Israel yang barbar tidak bisa diberikan 
relawan yang tidak bersenjata.
Harusnya dikirim pasukan bersenjata 
lengkap untuk menghentikan kebiadaban mereka yang memblokade warga Gaza.
 

AS gampang sekali membombardir Libya, Afghan, dan Iraq. Tapi 
menghadapi majikan mereka Israel seperti anak tikus yang tidak 
bernyali....:)

Cara melawan Israel bisa dilakukan di negara2 
Islam. Yaitu dengan memutuskan hubungan dgn Israel dan AS yang jadi 
antek mereka. Jika itu dilakukan, niscaya ratusan ribu trilyun dari 
kekayaan alam, ekonomi, dan juga uang yang dikuasai perusahaan2 Yahudi 
seperti dari Dinasti Rothschild dan Rockefeller dan lembaga Yahudi 
seperti IMF, World Bank, dan WTO bisa dihentikan.

Jika ratusan 
ribu trilyun uang ummat Islam tidak mengalir ke AS/Israel, niscaya AS 
tidak punya uang untuk bikin pesawat/kapal tempur yang bisa menyerang 
negara2 Islam.

Sekali lagi bukan cuma boikot produk AS/Israel, 
tapi pemutusan hubungan baik diplomatik dan ekonomi dgn Israel dan AS 
harus dilakukan. Nasionalisasi perusahaan2 migas dan emas Yahudi di 
Indonesia.

http://syiarislam.wordpress.com/2010/02/10/yahudi-kuasai-ekonomi-indonesia/

http://infoindonesia.wordpress.com/2009/05/25/apa-itu-neoliberalisme/

===

Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits

http://media-islam.or.id

Milis Ekonomi Nasional: [email protected]

Belajar Islam via SMS:

http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone

--- Pada Sen, 31/5/10, Rahima <[email protected]> menulis:

Dari: Rahima <[email protected]>
Judul: [syiar-islam] Yahudi, dan kaum muslimin
Kepada: [email protected]
Cc: [email protected]
Tanggal: Senin, 31 Mei, 2010, 11:50 PM







 



  


    
      
      
      Bismillahirrahmaanirrahiim,..



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.



 



Kemaren aku lagi mengulang-ngulang hafalanku Q.S Al Baqarah

dan Al Maidah.Dan disana kutemukan masalah perintah berperang bagi kaum

muslimin, terhadap mereka yang memerangi kaum muslimin tersebut.



 



Rakyat Palestina Muslimin, merupakan bagian dari ayat yang

kurasa pas dengan zaman sekarang, karena AlQuran itu, buat masa depan, sekarang

dan yang akan datang.



 



Dan kaum muslimin itu adalah bagaikan tubuh yang satu, bila

sakit satu anggota tubuh, maka anggota yang lain ikut merasakannya. Dan salah

satu syarat kesempurnaan keimanan seseorang adalah sebagaimana tertuang dalam

hadits shahih yang sangat mahsyur. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam

bersabda : “Tidak beriman salah seorang kamu, sehingga ia mencintai saudaranya,

sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”.



 



Dalam Q.S Al Maidah dari ayat 20-26, disana tertera kisah

bangsa Yahudi, dan watak mereka semenjak dahulunya, adalah bangsa yang sombong,

perusak, suka ingkar janji.



 



Mungkin, bangsa Yahudi merasa bahwa Palestina, termasuk juga

Mesir adalah tanah mereka yang dijanjikan oleh Tuhan, itu sebabnya mereka akan

mati-matian mempertahankan dan merebut tanah tersebut dari kaum muslimin,

apalagi menurut mereka, hal tersebut termaktub dalam kitab suci mereka.



 



Dalam Q.S Al Maidah tersebut, aku merenungi, sepertinya,

dahulu memang mereka diperintahkan oleh Allah Ta’ala agar memasuka tanah

suci(Palestina). Silahkan dilihat Q.S Al Maidah 20-26. Dalam Q.S AlBaqarahpun

ada perintah memasuki kota

suci tersebut.



 



“Ketika nabi Musa berkata kepada kaumnya :”Hai kaumku,

masuklah kamu ketanah suci(Palestina), dan janganlah kamu lari

kebelakang(karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang

merugi”.



 



Lantas, apa kata kaum nabi Musa ketika itu(Bani Israel=

sebahagian besar bangsa Yahudi), :”Mereka berkata, Hai Musa, sesungguhnya

didalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa. Sesungguhnya kami

sekali-kali tidak akan memasukinya, sebelum mereka keluar dari negeri itu, jika

mereka keluar, maka kami akan memasukinya”.



 



Dari ayat diatas, jelas tertera, dari dahulu memang bangsa

Yahudi hakikatnya adalah kaum yang “Penakut”. Terbukti mereka sangat takut pada

orang-orang yang kuat, bahkan dalam ayat selanjutnya, mereka adalah bangsa yang

takut akan perperangan.



 



Namun, amat disayangkan ummat Islam sekarang, kurang

memahami ayat ini, (ini disebabkan, karena sebahagian besar ummat Islam, sudah

mulai cuek dengan tadabbur ayatNya), sehingga merasa, bangsa Yahudi adalah

bangsa yang kuat dan pemberani, maka terjadilah sebaliknya, ummat Islam takut

memerangi bangsa Yahudi. 



 



Ummat Islam sudah dijangkiti penyakit egois, mementingkan

dirinya sendiri. Yang penting anak cucuku dan keluargaku aman, sudahlah,

ngapain mikirin ummat Islam lainnya. Hakikatnya, disinilah letak kehancuran

ummat Islam itu sendiri, terutama yang berwatak egois itu sebenarnya. Ummat

Islam akan hancur, bila dia sudah berwatak EGOIS. Siapa Loe, siapa Gue, Loe

sakit, gue kagak mau tahu, tapi, kalau aku sakit, aku minta bantuan Loe atau 
bantuan

lainnya.



 



Ini dia watak yang sebenarnya meluluh lentakkan roda

kemajuan ummat Islam, dari segala sisi lini kehidupannya, tapi hal ini tak akan

pernah disadarinya, karena kebutuhan ekonomi, kebutuhan duniawinya lebih

merasuki pikirannya, dikarenakan kecintaannya pada dunia melebihi kecintannya

pada akhirat



 



Bangsa Israel

(Yahudi), hakikatnya tak memiliki bumi pertiwi, semenjak mereka enggan

diperintahkan Allah Ta’ala untuk memasuki kota

suci(Palestina tersebut), silahkan dilihat ayat 26. Dan mereka merasa bahwa

nabi Musa adalah nabi mereka sendiri, sehingga mereka menyangka bahwa setiap 
tanah

yang pernah diduduki /dilewati nabi Musa As, adalah tanah mereka juga(termasuk

Mesir, tepatnya di Sinai). 



 



Padahal, sudah sangat jelas tertera, bagaimana keengkaran

mereka terhadap nabi mereka sendiri, mereka engkar terhadap semua perintah nabi

Musa As. Suatu hal yang sangat aneh.



 



Dan lebih aneh sebenarnya kaum Muslimin, kenapa tidak  memahami/mendalami 
perintah-perintah yang ada

dalam AlQuran, masalah bangsa Yahudi ini. Bukankah, ummat Islam diperintahkan

memerangi kaum yang memerangi mereka, dan mengusir kaum yang mengusir mereka

dari negeri mereka sendiri? 



 



Andaikan saja, aku bisa diizinkan berjihad kenegeri itu,

pasti aku mau, karena dikepalaku adalah mati syahid dan surga. Sayangnya

kebanyakan ummat Islam, tak menginginkan syahid dan surga, sebab, masih ingin

bersenang-senang dulu dengan kehidupan duniawiyanya yang bagaikan fatamorgana

ini. Dunia, yang digambarkan oleh rasulullah seperti nenek-nenek yang sudah tua

renta. Apa sih keindahan wajah keriput kayak jeruk purut itu, perawan kagak,

janda kembang juga kagak? Inilah hakikat gambaran dunia sebenarnya, kalau kita

mau sama-sama menyadarinya, kita seakan berada dikawasan keriput yang ciut,

semakin menyusut.



 



Mari sama-sama kita mendo’akan rakyat Palestina, ummat

tertindas, ummat yang selalu dihina, dan ummat muslimin secara keseluruhan agar

kembali bersikap berani, kembali berwatak sebagaimana yang diperintahkan oleh

Allah Taala, mari kita berdo’a untuk diri kita sendiri, dan muslimin lainnya,

agar Allah selalu memberikan hidayah dan pertolonganNya kepada kita ummat

muslimin dimanapun berada.



 



Wassalamu’alaikum. Cairo,

1 Juni 2010, Rahima



 



                                                                                
                 

Wasssalamu'alaikum. Rahima.S.Sarmadi.Abd.Rahim.(Doqqi,Cairo) 



"Sebaik-baik manusia, adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia 
lainnya".



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  







[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke