KABANJAHE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karo mendesak Badan 
Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Utara untuk segera menyerahkan hasil 
audit atas Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah
 kabupaten (Pemkab) Karo tentang penggunaan Anggaran Pendapatan dan 
Belanja Daerah (APBD) Karo 2009.

Pasalnya, hingga saat ini, hasil
 audit tersebut belum diterima. Rencananya, setelah diterimanya hasil 
audit itu, DPRD Karo akan melakukan pembahasan khusus setelah turunnya 
lporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK kepada lembaga dewan tersebut.

“Apabila
 ada kecurigaan pada item tertentu, dewan akan berkonsultasi dengan BPK 
Sumut serta meminta melakukan audit dengan tujuan tertentu atau lazim 
disebut audit investigasi, sebagaimana dimaksud Permendagri Nomor 13 
tahun 2010,” ujar ketua Badan Legislatif (Baleg), Rendra Gaulle Ginting,
 malam ini di Kabanjahe.

Menurutnya, semestinya hal itu harus 
disampaikan kepada lembaga dewan sesuai dengan bunyi Permendagri Nomor 
13 tahun 2010 tentang pengawasan DPRD tehadap tindak lanjut hasil 
pemeriksaan BPK pasal 2 ayat (1).

Selain itu, imbuh Rendra, DPRD 
juga akan meminta laporan pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan 
BPK dari Pemkab Karo dan bilamana ada temuan BPK disalah satu SKPD yang 
mengakibatkan kerugian negara, lembaga dewan akan mengusulkan kepada 
Kepala Daerah untuk menegur kepala SKPD tersebut.

“Pemkab juga 
harus melaporkan hasil pelaksanaan tindak lanjut laporan hasil 
pemeriksaan BPK kepada DPRD Karo,” tukasnya.

Rendra menambahkan, 
hasil audit itu dimaksudkan agar dapat menilai laporan keterangan 
pertanggungjawaban Bupati Karo dan mengetahui sisa lebih penggunaan 
anggaran (SILPA) dalam kaitan penyusunan anggaran perubahan.

“Semestinya,
 pihak BPK sudah menyampaikannya ke DPRD Karo. Perlu diketahui, SILPA 
didapat berdasarkan LHP BPK dan dasar penyusunan anggaran perubahan 
adalah SILPA,” tuturnya.

Untuk itu kami mengharapkan kepada BPK 
Sumut agar secepatnya menurunkan laporan LHP ke Kabupaten Karo. Apabila 
sampai terlambat, akan berdampak kepada penyusunan anggaran perubahan di
 daerah ini. “Ini akan menyebabkan pembangunan pun akan menjadi 
terkendala. Disamping itu, masyarakat berhak tau apa dan bagaimana hasil
 audit BPK itu sendiri,” pungkas legislator Partai Demokrasi Kebangsaan 
(PDK) ini.

Sumber: 
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=119272:dprd-karo-desak-bpk-sumut-turunkan-hasil-audit&catid=15:sumut&Itemid=28

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke