Tifatul Sembiring menjadi orator penutup dalam kampanye nasional PKS di
Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Selama berkampanye, Presiden
PKS ini asyik berpantun ria.

"Neneknya Sofyan menguyah sirih.
Cukup Sekian dan terima kasih," kata Tifatul saat menutup orasinya di
Senayan, Senin (30/3/2009).

Sebelum pantun penutup ini, Tifatul,
juga berpesan kepada kadernya melalui pantun. Misalnya kala dia
menyampaikan pesan agar tidak memilih caleg yang korup.

"Ramai
bocah menari tor tor. Setelah itu ke Brastagi. Jangan pilih caleg
koruptor. Biar rakyat tidak menderita lagi," terang Tifatul.

Atau
pantun lainnya yang dia ucapkan untuk meberi semangat pendukungnya.
"Jika karena tidak setetes tinta, tak akan kugubah puisi. Kalau tidak
karena cinta, tak akan ada kau di sini," ucapnya yang disambut tepuk
tangan ribuan kader PKS.

Selain diisi orasi politik, band-band
ibukota juga tampil membawakan lagu. Misalnya saja grup Cokelat dan
BIP, serta beberapa yang lainnya.

Sekitar pukul 13.00 WIB,
kampanye yang berlangsung di Senayan sejak pukul 10.00 WIB ini pun
selesai. Massa PKS masing-masing segera beranjak pergi dari kawasan
Senayan.

Sumber: 
http://pemilu.detiknews.com/read/2009/03/30/131607/1107087/700/tifatul-sebut-bocah-menari-tor-tor-sampai-nenek-pengunyah-sirih

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke