Jadikan shalat lebih mantap, lebih agung dan lebih nikmat...



"Amal pertama yang dihisab dari seorang hamba di hari kiamat adalah
shalat. Dan barangsiapa yang baik (diterima) shalatnya, maka baik
(diterima) pula segala amalan yang lain, dan barangsiapa yang rusak
(ditolak) shalatnya, maka rusak (ditolak) pula segala amalan
lainnya" (HR Thabarani).

Karena itu, belajar shalat harus menjadi prioritas utama. Mari
sempurnakan shalat kita! Alhamdulillah, berkat rahmat-Nya kami dapat
menyelesaikan konsep Trilogi MENUJU SHALAT SEMPURNA. Jadikan shalat
lebih mantap (dengan shalat Nabi), lebih agung nilainya (dengan shalat
berjamaah) dan lebih nikmat (dengan shalat khusyu)...



  [10]

Melihat Shalat Nabi, adalah buku pertama dari trilogi Menuju Shalat
Sempurna.
Sudahkah shalat dengan tata cara yang benar? Pertanyaan ini hanya bisa
dijawab "Ya", apabila anda sudah pernah melihat Nabi dalam
mengerjakan shalat. Sebagaimana sabda Nabi: "Shalatlah anda
sebagaimana anda MELIHAT AKU SHALAT" (HR Bukhari, Muslim, Ahmad).

Sudahkah anda melihat Nabi shalat.......??? Sungguh, amat banyak di
antara kita menjawab "Belum". Termasuk juga anda, bukan?

"Melihat Aku Shalat " dalam hadits di atas adalah Melihat Shalat
Nabi. Agar dapat mengerjakan shalat dengan BENAR, seperti telah melihat
Nabi SAW mengerjakan shalat.

Melihat Shalat Nabi , adalah melihat hadits tiap "Gerakan" dan
"Bacaan" shalat yang dicontohkan Nabi. Oleh karena itu, kita
perlu mengetahui hadits Nabi tentang cara berdiri dalam shalat; hadits
Nabi tentang cara mengangkat tangan saat takbir (arah telapak tangan,
keadaan jari-jari, ketinggian telapak tangan); dan seluruh hadits
gerakan shalat lainnya hingga akhir shalat.

Coba anda uji diri sendiri dengan satu pertanyaan saja: "Kemanakah arah
jari-jari kaki dan arah telapak tangan pada saat takbiratul ikhram?"

Ingat, jawaban anda diragukan kebenarannya jika tidak berlandaskan
hadits. Dapat dipastikan, jika anda belum pernah belajar shalat dengan
benar (Melihat Shalat Nabi), pasti tata cara shalat anda masih banyak
yang keliru. Jangan heran, kalau banyak orang yang merasa baru bangun
dari tidur panjangnya selama ini setelah "Melihat Shalat Nabi",
karena selama ini mereka tidak sadar akan kesalahannya. Tata cara shalat
mereka masih seperti yang mereka peroleh sejak kecil.

Selanjutnya klik disini:

http://www.shalatsempurna.com/?id=Bersujudlah
<http://www.shalatsempurna.com/?id=Bersujudlah>



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke