Jubah Menghilang Segera Menjadi Kenyataan       
        
        
        
                        
                                                   
                           
                                 
                                                                                
                
                                        Jason Valentine/UC Berkeley             
                                        Hasil
pemindaian dengan mikroskop elektron memperlihatkan struktur tiga
dimensi metamaterial yang dikembangkan para peneliti di Universitasl
California Berkeley.
                                  
                                  
                                                
                        
            
            
            /                        
                                                
                        
                        
                                                                Keajaiban jubah 
milik Harry Potter yang dapat membuat pemakainya tak
kelihatan telah menjadi kenyataan. Para ilmuwan telah mengembangkan
metamaterial, material pintar yang akan mengarahkan setiap cahaya yang
jatuh agar mengelilingi objek yang diselimutinya. Hal tersebut
menyebabkan objek yang ada di balik jubah tak terlihat. 

Untuk
pertama kalinya, para peneliti di Universitas California Berkeley, AS
membuat material tersebut dalam struktur tiga dimensi. Artinya,
material tersebut kini sudah dapat dipakai untuk membuat jubah
menghilang layaknya mirip Harry Potter untuk menyusuri lorong-lorong
Hogwarts tanpa diketahui orang-orang di sekitarnya.   "Dengan
demonstrasi langsung dan elegan ini meningkatkan kemampuan kami untuk
mengendalikan dan mengarahkan cahaya sebaik-baiknya," demikain
kesimpulan hasil penelitian Xiang Zhang dan timnya yang akan dimuat
dalam jurnal Nature dan Science edisi terbaru. 

Material-material
serupa yang dikembangkan sebelumnya baru sanggup dibuat dalam struktur
dua dimensi yang sangat tipis dan hanya dapat dibuktikan melalui pada
riset laboratorium. Tim peneliti lainnya sebelumnya menggunakan
plasmons yang mengandung partikel-partikel bermuatan listrik di
permukaan logam untuk menyerap cahaya yang jatuh. Metamaterial
yang dikembangkan di Universitas California membiarkan gelombang radio
dan cahaya yang mengenainya untuk terus mengalir seperti aliran air di
sekitar batuan yang menonjol di permukaan sungai. Material ini
merupakan campuran logam dan keramik, teflon, atau serat komposit.Cara
kerjanya lebih canggih daripada teknologi pesawat siluman yang juga
membelokkan gelombang ke sudut yang lebar sehingga sulit dikenali
radar. Metamaterial membuat cahaya yang jatuh di atasnya selalu
dibelokkan sehingga tak pernah memantul. Sebab, sesuai hukum fisika
benda hanya terlihat oleh mata jika terdapat cahaya yang dipantulkan
benda dan jatuh ke retina mata. 

"Material tersebut dapat
mengubah penjalaran gelombang elektromagnetik sehingga menghasilkan
pantulan ke arah berlawanan," tulis para peneliti. Material tersebut
telah direkayasa sehingga strukturnya memiliki sifat optis yang tidak
ditemukan secara alami. 

Cahaya tampak hanya salah satu
gelombang yang dapat dikendalikan. Jika gelombang elektromagnetik,
gelombang radio, inframerah dan sinar X juga dapat dikendalikan,
teknologi tersebut sangat berguna untuk berbagai aplikasi dalam bidang
teknologi informasi, kedokteran, hingga militer..(Kompas)


oowww.....bisa dipake buat kejahatan dong............buat ngambil uang 
orang,....atau mungkin aja buat iseng2 seperti ngintip orang??????





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke