Dari Moderator:
Dalam Islam hukuman untuk pencuri/koruptor semua sama: POTONG TANGAN.

Tidak perlu menghabiskan anggaran puluhan juta rupiah per tahun untuk makan, 
tempat tinggal, berikut penjaga bagi setiap narapidana.

Wassalam



From: hernawan widjajanto






      Selasa, 27 April 2010 18:47 WIB
       
      Foto : MI/Susanto
      JAKARTA--MI: Direktur Jenderal Pemasyarakatan Untung Sugiyono mengatakan 
perbedaan dan kekhususan fasilitas yang diterima oleh para koruptor adalah 
wajar. Mereka dianggap lebih dari rakyat biasa, sehingga perlakuannya pun harus 
berbeda. 

      "seorang narapidana itu kan punya kebutuhan yang beda-beda. Apalagi 
koruptor, banyak pertimbangan," ujarnya di sela-sela pembukaan dan 
pengoperasian Blok Khusus Koruptor di Rutan klas I Cipinang, Jakarta, Selasa 
(27/4). 

      Dikatakannya kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan fisik, psikologis, 
intelejensi dan keamanan. Koruptor dianggap memiliki kelebihan dari sisi-sisi 
tersebut. 

      "kebutuhan fisik karena tua, biasanya kan sudah di atas 50 tahun. Makanya 
juga kenapa klosetnya kloset duduk. Kebutuhan psikologis, sudah biasa hidup 
dilayani, tidak biasa hidup sendiri. Ini pertimbangan-pertimbangan bagaimana 
kita memperlakukan mereka," jelasnya. 

      Perlakuan yang berbeda, lanjut Untung, lebih kepada melindungi keamanan 
koruptor. Karenanya, imbuhnya, koruptor tak bisa disatukan dengan tahanan 
biasa. 

      "Koruptor perlu dilindungi dari gangguan kebutuhan tersebut. Dari sisi 
keamanan, perlu diperhatikan juga, kalau mereka disatukan dengan penjahat 
biasa, nanti mereka bakal dipukulin, apalagi mereka kan punya harta. Ini 
membuat keamanan mereka rentan, dimintain sama napi lain," kilahnya. 

      Menurut Untung, pembedaan tersebut tidak dimaksudkan untuk 
mendiskriminasikan dengan penjahat kelas teri lainnya. Menurutnya itu adalah 
penyesuaian saja dengan tingkat kebituhan para koruptor. 

      "Ini bukannya mau dibedakan dengan maling ayam, tapi kita kan mencoba 
memenuhi sesuai kebutuhan," tandasnya. 

      Purwo Andoko, salah satu perancang Blok Khusus Tipikor mengakui ada 
sedikit perbedaan rancangan antara Blok Khusus Koruptor dengan blok napi pada 
umumnya. Blok Khusus Koruptor sengaja didesain lebih sehat. 

      "volumenya sengaja kami tinggikan, tiap lantai tingginya 4 meter. Jadi 
setiap narapidana akan mempunyai cadangan udara sebanyak 3 meter kubik. 
Struktur yang tinggi ini biar tidak pengap, udara cukup dan terhindar penyakit 
kulit," jelasnya. 

      Purwo manambahkan, tahanan dan narapidana tipikor memang perlu 
dipisahkan. Pasalnya percampuran dengan narapidana kriminal lain akan membuat 
ketergantungan narapidana lain terhadap narapidana tipikor. 

      Meski demikian, kata Purwo, pihaknya telah berusaha meminimalisir adanya 
celah penambahan fasilitas mewah. Tapi di sana, napi ataupun tahanan boleh 
tetap bekerja. 

      "Teknis agar tidak ada fasilitas mewah kita sudah jaga. Tidak ada stop 
kontak, listrik tidak dialirkan, air juga sudah diatur. Tapi bagi yang mau, 
boleh menggunakan tv kecil atau laptop, hanya tenaganya di charge di kantor 
dulu. Mereka boleh kerja di penjara tapi tidak semena-mena, terbatas. Siapa 
tahu mungkin bisa berkarya lebih bagus," kilahnya. (*/OL-7) 

     



-------------------------------------------------------------------------------------------
<i>DISCLAIMER: <br>The information enclosed in this email (and any attachments) 
may be legally <br>privileged and/or confidential and is intended only for the 
use of the addressee(s). <br>No addressee should forward, print, copy, or 
otherwise reproduce this message in any <br>manner that would allow it to be 
viewed by any individual not originally listed <br>as a recipient. If the 
reader of this message is not the intended recipient, you are hereby 
<br>notified that any unauthorized disclosure, dissemination, distribution, 
copying <br>or the taking of any action in reliance on the information herein 
is strictly prohibited. <br>If you have received this communication in error, 
please immediately notify the sender <br>and delete this message. Unless it is 
made by the authorized person,  any views expressed <br>in this message are 
those of the individual sender and may not necessarily reflect <br>the views of 
PT Bank Bukopin Tbk.
-------------------------------------------------------------------------------------------


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke