Salam,
Pak, syaitan itu kan memang misi hidupnya untuk mengelabui
manusia, jadi ya kita ndak bisa nyalahin syaitan lha wong emang udah
tugasnya nggodain kita, kitanya aja yang ndableg ngikut-ngikut dia wong
kita punya misinya sendiri. Iya ndak Pak Wargino?
Salam,
Gus Lim
Pak Wargino:
Memang kita salah, tapi apakah setan dengan begitu ia benar?
Kalau jawabnya iya, tentu orang yang mengikuti yang benar ya...
nggak salah
khan?
(kontradiksi?)
Menurut saya kok kedua-duanya salah. Bukti kesalahan itu
kedua-duanya akan
masuk neraka.
Mohon dikoreksi kalau pendapat ini salah. Baca juga liciknya
setan di
QS.Ibrahim:22
AGUS SALIM wrote:
> Salam,
> Mohon maaf, sepengetahuan saya yang awam ini yang
namanya Hawa
> Nafsu
> itu bukannya untuk dimusnahkan ato dibunuh, tetapi
untuk
> dikendalikan.
> Hawa Nafsu kan juga perangkat yang diberikan Allah
bagi kita
> untuk
> mengabdi pada-Nya sebagaimana halnya syahwat. Hanya
saja bila
> syahwat
> lebih menuju pada hal yang bersifat material sedang
hawa nafsu
> lebih bersifat
> immaterial. Bukankah nafsu amarah yang dikendalikan
oleh nafs
> muthmainnahlah yang berfungsi tatkala berperang di
Jalan Allah?
> Bukankah
> hawa nafsu kita pula yang membuat kita tetap bertahan
untuk giat
> bekerja
> mengaktualisasikan diri kita. Dan dorongan hawa nafsu
pula yang
> membuat
> kita saling berbagi disini. Tentu saja semua menjadi
bentuk
> pengabdian pada
> Allah bila berada dalam kendali nafs muthmainnah.
>
> Jadi yang salah bukan hawa nafsu sehingga harus
dibunuh bila
> kita kemudian
> Mempertuhankanya, tapi kitalah yang salah. Seperti
juga bukan
> syaitan yang
> salah bila kita tergoda, tetapi kitalah yang salah.
> Bilamana
> kita gagal dalam
> ujian yang diberikan Allah (termasuk godaan syaitan)
tentulah
> kita yang perlu
> mengaca diri dan bukan menyalahkan dan mengutuk pihak
lain.
>
> Wallahu'alam. Mohon maaf segala kesalahan. Semoga
Allah
> mengampuni
> saya.
>
> Salam,
>
> Gus Lim
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis :
http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)