Angin telah surut berhembus tidak ada lagi bisik angin untuk bidadari tak ada lagi kepak sayap bidadari yang indah tak juga celah bagi angin untuk bernyanyi
Kisah angin bidadari sudah usai selalu saja ada yang tertinggal Disaat angin tak dapat lagi menyangkal Serpih sayap yang berganti luput melunglai angin ingin memecah semesta dunia Padamkan gairah hingga tak tersisa lihatlah angin meratap di batas senja Angin berusaha pergi tuk melupa semua Kini bidadari telah pergi ke nirwana Menggapai sang dewa menghepas sang angin ini Karena semua tinggal sebuah kenangan lama cerita angin-bidadari harus terkubur mati sampai disini orginal Id By erwin arianto Depok, 23 Mei 2007 -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed]
