Oleh: Ustad. Anwar Anshori Mahdum
Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan dalam bukunya “al-Fiqh fi ad-Din
‘Ashamah min al-Fitan “ mengungkapkan tentang beragam cobaan yang pasti
di alami oleh manusia. Diantaranya
adalah:
1. Cobaan dari sisi harta, anak juga istri. Sebagaimana Allah
berfirman: “ Hai orang-orang mukmin, Sesungguhnya di antara
isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu Maka
berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak
memarahi serta mengampuni (mereka) Maka Sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu
hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi
Allah-lah pahala yang besar. QS. At-Taghobun [64 ]:14-15

‘ Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan
kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian Maka
mereka Itulah orang-orang yang merugi. Qs. Al-Munafiqun [ 63 ]:9

2. Cobaan dari sisi kebaikan dan keburukan yang kita terima.“….Kami
akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang
sebenar-benarnya). dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan”. Qs.
Al-Anbiya [ 21 ]:35

3. Cobaan dari segi kemiskinan dan kekayaan hidup “ Dan Demikianlah
telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang kaya) dengan sebahagian
mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang Kaya itu)
berkata: “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi
anugerah Allah kepada mereka?” (Allah berfirman): “Tidakkah Allah lebih
mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?” Qs.
Al-An’am [6]:53

4. Cobaan dari manusia yang lain.‘ Dan Kami tidak mengutus Rasul-rasul
sebelummu, melainkan
mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. dan Kami
jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. maukah kamu
bersabar?; dan adalah Tuhanmu Maha
melihat. Qs. Al-Furqon [25]:20

5. Dan cobaan terbesar manusia adalah cobaan perpecahan dan perbedaan.
Kenapa Allah Menguji Kita ?Beberapa ayat al-Qur’an mengetengahkan
tentang alasan Allah menguji manusia yang beriman, diantaranya adalah:
- Karena Allah ingin mengetehui siapa dari hamba-Nya yang paling baik
usahanya (amalannya).
“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan
baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang
terbaik perbuatannya.Qs.Al-Kahfi [18]: 7
-Karena Allah ingin mengetahui siapakah dari hamba-Nya yang
bersungguh-sungguh (mujahid) dan yang penyabar. “Dan Sesungguhnya Kami
benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang
berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik
buruknya) hal ihwalmu “. Qs. Muhammad [47]:31
- Agar dapat diketahui siapakah sesungguhnya para penghuni surga dan
neraka. “Supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik
dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian
yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam
neraka Jahannam. mereka Itulah orang-orang yang merugi. Qs. al-Anfal
[8]:37
- Agar Manusia kembali kepada kebenaran “…. dan Kami coba mereka dengan
(nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka
kembali (kepada kebenaran). Qs. Al-A’raf [7]:168.
- Semuannya merupakan ujian “ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka
dibiarkan (saja)
mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. dan
Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka
Sesungguhnya Allah mengetahui
orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang
dusta” Qs. Al-ankabut [13]:1-3

Kenapa Ada Musibah ?

- Musibah adalah seleksi alam untuk menentukan siapa yang kuat bertahan.
- Musibah adalah tes untuk menyaring tingkat kepercayaan manusia kepada
Allah
- Musibah adalah seleksi keyakinan manusia bahwa Allah maha
mendengarkan dan memperkenankan pintanya.
- Musibah adalah seleksi terhadap kadar kepercayaan mereka bahwa Allah
senantiasa menolong agama dan ummat ini
- Musibah adalah seleksi terhadap tingkat keyakinan muslim terhadap
kemampuan produktivitasnya
- Musibah adalah kunci yang mampu membuka mata hati dan menampakan
wajah asli kita.

Allah maha kuasa

Katakanlah: “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan
kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan
dari orang yang Engkau kehendaki.
Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang
yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan.
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS. Ali-Imran :26

“ Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke
dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau
keluarkan yang mati dari yang hidup. dan Engkau beri rezki siapa yang
Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”. Qs. Al-Imran: 27

--
Posting oleh akhrudianto ke Komunitas Nurani Islam 107koma7fm Kota
Tangerang pada 11/02/2009 06:05:00 AM

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke