Assalamu'alaikum wr.wb.
Saya cukup lama mengikuti diskusi tentang "botol kosong", menarik sekali
uraian tersebut namun bagi diri saya yang juga masih merasa kotor ini
timbul pertanyaan, bagaimana caranya mensucikan hati yang kotor ini ??
seberapa banyak dzikir yang harus diamalkan, dan kapan tabir/ hijab ini
akan terbuka dan hati ini dapat menangkap kebenaran (berita langit) ??
Saya sudah cukup lama menyusuri jalan setapak, belum juga terlihat
perkampungan yang indah itu, apakah memang harus ada pemandu (mursyid)
yang akan menunjuki saya ??
AGUS SALIM wrote:
>
> Pak Panca:
> Ass'wr'wb
> terima kasih mas Gus Lim
> Sebatas kata, pikiran dan perasaan memang begitulah Ia Yang Maha
> Baik itu
> dokter yang saya cari.
> Tapi saya khawatir yang terucap, terpikir dan terasa itu bukan
> sebenar-benarnya Ia Yang Maha Baik, karena yaitu tadi botol
> pikiran, botol
> ucapan, dan botol perasaan saya kan retak, kotor atau malah
> sebenarnya saya
> tidak punya botol. mungkin hanya fatamorgana kata, fatamorgana
> pikir dan
> fatamorgana rasa. kata,pikir dan rasa membuka pintu tapi
> fatamorgana.
> Masalahnya adalah bagaimana agar benar dan nyata betul bahwa
> dokter itu
> mengobati.
> Tks
>
> Salam,
>
> Pak kita sama-sama kotor dan lemah tak berdaya, tapi jangan lupa untuk
> bersyukur, karena rasa kotor dan bersalah kita juga adalah Kehendak-Nya,
> adalah Rahmat-Nya yang tiada terkira bagi kita. Tanda bagi kita akan
> kehadiran-Nya. Tanda untuk memperbaiki jiwa kita. Tanda bagi kita untuk
> mulai berjalan menuju-Nya, jalan yang telah Ia hempangkan dihadapan
> kita. Dari kekotoran kita ini mari berjalan, Ia menanti kita di ujung
> jalan.
>
> Adakah jalan ini realita atau fatamorgana? Yang bisa kita lakukan
> hanyalah berusaha sekuat tenaga memalingkan wajah kita pada-Nya,
> Selebihnya hanya Kasih dan Sayang-Nyalah yang dapat menyelamatkan kita.
>
> Salam,
>
> Gus Lim
>
> Nb. Dengan sejuta maaf bahwa ini baru keluar dari akal luar saya, semoga
> Allah mengampuni saya. Amiin
>
> Pak Panca:
>
> Ass' wr'wb'
> masalahnya kotorannya sendiri belum teridentifikasi,
> nambah
> terus, malah
> mungkin yang sebenarnya kotorran dianggap bukan kotoran
> karena
> sudah saking
> terbiasanya.
> akhirnya yang saya pegang hanyalah sedikit kesiapan
> untuk
> dibersihkan oleh
> siapa yang mengenal betul kotoran-kotoran tsb dan tahu
> betul
> cara
> membersihkannya dan sampai seberapa tingkat
> kebersihannya. Itu
> kali dokter
> yang bisa membersihkan dan menyatukan wadah yang
> retak-retak
> atau bahkan
> mungkin mau memberi wadah yang baru.
> Akhirnya bagaimana sih supaya sang dokter berkenan
> singgah untuk
> mengobati dan
> memperbaiki botol saya ini
> Tks
>
> Salam,
>
> Dalam Pandangan saya yang awam ini Sang Dokter yang bisa
> menyembuhkan penyakit kitakan hanya Ia Yang Maha Baik jadi
> menurut saya
> sih sebenernya Beliau selalu datang menjenguk kita, cuman
> kitanya yang
> ndak mau dikunjungi, kita ndak mau membuka pintu rumah hati
> kita.
> Kitalah sebenernya yang selalu menolak kehadiran-Nya. Mungkin,
> ini baru
> mungkin, kalo mau disembuhin ya bukalah pintu dan sambutlah Sang
> Dokter
> dengan suka cita. Ia masih terus mengunjungi kita.
>
> Salam,
>
> Gus Lim
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis :
> http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
> ____________________________________________________________________
> Get free e-mail and a permanent address at
> http://www.netaddress.com/?N=1
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis :
> http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)