Nadri Saadudin wrote:
> 
> Bismillahirrahmanirrahim,
> Assalamu'alaikum wr.wb.
> 
>      BAGAIMANAKAH MENURUT PENDAPAT ANDA?
> 
 delete
>    
>      Nabi Isa konon bisa pula menghidupkan orang-orang mati, maksud saya
>      orang-orang  yang sudah jadi jenazah, bahkan telah  menjadi  tulang
>      belulang  kembali  dihidupkan  oleh  Nabi  Isa...  Betapa  hebatnya
>      kekuasaan  dan mukjizat beliau itu! Karena menghidupkan orang  mati
>      adalah  salah satu mukjizat Nabi Isa yang tidak dimiliki oleh  nabi
>      manapun  termasuk  Nabi Muhammad SAW, maka dengan kelebihannya  itu
>      telah  menjadikan beliau semakin istimewa dimata Ulama-Ulama Islam.
>      Menghidupkan  orang  mati adalah salah satu sifat  dan  kuasa  dari
>      Allah,  dan  itu  nampaknya  telah dimiliki  oleh  Nabi  Isa  lewat
>      mukjizatnya...sementara Nabi Muhammad SAW tidak memiliki mukjizat ,
>      sifat dan kuasa seperti itu.
> 
>      Dengan  demikian  menjadi semakin jelaslah, bahwa  Nabi  Isa  lebih
>      hebat  katimbang  Nabi  Muhammad SAW, dengan  adanya  kuasa  beliau
>      tersebut. Karena Isa mempunyai sifat dan kuasa Allah maka  Isa  ada
>      kemungkinan  bahwa  Isa itu juga  Allah... Dan orang-orang  Kristen
>      yang  mempertuhan  Isa tidak bisa disalahkan begitu  saja.  Mungkin
>      juga  mereka itu benar karena dengan sifat dan kuasa Isa itu  sulit
>      juga  buat  dibantah  bahwa  Isa  tidak   identik  dengan  Allah...
>      Bagaimana  kita  bisa  menyalahkan  mereka  bukankah  kita  sendiri
>      meyakini  bahwa Isa itu bisa menghidupkan orang mati....? Dan  yang
>      demikian juga kita yakini sebagai sifat dan kuasa Allah?
> 
delete
Assalamualaikum ww,

Secara kebetulan saya menemukan buku yang berjudul "MEREKA BERTANYA ALI
MENJAWAB" terjemahan dari buku yang berjudul "Saluni Qabla an Tafqiduni"
karya Muhammad Ridha Al-Hakimi yang diterjemahkan Husein Al-Kaff
terbitan Yayasab Aljawad.
Isinya cukup menarik.
Berikut ini saya sadurkan artikel 19 (halaman 77-78) dan artikel 32
(halaman 103-107).
Selamat membaca.

Wassalam,
SKK



(19) PERBANDINGAN ANTARA NABI MUHAMMAD SAWW DENGAN PARA NABI AS.

Dari Musa bin Ja'far, dari ayahnya Ja'far Al-Shadiq dari ayah-ayahnya,
dari Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib, bahwa seorang Yahudi (Y) dari
Syam yang pernah membaca Taurat, zabur, Injil dan kitab-kitab para nabi
as, juga banyak mengetahui argumentasi-argumentasi mereka, dia datang ke
sebuah majlis para sahabat Rasullullah saww, diantara mereka ada Ali bin
Abi Thalib (A), Ibnu Abas dan Abu Ma'bad Al-Juhani.

Y : " Wahai umat Muhammad, kalian tidak tingalkan satu derajat
keistimewaan yang ada pada seorang Nabi melainkan kalian berikan pula
kepada nabi kalian.  Apakah kalian akan menjawab pertanyaan-pertanyaanku
ini?"

A : "Banar. Tidaklah Allah memberikan suatu derajat dan keistimewaan
kepada seorang Nabi atau Rasul melainkan Allah berikan juga semuanya
kepada Muhammad, bahkan Dia melebihkannya atas para Nabi berlipat
ganda."

Y : "Apakah Anda siap menjawabku?"

A : "Ya. Akan aku sebut di hadapanmu sekarang juga tentang keistimewaan
Rasullullah saww, sehingga kaum muslimin senang dan orang-orang skeptis
akan keistimewaannya tidak akan meragukannya lagi. Adalah Rasullullah
saww disaat menyebutkan keistimewaan dirinya selalu berkata : "Tidak
bermaksud bangga (wa la fakhr)."  Dan aku menyebut
keistimewaan-keistimewaan beliau tanpa menjatuhkandan mengurangi
kedudukan para Nabi as. Namun sekadar mensyukuri Allah 'Azza wa Jalla
atas anugerah yang Dia berikan kepada Muhammad saww, seperti yang
diberikan kepada para Nabi bahkan Allah melebihkan beliau."




(32) PERBANDINGAN ANTARA NABI SAWW DENGAN NABI ISA AS.

Y  :  "Lihatlah Isa bin Maryam. Mereka meyakini bahwa dia dapat
berbicara dalam buaiannya dalam keadaan masih bayi."

A : "Ya itu benar. Muhammad keluar dari perut ibunya sambil  meletakkan
tangan kirinya di atas tanah dan tangan kanannya diangkat ke atas.
Beliau menggerakkan kedua bibirnya dengan ucapan tauhid. Lalu
terpancarlah dari mulutnya cahaya sehingga penduduk Mekah dapat melihat
istana-istana Bashrah dan istana-istana merah di negeri Yaman dan
sekitarnya, serta istana-istana putih  dari Persia dan  sekitarnya.
Dunia menjadi terang benderang di malam kelahiran Nabi saww, sehingga
jin, manusia dan syetan ketakutan. Mereka berkata :"Telah terjadi
peristiwa besar dimuka bumi ini". Pada malam kelahiran beliau, para
malaikat naik-turun dari langit, bertasbih dan memuji Allah."

Y : "Mereka meyakini bahwa Isa telah menyembuhkan orang bisu dan orang
yang menderita penyakit belang dengan seizin Allah Ta'ala."

A : "Ya itu benar. Muhammad telah diberi lebih dari itu. Beliau telah
menyembuhkan orang dari penyakitnya. Ketika beliau duduk, beliau
bertanya tentang seorang sahabat beliau, lalu para sahabatbeliau
berkata, "Ya Rasullullah, dia terkena musibah sehingga dia seperti
seeekor anak burung yang tidak berbulu." Kemudian beliau mendatanginya,
ternyata orang itu memang benar-benar seperti anak burung yang tidak
berbulu karena beratnya musibah. Beliau berkata, "Apakah kamu telah
meminta sesuatu dengan sebuah do'a?"   Dia menjawab, "Ya aku berdoa,  Ya
Tuhanku. Segala siksaan yang akan menimpahku di akhirat nanti,
segerakanlah di dunia ini."   Kemudian Nabi berkata, "Bacalah do'a ini,
Ya Allah, berilah kami di dunia kebaikan dan di akhirat kebaikan, dan
jagalah kami dari azab neraka." Maka orang itu mengucapkannya, lalu dia
segera bangun dan sembuh.
Juga pernah seorang datang dari Juhainah yang menderita lepra. Dia
mengadu kepada beliau. Lalu beliau mengambil mangkuk berisi air dan
beliau meludahinya, kemudian beliau berkata, "Basuhlah badanmu dengan
air ini!" Orang itu mengerjakannya dan kemudian sembuh seakan-akan tidak
ada apa-apa."

Y : "Mereka meyakini bahwa Isa telah menghidupkan orang yang telah mati
dengan izin Allah."

A : "Ya itu benar. Sungguh telah bertasbih sembilan kerikil di tangan
Muhammad, suaranya terdengar padahal kerikil itu tidak bernyawa.
Beberapa orang yang sudah mati berbicara dengannya dan meminta bantuan
darinya dari siksaan kematian. Kamu meyakini bahwa Isa. As
berbincang-bincang dengan orang-orang yang sudah mati, dan Muhammad
saww, mempunyai pengalaman yang lebih mengagumkan lebih dari itu. Ketika
beliau singgah di Thaif sementara kaum Thaif memboikot beliau. Mereka
mengirim seekor kambing yang sudah dipanggang dan dicampuri racun, lalu
kambing itu berbicara, "Wahai Rasullullah, jangan engkau makan aku,
karena aku telah diberi racun." Beliau telah diajak bicara oleh kambing
yang sudah disembelih dan dibakar. Juga beliau pernah memanggil pohon,
lalu pohon itu menghampirinya. Binatang-binatang buas berbicara dengan
beliau dan bersaksi atas kenabian beliau. Ini semua lebih besar daripada
yang diberikan kepada Isa as."

Y : "Isa telah memberitahu kaumnya tentang apa yang mereka makan dan
mereka simpan di rumah-rumah mereka."

A : "Ya itu benar. Muhammad saww telah berbuat sesuatu yang lebih besar
dari itu. Kalau Isa as, memberitahu apa yang ada di belakang tembok,
maka Muhammad saww telah memberitahu tentang perang Mut'ah, padahal
beliau tidak menyaksikannya dan beliau menjelaskan tentangnya dan
orang-orang yang syahid di sana padahal antara tempat perang dengan
beliau sejauh perjalanan sebulan."

Akhirnya orang Yahudi itu mengucapkan dua kalimat syahadat dan bersaksi
bahwa tiada kedudukan dan keutamaan yang Allah berikan kepada seorang
Nabi melainkan Dia berikan juga kepada Rasullullahsaww dengan tambahan.

Ibnu Abbas berkata: "Aku bersaksi, wahai Abul Hasan, bahwa engkau adalah
orang yang sangat dalam pengetahuannya."  Ali menjawab: "Bagaimana aku
tidak mengatakan tentang seorang yang Allah sendiri mengagungkannya
dalam Al-Qur'an, "Sesungguhnya engkau berada di atas akhlak yang agung."

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke