semilir angin getar merengkah
gelora renjana teramat sangat
dalam pacu-pacu waktu yang tak tertahankan
pada bilik ruang yang tak ternampakan

jujur aku merindukanmu
ketika tahu semua telah jauh berlalu
ku cari bayanganmu
ketika malam tak lagi menampakkan wajah lugu

Kerinduan tanpa batas menghantui hari-hariku menembus
alam dimensi Fana yang tak terelakan
Kerinduan tanpa batas membawaku jatuh ke garis titik nadir
dalam kehidupan yang terus berlari tanpa henti

ku sadari kini
Ada Dinding pemisah yang tebal antara aku dan kamu
kini ada mereka untuk mu dan ada mereka untuk ku
membuat semua tak mungkin kembali lagi

Walau jauh di lubuk hati
Aku tetap mencintai mu, dengan sejuta rasa
Walau ku tahu cintamu kini untuknya dan dia
begitu juga cintaku untuknya dan dia pula
Dengan sebait laras hati kutetap ucapkan
Aku tetap mencintaimu diantara mereka-mereka yang telah hadir

Depok 30 Desember 2009
ERWIN Arianto
http://coretanpena-erwin.blogspot.com

-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
エルイン アリアント (内部監査事務局)
-------------------------------------
SINCERITY, SPEED,  INOVATION & INDEPENDENCY
----------------------------------
Pengharapan itu sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita
yang telah dilabuhkan sampai kebelakang tabir.

- Terus mengharapkan yang terbaik, maka kita akan menghasilkan yang terbaik.
- Jangan bersungut-sungut tetapi mengucap syukurlah  senantiasa.

Kirim email ke