Wa'alaykumussalam Wr Wb.

Sama-sama saling me-Ma'afkan yach ...

Jazakumulloh khairan katsir ...

“Allohumma bariklana fii rajab wa sya’ban wa balighna Ramadhan”

Ya Alloh, berkahilah kami pada bulan Rajab, Sya’ban dan sampaikanlah kami ke
bulan Ramadhan (HR. Ahmad dan Thabrani)

 

 

ÈãäÇÓÈÉ ÞÑÈ Íáæá ÇáÔåÑ ÇáßÑíã ÃÍÕá Úáì ÃÌãá ÇáÊåÇäí
æÇáÊÈÑíßÇÊ

 

 

Ummul Mukminin Aisyah ra. menuturkan:

«ãóÇ ÑóÃóíúÊõ
ÑóÓõæáó Çááåö Õáì Çááå Úáíå æÓáã ÇÓúÊóßúãóáó ÕöíóÇãó ÔóåúÑò ÅöáÇøó ÑóãóÖóÇäó
æóãóÇ ÑóÃóíúÊõåõ ÃóßúËóÑó ÕöíóÇãðÇ ãöäúåõ Ýöí ÔóÚúÈóÇäó»

Aku tidak melihat
Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali Ramadhan dan aku tidak melihat Beliau
lebih banyak berpuasa dibandingkan dengan pada bulan Sya’ban (HR al-Bukhari
dan Muslim).

Bahkan Rasulullah saw. menyambung puasa pada bulan Sya’ban itu dengan
puasa Ramadhan. Ummul Mukminin Aisyah ra. menuturkan:

«ßóÇäó ÃóÍóÈøó
ÇáÔøõåõæÑö Åöáóì ÑóÓõæáö Çááåö Õáì Çááå Úáíå æÓáã Ãóäú íóÕõæúãóåõ ÔóÚúÈóÇäõ
Ëõãøó íóÕöáõåõ ÈöÑóãóÖóÇäó»

Bulan yang paling
Rasul saw. sukai untuk berpuasa di dalamnya adalah Sya’ban, kemudian Beliau
menyambungnya dengan (puasa) Ramadhan. (HR Abu Dawud,
an-Nasa’i dan Ahmad).

Beberapa hadis di atas menjelaskan bahwa Rasulullah saw. banyak
berpuasa pada bulan Sya’ban. Puasa pada bulan Sya’ban itu demikian penting dan
memiliki keutamaan yang besar daripada puasa pada bulan lainnya, tentu selain
bulan Ramadhan. Sedemikian penting dan utamanya sampai ‘Imran bin Hushain
menuturkan, bahwa Rasul saw. pernah bertanya kepada seorang Sahabat:

«åóáú ÕõãúÊó ãöäú
ÓõÑóÑö åóÐóÇ ÇáÔøóåúÑö ÔóíúÆðÇ íóÚúäöíú ÔóÚúÈóÇäó ÞóÇáó áÇó ÝóÞóÇáó ÑóÓõæáõ
Çááåö Õáì Çááå Úáíå æÓáã ÝóÅöÐóÇ ÃóÝúØóÑúÊó ãöäú ÑóãóÖóÇäó ÝóÕõãú íóæúãóíúäö
ãóßóÇäóåõ»

“Apakah engkau
berpuasa pada akhir bulan ini (yakni Sya’ban)?” Laki-laki itu menjawab, 
“Tidak.” Lalu Rasulullah saw. bersabda kepadanya,
“Jika engkau telah selesai menunaikan puasa Ramadhan, maka berpuasalah dua hari
sebagai gantinya.” (HR Muslim). 

Hadis di atas menunjukkan dengan jelas keutamaan puasa sunnah pada bulan 
Sya’ban. Lalu
apa hikmah dari puasa pada bulan Sya’ban itu? 

Usamah bin Zaid pernah bertanya
kepada Rasulullah saw.:

«íóÇ ÑóÓõæá Çááåö¡
áóãú ÃóÑóßó ÊóÕõæúãõ ãöäú ÔóåúÑ ãöäú ÇáÔøõåõæÑ ãóÇ ÊóÕõæã ãöäú ÔóÚúÈóÇä¡ ÞóÇáó
: Ðóáößó ÔóåúÑñ íóÛúÝóáõ ÇáäøóÇÓõ Úóäúåõ Èóíúäó ÑóÌóÈò æóÑóãóÖóÇä¡ æóåõæó
ÔóåúÑñ ÊõÑúÝóÚõ Ýöíåö ÇáÃóÚúãóÇáõ Åöáóì ÑóÈø ÇáúÚóÇáóãöíäó ¡ ÝóÃõÍöÈøõ Ãóäú
íõÑúÝóÚó Úóãóáöí æóÃóäóÇ ÕóÇÆöãñ»

“Ya Rasulullah,
aku tidak melihat engkau berpuasa pada bulan-bulan lain seperti engkau berpuasa
pada bulan Sya’ban.” Rasul menjawab, “Bulan itu (Sya’ban) adalah bulan yang
dilupakan oleh manusia, yaitu bulan di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan
itu adalah bulan diangkatnya amal-amal manusia kepada Tuhan semesta alam. Aku 
suka amal-amalku diangkat, sementara aku sedang
berpuasa.” (HR Abu Dawud dan
an-Nasa’i; disahihkan oleh Ibn Khuzaimah).

Rasul saw. juga memposisikan puasa
pada bulan Sya’ban itu sebagai persiapan untuk menjalani Ramadhan. Anas ra.
menuturkan bahwa Nabi saw. pernah ditanya:

«Ãóíøõ ÇáÕøóæúãö
ÃóÝúÖóáõ ÈóÚúÏó ÑóãóÖóÇäó ÝóÞóÇáó ÔóÚúÈóÇäõ áöÊóÚúÙöíãö ÑóãóÖóÇäó»

“Puasa manakah
yang paling afdhal setelah puasa Ramadhan?” Rasul menjawab, “Puasa Sya’ban
untuk mengagungkan Ramadhan.” (HR at-Tirmidzi).

Walhasil, puasa Sya’ban, di samping akan mendapatkan pahala yang besar
dan keutamaan di sisi Alloh, juga merupakan sarana latihan guna menyongsong
datangnya Ramadhan. Al-Hafizh Ibn Rajab mengatakan, “Dikatakan tentang puasa
pada bulan Sya’ban, bahwa puasa seseorang pada bulan itu merupakan latihan
untuk menjalani puasa Ramadhan. Hal itu agar ia memasuki puasa Ramadhan tidak
dengan berat dan beban. Sebaliknya, dengan puasa Sya’ban, ia telah terlatih dan
terbiasa melakukan puasa. Dengan puasa Sya’ban sebelumnya, ia telah menemukan
lezat dan nikmatnya berpuasa. Dengan begitu, ia akan memasuki puasa Ramadhan
dengan kuat, giat dan semangat.”



Para ulama
salaf dulu sangat memperhatikan pelaksanaan semua amalan-amalan kebaikan pada
bulan Sya’ban. Mereka, sejak memasuki bulan Sya’ban, telah memperbanyak membaca
al-Quran, menelaah dan memahami isinya dan men-tadabbur-i kandungannya. Bahkan 
Habib ibn Abi Tsabit,
Salamah bin Kahil dan yang lain menyebut bulan Sya’ban ini sebagai Syahr 
al-Qurâ.



Sumber: Ulis Tofa, Lc 



dakwatuna.com - Ramadhan yang penuh kelimpahan kebaikan dan keutamaan, akan
dapat dirasakan dan diraih ketika ilmu tentang Ramadhan dipahami dengan baik.



Bayangkan, para generasi awal Islam sangat merindukan bertemu dengan bulan suci
ini. Mereka berdo’a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka
dipanjangkan umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan. Saat Ramadhan tiba,
mereka sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan ketika
mereka berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo’a selama enam bulan setelahnya,
agar kesungguhannya diterima Alloh swt. Kerinduan itu ada pada diri mereka,
karena mereka sadar dan paham betul keutamaan dan keistimewaan Ramadhan.



Bagaimana menyambut bulan Ramadhan? Berikut kami hadirkan “8 Tips Sambut
Ramadhan” :



1. Berdoa agar Alloh swt. memberikan umur panjang kepada kita sehingga kita
berjumpa dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat. Dengan keadaan sehat, kita
bisa melaksanakan ibadah secara maksimal: Puasa, shalat, tilawah, dan dzikir.
Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan
Rajab selalu berdoa, ”Allohuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna
ramadan. Ya Alloh, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan
kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Tabrani)



2. Pujilah Alloh swt. karena Ramadhan telah diberikan kembali kepada kita. Imam
An Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata: ”Dianjurkan bagi setiap orang yang
mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada 
Alloh
sebagai tanda syukur; dan memuji Alloh dengan pujian yang sesuai dengan
keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Alloh swt. kepada
seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan
ketaatan. 



3. Bergembira dengan datangannya bulan Ramadhan. Rasulullah saw. selalu
memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya setiap kali datang bulan
Ramadhan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. 
Alloh
telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Alloh membuka
pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).



4. Rencanakan agenda kegiatan harian untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin
dari bulan Ramadhan. Ramadhan sangat singkat, karena itu, isi setiap detiknya
dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri
kepada Alloh swt. 



5. Kuatkan azam, bulatkan tekad untuk mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan
ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Alloh swt., maka Alloh swt. akan membantunya
dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan
aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Alloh,
niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” Muhamad:21.



6. Pahami fiqh Ramadhan. Setiap mukmin wajib hukumnya beribadah dengan
dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadhan
datang agar amaliyah Ramadhan kita benar dan diterima oleh Alloh swt.
“Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahu.”
Al-Anbiyaa’ ayat 7.



7. Kondisikan qalbu dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses
tadzkiyatun-nafs –pemberishan jiwa-. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang
keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental, dan jiwa kita siap
untuk melaksanakan ketaatan kepada Alloh swt. di bulan Ramadhan.



8. Tinggalkan dosa dan maksiat. Isi Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang
bersih. Lembaran baru kepada Alloh, dengan taubat yang sebenarnya taubatan
nashuha. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Alloh, hai orang-orang yang
beriman, supaya kamu beruntung.” An-Nur:31. Lembaran baru kepada Muhammad saw.,
dengan menjalankan sunnah-sunnahnya dan melanjutkan risalah dakwahnya. Kepada
orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan
silaturrahim. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat
bagi mereka. Sebab, “Manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat
bagi orang lain.” 



Semoga Alloh swt. memanjangkan umur kita sehingga berjumpa dengan Ramadhan. Dan
selamat meraih kebaikan-kebaikannya. Amin ya Rabbana. Allohu a’lam 
(io/dakwatuna.com)

 

 

 

 

 

 

 

Wassalammu'alaikum
Wr. Wb.

AsEp S





Sent from my WiMode

powered by Bakrie Telecom 

 




--- On Wed, 8/20/08,  wrote:
From: 
Subject: Mohon Maaf Lahir Batin :-)
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
...............more ..........
Date: Wednesday, August 20, 2008, 8:59 PM

"Hidup terus berjalan melewati berbagai tahapan.
                                                                                
                                Anda layak mendapatkan kepastian dan keamanan 
dalam mengarunginya."
                                                                                
                      


Assalammu'alaikum Wr.Wb.

Semoga Allah SWT mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua.


Tiada yang sempurna , 

kecuali Allah Yang Maha Kuasa

Tiada yang kekal makhluk didunia

Salah & dosa pasti ada  diantara qta

Pintu maap adalah jalan ke surga

Allah Maha Pengampun terhadap makhluknya


Ungkapan yang tulus dari lubuk hatiqu yg terdalam

 
Ramadhan hampir 1 minggu lagi, 
Jika Allah berkehendak insyaallah qta akan menemui Ramadhan penuh barokah.

Semoga gelar taqwa insyaallah akan menjadi milik qta yang
berharga sebagai modal langkah qta selanjutnya
Salah paham, kesedihan, ego, sakit hati, adalah proses dari kehidupan qta. 
 
 
Amie & Family mengucapkan,


  



MOHON MAAF LAHIR & BATIN Atas semua kesalahan-kesalahan tingkah laku, kehilafan 
ucapan yg suka ceplas-ceplos & perbuatan, prasangka serta pikiran, yang amie 
sengaja maupun yang tidak amie sengaja, sehingga menyakiti hati 
teman-teman....Mohon di Maapkan..(Pizz)..& selamat menjalankan ibadah puasa.



 
Semoga di bulan Ramadhan tahun ini qta bisa menjalankan dengan sepenuh hati, 
ihklas..

agar bisa mendapatkan nikmat & barokah di bulan suci ini..amiiiiiiin :-)


 

Wassalammu'alaikum Wr. Wb.



Amie Sutedjo,



Sent from my BlackBerry®


powered by Sinyal Kuat INDOSAT 




      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

ANDA INGIN BERUBAH ? 

Apakah Anda menderita fobia, insomnia, psikosomatis, mudah pusing, berdebar 
debar, sesak nafas, nyeri ulu hati, leher kaku, sakit mag, dsb. ? 

Apakah Anda memiliki kebiasaan buruk, mania, kecanduan makan, kecanduan rokok, 
gangguan/penyimpangan seksual, tidur berlebihan, obsesif kompulsif, malas, 
menunda pekerjaan, lari dari masalah dsb. ? 

Apakah tiba tiba suka muncul perasaan negatif seperti gelisah, gampang marah, 
panik, gugup, bingung, lupa, sedih, sunyi dsb. yang semakin lama semakin buruk 
dan sulit dikendalikan ? 

Apakah Anda merasa semakin terpuruk dan berlarut larut, terperangkap dalam 
"penjara emosi" seperti : malu, fobia, cemas, stress, takut, malas,  depresi, 
rendah diri, rasa bersalah, rasa gagal dsb. ? 

Apakah Anda mulai merasa frustasi, lelah, tidak berdaya, paling bernasib buruk, 
sial dan sangat menderita ?

HUBUNGI KLINIK S.E.R.V.O : 

Hotline : (021) 554 6009, 5574 5555

http://klinikservo.wordpress.com/kesaksian/

-------------

Ingin dikusi bersama rekan milis Taman Bintang lainnya ? 
Invite [EMAIL PROTECTED] melalui Yahoo Messenger (YM) Anda 
http://messenger.yahoo.com/

-------------

Apakah Anda atau Anggota Keluarga Anda mengalami FOBIA terhadap subjek yang 
“nyata” seperti fobia Karet Gelang, Bulu Ayam, Pisang, Pepaya, Bawang Putih, 
Putih Telur, Susu, Kucing dsb.

Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke 63, Klinik SERVO mengadakan TERAPI 
GRATIS, hanya bagi pendaftar pertama untuk masing masing subjek Fobia yang 
“nyata” tsb.

Terapi Gratis berlaku sampai dengan tanggal 15 Agustus 2008.

Silahkan hubungi Klinik SERVO di (021) 5574 5555 atau (021) 554 6009 dengan 
Isywara Mahendratto.

http://klinikservo.wordpress.com/alamat-praktek/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/TaManBinTaNG/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke