Prinsip Pertama Appreciative Inquiry: Social Constructionist Proposisi : Realitas dikonstruksikan secara sosial melalui interaksi dan komunikasi
Penjelasan: Setelah saya memikirkan tentang arti penting bahasa dan bagaimana manusia berinteraksi dengan dunia, timbul pemikiran saya bahwa dalam banyak hal, perkembangan bahasa mirip dengan penemuan api—sungguh merupakan sebuah kekuatan purbawi yang luar biasa. Saya selalu berpikir bahwa kita menggunakan bahasa untuk melukiskan dunia—sekarang saya tahu bukan itu persoalannya. Sebaliknya, melalui bahasa lah kita menciptakan dunia, karena tidak sesuatupun ada sampai kita memberikan gambaran tentangnya. Dan ketika kita menggambarkannya, maka berarti kita menciptakan pembeda-pembeda untuk mengatur tindakan kita. Dengan kata lain, kita tidak menggambarkan dunia yang kita lihat, tetapi kita melihat dunia yang kita gambarkan (Joseph Jaworski, American Leadership Forum) Contoh: Baju atau alat makan yang kita makan menjadi sebagaimana yang anda lihat sekarang melalui proses desain yang melibatkan banyak pihak yang berinteraksi dan berkomunikasi Kinerja sebuah perusahaan merupakan konstruksi seluruh elemen organisasi, dunia sosial perusahaan tersebut. Tidak semata-mata konstribusi personal. Cerita: Awalnya seorang manajer, sebut saja Agus, berjalan melintas ruangan bawahannya dan melihat salah satu bawahannya yaitu Si Budi sedang bermain games komputer. Langsung muncul dalam benaknya "dasar karyawan malas". Agus memanggil Budi ke ruangannya. Agus memberi peringatan kepada Budi untuk tidak lagi bermain games ketika jam kerja. Hari berikutnya ketika ada pekerjaan yang harus diselesaikan, Agus menimbang apakah akan diserahkan kepada Budi atau Iwan, bawahannya yang lain. Coba tebak kepada siapa? Yup. Pekerjaan diserahkan kepada Iwan, yang lebih bisa diandalkan daripada karyawan malas seperti Budi. Apa yang terjadi? Iwan semakin mendapat pekerjaan (formula kantor: semakin baik kau bekerja maka akan mendapat hadiah: tambahan pekerjaan). Sementara, Si Budi hanya mendapat pekerjaan sekedarnya, sebatas pekerjaan yang memang harus dikerjakan Budi. Si Budi sendiri sudah berusaha meminta pekerjaan kepada rekan kerjanya. Akan tetapi, karena kejadian Budi dimarahin sang manajer karena kemalasannya, rekan kerjanya menjadi enggan mempercayakan pekerjaan kepada Budi. Jadi, karena tidak ada pekerjaan maka tidak ada salahnya nganggur di jam kerja pikir Budi. Kenyataan tersebut membuat Si Manajer melihat bahwa Budi memang benar-benar malas. Tidak bekerja. Banyak nganggurnya. Itulah spiral negatif yang menjadi proses utama dalam konstruksi sosial. Aplikasi: 1. Kreasikan julukan atau nama project yang positif 2. Ajak semua orang terlibat dalam proses menciptakan "nama" dari suatu insiatif 3. Bangun interaksi dan komunikasi yang positif. Ajukan pertanyaan positif untuk mengawali pertemuan Sumber:http://bukik.org muda, beda dan berbahaya Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ [Non-text portions of this message have been removed]
