[sambungan]

Lalu kita akan bertanya, bukankah Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW 
adalah penyempurna dari agama-agama sebelumnya?

Benar...

Diinul Islam (Bukan Millah Islam : red) adalah Diin Keberserahan Diri 
kepada Allah yang menyempurnakan Millah-millah sebelumnya.
Diin melingkupi semua hal. Ibadah Mahdoh dan ghoiru mahdoh. Mengatur mulai 
dari WC sampai pemerintahan, tidak semata-mata sebagai Millah (agama) 
tetapi lebih dari itu sebagai "way of life".

Ad-Diin melingkupi : Iman - Islam - Ihsan. Atau dalam praktisnya, Iman - 
Amal - Shalih.

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan 
kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu. (QS. 5:3)

Yang membedakan antara satu ajaran dengan ajaran lain yang dibawa oleh para 
Nabi adalah Syariah Lahir untuk memandu amal.

Ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW secara syariah telah 
menyempurnakan syariah-syariah sebelumnya.

Maka marilah kita kembali kepada Allah melalui pintu gerbang Muhammad SAW, 
dimana gerbang Muhammad SAW juga mengacu kepada Millah Ibrahim sebagai 
landasannya, sebuah ajaran yang lurus, yaitu IKHLAS BERSERAH DIRI kepada Allah.

-wallahu'alam-

Abah Hilmy
BTN Minasa Indah B-16 Gowa - Sulsel
Telp. 0411-883976

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke