*Depok, 29 Maret 2010*
DD Republika Diundang GARNISSUN BANGSA

Selasa sore, 9 Maret 2010, kantor Wakala Induk Nusantara (WIN) kedatangan
dua tamu dari keluarga besar Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

[image: Garnissun]Keduanya adalah Bpk Baskoro, dari staf Public Relation,
dan Bpk Hendra Jatnika dari Tabung Wakaf Indonesia (TWI). Mereka
bersilaturahmi kepada Bpk Zaim Saidi. Rupanya secara khusus mereka juga
diutus untuk menyampaikan tanda penghargaan dari YDD (*'kadedeuh'*, dalam
istilah Pak Yuli, salah stau direksi DD) atas kiprah Direktur WIN ini selama
dua tahun memimpin TWI, dari Februari 2008-Februari 2010.

*"Ini adalah suatu penghargaan yang sangat besar artinya bagi saya dan
keluarga,"* kata Pak Zaim, tanpa menyebutkan rinciannya, kecuali
memberitahukan bahwa penghargaan dari YDD tersebut diujudkan dalam bentuk
sejumlah koin dinar emas. Memang, sudah sejak lama keluarga besar Dompet
Dhuafa Republika, menggunakan dinar emas dan dirham perak untuk berbagai
keperluannya, termasuk memberikan honorarium staf dan penghargaan kepada
orang-orang yang dianggap berjasa bagi YDD selama ini.

Di TWI sendiri Pak Zaim Saidi, selain memperkuat paradigma wakaf produktif
dan wakaf terpadu, juga telah merintis wakala Al Waqif, yang kini beroperasi
dengan baik. Dengan adanya wakala Al Waqif banyak wakif yang dengan mudah
dapat mewakafkan atau menyedekahkan hartanya dalam bentuk dinar emas.

Sementara itu, kepada dua utusan YDD di atas, Bpk Zaim Saidi juga
menyampaikan adanya inisiatif GARNISSUN BANGSA (*Gerakan Nasional Infak dan
Sedekah Sedirham untuk Penguatan Bangsa*). Melalui mereka YDD secara resmi
diundang agar bergabung dan mendukung GARNISSUN BANGSA, meskipun selama ini
sudah mengimplementasikannya, dengan cara menerima sumbangan baik sedekah,
infak, zakat maupun wakaf dalam dinar emas dan dirham perak. Kedua tamu YDD,
tentu saja, menyambut positif ajakan tersebut.

Pada kesempatan itu, Bpk Zaim Saidi kemudian menitipkan sedekahnya untuk
YDD, sebesar 10 dirham perak. Ini menandai penerimaan YDD atas sedekah/infak
dalam bentuk dinar dan dirham, sebagai bagian dari GARNISSUN BANGSA.
(001)

Sumber :
http://www.wakalanusantara.com/detilurl/DD.Republika.Diundang.GARNISSUN.BANGSA/264


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke