Assalaamu'alaikum w.w.
Jaret Imani wrote:
> Maaf pak Sunarman, Pak Wargino, Mas Rizki, Mas Ali dan yang lain-lain. Buat saya
>penggunaan kata "manfaat" untuk topik "Apakah syaitan itu bermanfaat" menimbulkan
>sedikit apriori, karena manfaat itu berarti "guna (use)" atau "keuntungan (benefit;
>profit; advantage)". "Memanfaatkan" adalah kegiatan praktis, berarti ada pihak yang
>menggunakan dan mendapatkan keuntungan darinya.
[...]
> Apakah alam memanfaatkan syaitan? Kok rasanya tidak ya...? karena alam tidak
>memiliki kepentingan praktis terhadap dirinya.
Kalau kita telusuri ke belakang, topik ini bermula dari kejengkelan
Mas Budi Utomo atas pernyataan Mas Wargino bahwa bagaimanapun, syaitan
itu ada manfaatnya untuk menjaga keseimbangan alam semesta.
Perdebatan terjadi dan muncul berbagai pendapat:
1. syaitan tak bermanfaat bagi manusia
2. syaitan bermanfaat bagi manusia
3. syaitan bermanfaat bagi Allah
dan kini anda menambahkan:
4. syaitan tak bermanfaat bagi alam
Saya ingin memberi tanggapan pribadi terhadap pendapat anda itu;
tentu saja tanggapan saya ini boleh dibantah oleh siapapun.
Syaitan adalah sebuah realita, dia ada sejak dulu hingga sekarang, dan
karena itu, syaitan adalah bagian dari alam semesta.
Bertolak dari ilmu ekologi, kita tahu bahwa alam ini mempunyai sistem
[pemberian Allah] yang dapat mengatur sendiri keseimbangannya. Bila
terjadi gangguan keseimbangan, Allah akan menggerakkan unsur-unsur
yang sesuai untuk mencapai keseimbangan kembali. Dari kalimat di atas
kita dapat menarik adanya dua unsur yang saling berlawanan:
(a) unsur yang mengganggu keseimbangan, dan
(b) unsur yang mengembalikan keseimbangan.
Perhatikan baik-baik alam di sekitar kita, baik alam fisik maupun
alam metafisik, apakah bekerja dengan sistem semacam itu atau tidak.
Perhatikan pula, apakah anda menemukan satu unsur pun di dalam alam
semesta ini yang netral, yang diam, yang tak berfungsi, yang bukan
obyek dan bukan subyek, yang tidak mengganggu dan sekaligus tidak
diganggu? Pasti tidak ada! Kalau ada, ia pasti akan dilenyapkan dari
alam semesta ini karena tidak dibutuhkan. Semua yang ada pasti
berperan, pasti bermanfaat, baik manfaat dalam arti positif maupun
negatif.
Jadi, kalau syaitan itu pernah ada dan masih ada, maka pasti ia masih
bermanfaat bagi alam, meskipun dalam konotasi negatif. Kita baru boleh
berkata bahwa syaitan itu tidak bermanfaat bagi alam semesta kalau ia
sudah lenyap.
Mengapa harus ada unsur-unsur pengganggu keseimbangan? Mengapa alam
semesta ini tidak diisi seluruhnya dengan unsur-unsur yang netral
sehingga alam ini senantiasa seimbang tanpa gangguan, tanpa gejolak?
Mengapa harus ada malam yang gelap sehingga kita perlu pelita atau
lampu? Mengapa manusia harus makan sehingga perlu ada tanaman dan
hewan yang dikorbankan? Mengapa ada kemarau hingga banyak tanaman yang
mati kekeringan, dan hewan-hewan herbivora pun harus mati karena
kekurangan makanan? Mengapa ada hewan buas hingga harus ada
hewan-hewan lain yang dimangsa? Mengapa ada kuman, parasit dan virus
yang mendatangkan penyakit hingga orang harus berupaya
menganggulanginya? Mengapa ada syaitan sehingga harus diimbangi dengan
malaikat?
Salah satu jawabannya ada di QS 2:30 seperti berikut:
... Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak
menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa
Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan
membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami
senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?"
Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu
ketahui."
> Jadi, usul nih pak moderator yang terhormat. Jangan keburu ditutup dulu. Kita perlu
>rame-rame bahas masalah "hikmah", "penciptaan" dan "syaitan".
> Topik "syaitan" sudah dilontarkan oleh mas Budi.
> Kemudian topik "penciptaan" baru saja dipancing oleh pak Sunarman.
Silakan, asal kita tetap menjaga kesejukan dalam berdialog.
BTW, mengapa di milis ini ada yang bertanya sehingga harus ada orng
lain yang menjawab? Mengapa ada yang membuat "panas" sehingga perlu
ada upaya pendinginan?
Wassalaamu'alaikum w.w.
RS
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)