/d 3
 
KAUM SALEH DITIMPA AZAB GEMPA BUMI: 
Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada 
orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di antara mereka:"Tahukah 
kamu bahwa Saleh di utus (menjadi rasul) oleh Tuhannya?". Mereka menjawab: 
"Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu, yang Saleh diutus untuk 
menyampaikannya".Orang-orang yang menyombongkan diri berkata: "Sesungguhnya 
kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu".Kemudian 
mereka sembelih unta betina itu, dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah 
Tuhan. Dan mereka berkata: "Hai Saleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu 
kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah)". 
Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayit-mayit yang 
bergelimpangan di tempat tinggal mereka. Qs.Al A’Roof (7): 75 s/d 78
 
Manusia ditimpa adzab melalui gempa karena perbuatannya.  Qs.Al A’Roof (7):78
 
Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang 
bergelimpangan di tempat tinggal mereka. Qs.Al A’Roof (7): 78  
 
KAUM SYUAIB DITIMPA AZAB GEMPA BUMI:
Pemuka-pemuka dari kaum Syuaib yang menyombongkan diri berkata: "Sesungguhnya 
kami akan mengusir kamu hai Syuaib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari 
kota kami, kecuali kamu kembali kepada agama kami". Berkata Syuaib: "Dan apakah 
(kamu akan mengusir kami), kendatipun kami tidak menyukainya?" Sungguh kami 
mengada-adakan kebohongan yang besar terhadap Allah, jika kami kembali kepada 
agamamu, sesudah Allah melepaskan kami daripadanya.  Dan tidaklah patut kami 
kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami menghendaki (nya). 
Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami 
bertawakal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan 
hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. Pemuka-pemuka 
kaum Syuaib yang kafir berkata (kepada sesamanya): "Sesungguhnya jika kamu 
mengikuti Syuaib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang 
merugi". Kemudian mereka ditimpa gempa, maka
 jadilah mereka mayit-mayit yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka.. 
7: 88--91 
 
MEREKA YANG DITIMPA GEMPA BUMI (AZAB ALLAH):
Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang 
bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka,  (yaitu) orang-orang yang 
mendustakan Syuaib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu; 
orang-orang yang mendustakan Syuaib mereka itulah orang-orang yang merugi. 
Qs.Al A’Roof (7): 91,92   
 
ADZAB ALLAH TIDAK HANYA MENIMPA ORANG LALIM (MUSYRIK DAN KAFIR) SAJA.
[8.25] Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa 
orang-orang yang lalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat 
keras siksaan-Nya.
 
MUSIBAH ADALAH UJIAN DAN COBAAN BAGI MANUSIA  YANG MASIH HIDUP (SELAMAT)
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, 
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita 
gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa 
musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun" Mereka 
itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan 
mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.Qs 2:155 s/d 157
 
MUSIBAH SEBAGAI COBAAN MANUSIA YANG MASIH HIDUP:
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu 
(cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa 
oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam 
cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: 
"Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah 
itu amat dekat. Qs. 2: 214
 
Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan 
jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, 
niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. 
Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang 
dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Qs.Al Baqarah (2): 
284
 
BAGI MEREKA YANG MATI DALAM MUSIBAH, KARENA MEMANG SUDAH AJALNYA TIBA
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di 
dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, Qs.An Nisaa’ (4): 78  (Pen.Artinya 
apabila ajal sudah tiba, manusia tidak akan bisa menghindar dari maut , 
kematian atau ajal, kendatipun bersembunyi didalam benteng baja yang sangat 
kuat)
 
Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal 
(kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang 
ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih 
ragu-ragu (tentang berbangkit itu). Qs.Al An’am (6): 2   Artinya manusia 
sebelum dilahirkan ke dunia, sudah ditentukan ajalnya, umurnya, rezekinya dan 
jodohnya, tetapi itu rahasia Allah SWT.
 
Setiap manusia pasti akan menemui ajalnya (mati) entah kapan datangnya, karena 
Allah-lah yang Maha Mengetahui, itu rahasia Allah, kapan malaikat Izroil akan 
menjemput ruh atau ajal kita. Malaikat Izroil akan menjemput ajal kita, dimana 
saja dan kapan saja, tua atau muda, kaya atau miskin, saleh atau salah, kalau 
waktunya sudah jatuh tempo dan ajal tidak bisa diundur maupun dimajukan barang 
satu menitpun, karena sudah ketetapan, sudah kepastian dan sudah dibukukan, 
sudah dijurnal dibuku besarnya Allah SWT yaitu “Kitab Lauhim mahfuz” tidak bisa 
dirubah-rubah lagi, maksudnya kalau sudah ajalnya tiba tidak ada seorangpun 
didunia ini yang bisa mengundurkannya atau memajukan ajal manusia.
 
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah:
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai 
ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Qs.Ali Imran (3):145
 
Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat 
mengundurkan (nya). Sia-sialah berdoa minta dipanjangkan umurnya!
Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeri pun, melainkan ada baginya ketentuan 
masa yang telah ditetapkan. Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului 
ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan (nya). Qs.Al Hijr (15):4, 5 
 
Tidak (dapat) sesuatu umat pun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) 
mereka terlambat (memperlambat dari ajalnya itu). Qs.Al Mu’minuun (23): 43
 
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila 
datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Qs. 
63: 11
 
Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak 
pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauhim 
mahfuz).  Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. Qs..Fathir 
(35): 11 
 
Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes, air mani, 
sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang 
anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), 
kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang 
diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal 
yang ditentukan dan supaya kamu memahami (nya). Qs.40: 67
 
KETETAPAN ALLAH ( SUNNATULLAH) TIDAK BISA DIRUBAH-RUBAH:
Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah dan Aku sekali-kali tidak menganiaya 
hamba-hamba-Ku. Qs.Qoof (50): 29  
 
Nah sebagai kesimpulan ayat-ayat tersebut diatas, saya ambilkan salah satu 
contoh, Di sebuah negara Hastina yang konon presidennya tamak akan kekuasaan 
dan tamak akan harta, termasuk istrinya juga, bahkan konon hartanya tujuh 
turunan tidak akan habis dan sebagai terkaya dinegara itu, harta khorunnya 
banyak, punya rumah sakit banyak, punya dokter banyak, punya alat-alat 
kedokteran banyak, kalau mau panggil 1000 dokter pun akan datang seketika, apa 
kekurangannya di dunia ini, namum kalau  ajal sudah tiba, malaikat Izroil siap 
mencabut nyawanya, Malaikat Izroil tidak bisa disuap dengan jutaan dollar, 
tidak diketahui kapan sakitnya, sakit apa, tiba-tiba saja ada khabar Ibu negara 
meninggal, nah ini salah satu contoh, tidak perduli kaya atau miskin, tua atau 
muda, pejabat atau rakyat, saleh atau salah, kalau ajal sudah datang, tidak 
bisa dimajukan atau diundur walaupun hanya satu menit saja.  Kata malaikat 
Izroil, pokoknya cabut saja kalau sudah jatuh
 temponya, suap no way, KKN no way, pejabat no way kata malaikat Izrooil..
 
BERSABAR DAN SHOLATLAH, BILA MENDAPAT MUSHIBAH / COBAAN BERAT 
Kita sebagai orang muslim, apabila kita mendapat mushibah, atau cobaan berat, 
maka kita ambil saja higmahnya, segala sesuatu Allah yang memberi-Nya, karena 
Allah memberi kepada kita tentunya yang terbaik buat kita dan mintalah 
pertolongan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan sabar dan tawakkal, dengan 
mengerjakan sholat, karena sesungguhnya Allah beserta  orang-orang yang sabar. 
Qs.2:153
“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar 
dan (mengerjakan) salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. 
Qs.2: 153
 
BERTAKWA DAN BERTAWAKKAL APABILA MENDAPAT MUSIBAH:
“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia (Allah) akan mengadakan 
baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada 
disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah 
akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang 
dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap 
sesuatu.”  Qs.Ath Tholaaq (65): 2, 3
 
MENGAPA NEGARAKU SELALU DITIMPA AZAB, MUSIBAH, BENCANA, BOM, BANJIR, TANAH 
LONGSOR,  GEMPA BUMI, TSUNAMI, KEBAKARAN?    
 
