Bismillaahirahmaanirahiim,

Assalaamu'alaikum w.w.

R.Sunarman wrote:

>Kalau kita telusuri ke belakang, topik ini bermula dari kejengkelan Mas Budi Utomo 
>atas pernyataan Mas Wargino bahwa bagaimanapun, syaitan itu ada manfaatnya untuk 
>menjaga keseimbangan alam semesta.

Ooo begitu ya. Saya jadi malu. Mohon maaf...ngapunten...Saya yang datang belakangan 
ini asal nyelonong aja. Kiranya saya perlu belajar etika bermilis. Terimakasih banyak.

R. Sunarman wrote:

>Perdebatan terjadi dan muncul berbagai pendapat:
>     1. syaitan tak bermanfaat bagi manusia
>     2. syaitan bermanfaat bagi manusia
>     3. syaitan bermanfaat bagi Allah
>dan kini anda menambahkan:
>     4. syaitan tak bermanfaat bagi alam

Terima kasih. Anda memang moderator yang baik. Sekali lagi, karena saya datang 
belakangan, tolong kesimpulan saya jangan dicantumkan dan tidak tepat untuk 
disandingkan dengan yang lain. Kesimpulan itu saya ambil dengan mengacu pada 
pengertian "manfaat" yaitu (alam) "memanfaatkan" (syaitan) untuk kepentingan praktis 
dirinya.


Wargino wrote:

>Ya mungkin begitu....Tapi dari tanggapan rekan-rekan nampaknya mereka setuju bahwa, 
>setan itu adalah salah satu 'komponent' dari system alam semesta. Jadi wajib adanya, 
>terlepas dari pemahaman manusia perlu-tidaknya setan, bermafaat dan tidak 
>bermanfaatnya setan, atau mampu tidaknya manusia memahami hikmah adanya setan itu, 
>yang jelas setan tetap salah satu aspek penting dalam system alam semesta.

Saya setuju bahwa syaitan itu ada dan menjadi bagian dari tujuan penciptaan. Tetapi 
tunggu dulu.....setelah saya pelajari pendapat mas Budi dan mas Ali, saya jadi perlu 
mendapat peng"clear"an pengertian syaitan yang sedang kita bicarakan di sini. Apakah 
kita sedang membicarakan syaitan sebagai person (iblis, syaitan, jin)? Ataukah syaitan 
sebagai esensi dari kejahatan obyektif ("syair", kejahatan, kesesatan)?

Manusia bisa melakukan kejahatan karena mengikuti jejak-jejak syaitan. Dan Al Quraan 
sendiri mengatakan bahwa syaitan-syaitan itu adalah jin-jin dan manusia. Jika kita 
sedang membahas syaitan sebagai person maka syaitan adalah personifikasi dari jin 
bukan manusia. Sedangkan jika kita berbicara syaitan sebagai kejahatan obyektif, maka 
perbuatan jahat manusialah yang dikiaskan sebagai syaitan, bukan syaitan sebagai 
person dari manusia.

Menurut saya, saat mas Budi dan mas Ali berbicara masalah "mengapa orang-orang suci 
macam Husain dibantai secara keji", maka syaitan yang dimaksud adalah syaitan sebagai 
kejahatan obyektif bukan person dari syaitan itu sendiri. Syaitan yang dimaksud adalah 
kejahatan perbuatan manusia yang memang memiliki otonomi untuk itu.Bukan syaitan 
secara person melakukan kejahatan itu. (menurut saya syaitan bukanlah terdakwa yang 
melakukan kejahatan atas diri orang-orang suci yang dimaksud, karena syaitan tidak 
mampu melakukan hal itu.)

R Sunarman wrote:

>Mengapa ada syaitan sehingga harus diimbangi dengan malaikat?

Wah...anda menambahkan kebingungan baru, padahal topik penciptaan syaitan dan 
kejahatan ini belum "clear" buat saya. Baiklah..menurut pemahaman saya, malaikat 
bukanlah berada pada ujung yang lain sebagai penyeimbang syaitan. Maksud saya, syaitan 
bukanlah lawan dari malaikat. Tapi..eit..tunggu dulu jangan tanya mengapa. Saya masih 
harus merumuskan pendapat saya dengan lebih hati-hati. Ada baiknya saya mendengarkan 
dulu dari yang lain.

Budi Utomo wrote:

>Yang jelas kawan-kawan itu bukannya memberikan jawaban yang 'plong' tetapi juga 
>ngasih 'PR'...gimana nih pak Ali?

Ha..ha..ha..saya setuju dengan mas Budi.

R Sunarman wrote:

>Silakan, asal kita tetap menjaga kesejukan dalam berdialog.

Ya tentu. Harap ingatkan saya jika saya tidak sejuk dalam berdialog.

R Sunarman wrote:

>BTW, mengapa di milis ini ada yang bertanya sehingga harus ada orng
>lain yang menjawab? Mengapa ada yang membuat "panas" sehingga perlu
>ada upaya pendinginan?

Itu namanya keseimbangan. Jangan kuatir pak moderator, insya Allah, saya akan bersejuk 
ria. Saya ingin banyak belajar dari milis ini.

Sekali lagi maaf. Bukan maksud hati "minteri" rekan-rekan semua. Terima kasih.

Assalaamu'alaikum w.w.
Jaret Imani


Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://personal.lycos.com

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke