baskara wrote: > On 1/5/06, Muhamad Carlos Patriawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Ada hal lain,begitu mahasiswa tersebut menjadi professional dan bekerja > > di linkup perusahaan hitek Engineering departemen,boleh dibilang hanya > > ada sedikit waktu untuk mendalami apa yang ada di luar (perushaan) > > karena ternyata materi yang berada didalam persh hitek (terutama > > vendor) R&D sangat luas dan komplit,yang sering kali kontenya > > sebenarnya lebih canggih (dan sudah atau akan jadi bagian dari produk) > > dari yang disubmit di IEEE :-) > > Tentu saja, Om. Jurnal IEEE lebih ke sisi akademik. Kalau sebelum > submit kita harus mencari informasi perusahaan2 yang sudah membuatnya, > kapan submitnya? :-)
He he ..bener sekali. Yang saya temukan, biasanya yang submit IEEE ini adalah kalangan akademisi atau dari internal litbang perusahaan yang kerjanya riset tapi (hasil risetnya) gak pernah jadi produk (makanya jadi kurang canggih).Yang kedua,masih lebih berguna ikutan ietf wg(dan terlibat R&D diatasnya) dibanding baca IEEE jurnal. Jadi ya balik lagi om I.G.B. Baskara tepat kalau mengatakan IEEE lebih diperuntukan untuk sisi akademik. Carlos