PENYEBABNYA BARANGKALI  ADALAH:
(1)-Agama hanya berlaku sebatas  KTP-nya saja.
(2)-Banyak org menyembah: “Allah dan jin, setan, iblis, harta,  kekuasaan,  
penguasa, dsb.”
(3)-Kehidupan masyarakat, perilaku masyarakat sudah melebihi Jaman Jahiliyah.
(4)-Hukum-hukum Ketuhanan tidak berlaku. Hak Allah tidak dilaksanakan.
(5)-Korupsi merajalela disegala bidang, untuk urusan agamapun dikorupsi.
(6)-Perampokan, pencurian, perampasan hak, pemerasan  dimana-mana.
(7)-Banyak sekali orang pinter, tetapi yang bener, jujur sudah langka.
(8)-Minuman keras, narkoba, mabuk-mabukan, menjadi kebanggaan.
(9)-Perzinaan, pelacuran, perselingkuhan, menjadi kebanggaan.
(10)-CD porno menyebar kemana-mana.
(11)-Hukum hanya berlaku buat orang miskin.
(12)-Ibu membunuh anaknya, Bapak membunuh anaknya, anak membunuh ibunya, anak 
membunuh bapaknya, banyak pembunuhan. Dan masih banyak lagi.
 
Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adikku yang insya Allah 
dirahmati dan dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Marilah saya mengajak 
anda untuk instropeksi diri kita sendiri, sejauh mana keimanan, ketakwaan, 
keta’atan, kepatuhan kita kepada Allah SWT, kita sebagai hamba Allah, sebagai 
abdi Allah, sebagai budak Allah, sudah siapkah apabila azab Allah menimpa kita, 
seperti saudara-saudara kita di Aceh dan sekitarnya yang terkena gempa dan 
tsunami. Saudara-saudara kita yang ada di Jogja, Bantul dan sekitarnya yang 
terkena gempa. Saudara-saudara kita di pantai selatan Pulau Jawa, Pantai 
Pangandaran dan sekitarnya yang terkena gempa dan tsunami. Saudara-saudara kita 
di Porong, Kedungbendo dan sekitarnya yang terkena banjir Lumpur, Lumpur 
Lapindo yang tingginya mencapai 15 meter. Saudara-saudara kita di Tasikmalaya, 
Garut dan sekitarnya. Bahkan yang sangat mengenaskan pada tgl 30 September 2009 
gempa bumi di Padang dan sekitarnya. Semua
 itu peringatan bagi kita semua, supaya kembali kepada hokum Al Qur’an dan 
Hadits..
 
Hanya dengan beriman, bertakwa, ta’at, tunduk, patuh kepada Allah SWT kita akan 
selamat didunia sampai di akhirat kelak, insya Allah. 
 
Bagaimana caranya supaya kita bisa selamat didunia sampai di akhirat kelak? 
Caranya: “Beriman, bertakwa, ta’at, tunduk, patuh kepada segala 
ketentuan-ketentuan  Allah dan Rosul-Nya dengan mengerjakan segala apa yang 
diperintah oleh Allah dan Rosul-Nya, meninggalkan, menjauhi segala apa yang 
dilarangan oleh Allah  dan Rasul-Nya.
 
Demikian yang bisa saya sampaikan, saya hanya sebatas menyampaikan beberapa 
ayat-ayat Al Qur’an. Semoga bermanfaat bagi yang membaca, dan yang 
mengamalkannya didalam kehidupan seharihari. Allahu a’lam , Alhamdulillahir 
Robbil’alamin, billahi taufik wal hidayah. Wassalamu’alaikum warahmatullahi 
wabarakatuh. Sukarman.  
 
Sumber bacaan: Al Qur’an dan terjemahnya.


      "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com"

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke